Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Technology

Google Cloud Klaim Data Pelanggan Aman dan Tidak Dipakai Latih AI

17 Juli 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Google Cloud data pelanggan

ki-ka: Country Director Google Cloud Indonesia Karim Siregar dan Vice President of Technology and Customer Engineering APAC Google Cloud Moe Abdula. (Foto: istimewa/googlecloud)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kekhawatiran soal keamanan data masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam adopsi kecerdasan buatan (AI). Menjawab hal itu, Google Cloud menegaskan bahwa data pelanggan yang tersimpan di layanannya tidak digunakan untuk melatih model AI milik perusahaan.

Vice President of Technology and Customer Engineering APAC Google Cloud Moe Abdula mengatakan, jaminan tersebut didukung oleh arsitektur AI yang dibangun secara terintegrasi, mulai dari cip (chip), infrastruktur komputasi, platform data, hingga model AI.

“Kinerja agent AI atau aplikasi dipengaruhi oleh platform yang digunakan. Platform ini dipengaruhi oleh data yang dapat diaksesnya. Sementara data itu bergantung pada infrastruktur dan model AI yang digunakan,” kata Moe dalam Google Cloud Media Briefing Rabu (15/7/2026) di Jakarta.

Moe menjelaskan, Google Cloud mengembangkan pendekatan vertical AI stack, yaitu ekosistem AI yang memungkinkan pelanggan memanfaatkan teknologi AI tanpa harus memindahkan data ke berbagai sistem.

“Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan AI saat ini bukan lagi sekadar menciptakan model yang lebih pintar, melainkan mengelola data secara aman, efisien, dan dengan biaya yang lebih rendah,” ujarnya.

Google Cloud melakuan pendekatan tersebut, sehingga data tetap berada di lingkungan milik pelanggan, sementara sistem AI dapat mengakses informasi yang diperlukan tanpa harus terus-menerus memindahkan data.

“Daripada memindahkan data ke berbagai tempat, platform mengetahui bahwa Anda sedang mengakses data tersebut. Platform memiliki konteks dan pemahaman sehingga cukup menyimpan data satu kali saja,” ujarnya.

Menurut Moe, kemampuan memahami konteks tersebut memungkinkan Google Cloud memastikan data pelanggan tidak menjadi bagian dari proses pelatihan model AI.

Sebagai contoh, sebuah bank dapat membangun agen AI untuk mencari informasi mengenai riwayat kredit nasabah. AI hanya menggunakan data tersebut untuk menjawab pertanyaan sesuai kebutuhan perusahaan, bukan untuk melatih model AI yang digunakan oleh Google.

Selain menjaga privasi data, pendekatan ini juga dinilai lebih efisien karena mengurangi kebutuhan pemrosesan yang berulang.

Moe menjelaskan, jika sistem harus mengambil data yang sama setiap kali menerima permintaan serupa, proses tersebut akan mengonsumsi lebih banyak token AI dan sumber daya komputasi. Dengan mekanisme caching dan pemahaman konteks, sistem dapat mengurangi beban komputasi sekaligus mempertahankan kendali data di tangan pelanggan.

Karena itu, Google mengembangkan cip yang dirancang untuk mempercepat perpindahan data sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.

“Kami membangun cip yang dirancang khusus untuk platform AI, platform AI yang dirancang khusus untuk data AI, serta infrastruktur yang dioptimalkan untuk kebutuhan AI,” katanya.

Pendekatan serupa juga dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan AI global, salah satunya Anthropic yang menggunakan infrastruktur Google Cloud, termasuk cip AI, BigQuery, dan Vertex AI, untuk menjalankan model AI miliknya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)BigQuerycloud computingData PelangganGoogle Cloudkeamanan dataVertex AI
Previous Post

Mastercard Dukung Pengembangan Musisi Indonesia lewat Artist Accelerator

Next Post

Trafik Data di Jawa Timur Naik 6%, XLSMART Perluas Implementasi 5G Blanket Coverage

Related Posts

pendanaan startup Indonesia
Features

Ekosistem Startup Indonesia Memasuki Fase Natural Selection: Pendanaan Anjlok, Akselerator Ubah Strategi Seleksi

31 Agustus 2026
0
Agentic AI Perusahaan
Technology

Menembus Batas Vendor Lock-in: Mengapa Arsitektur Terbuka Kunci Sukses Agentic AI Perusahaan

25 Agustus 2026
0
Huawei Cloud x Redington Indonesia
Industry

Akselerasi Adopsi Cloud dan AI, Huawei Cloud Tunjuk Redington Jadi Distributor di Indonesia

4 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
XLSMART 5G Jawa Timur

Trafik Data di Jawa Timur Naik 6%, XLSMART Perluas Implementasi 5G Blanket Coverage

Danantara Investment Management IFSWF

Danantara Investment Management Resmi Gabung IFSWF, Terapkan Standar Global Santiago Principles

aplikasi investasi Ajaib kripto

Jumlah Investor Kripto Tembus 21,7 Juta, Ajaib Ungkap Fokus Industri Bergeser ke Keamanan dan Tata Kelola

Discussion about this post

Recent Updates

Pendanaan Ajaib

Lawan ‘Winter’ Startup, Ajaib Raih Putaran Pendanaan Fintech Terbesar Sejak 2022

31 Agustus 2026
Transformasi BRI

Dorong Transformasi BRIVolution Reignite, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

31 Agustus 2026
quid Game The Experience

SideQuest Worlds Gandeng Alpha Story Indonesia Pelopori ‘Squid Game: The Experience’ Pertama di Asia Tenggara

31 Agustus 2026
East Ventures kompetisi inovasi iklim

East Ventures Umumkan 9 Finalis Kompetisi Inovasi Iklim Berhadiah Rp15 Miliar

31 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pendanaan Ajaib

Lawan ‘Winter’ Startup, Ajaib Raih Putaran Pendanaan Fintech Terbesar Sejak 2022

31 Agustus 2026
Transformasi BRI

Dorong Transformasi BRIVolution Reignite, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

31 Agustus 2026
quid Game The Experience

SideQuest Worlds Gandeng Alpha Story Indonesia Pelopori ‘Squid Game: The Experience’ Pertama di Asia Tenggara

31 Agustus 2026
East Ventures kompetisi inovasi iklim

East Ventures Umumkan 9 Finalis Kompetisi Inovasi Iklim Berhadiah Rp15 Miliar

31 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version