Kembangkan Ekosistem AI di BSD City, Sinar Mas Land Luncurkan mBrace

mBrace Sinar Mas Land

Kembangkan Ekosistem AI di BSD City, Sinar Mas Land Luncurkan mBrace (Foto: Istimewa/SML)

youngster.id - Sinar Mas Land melalui Digital Hub meluncurkan mBrace (Make BSD Research AI Center of Excellence). Inisiatif strategis ini dihadirkan sebagai collaborative platform untuk membangun ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terpadu yang mempertemukan dunia industri, akademisi, penyedia teknologi, dan pemerintah di BSD City.

Peluncuran mBrace yang mengusung tema “How AI is Changing Our Lives” ini dihadirkan untuk merespons tingginya adopsi AI di dalam negeri. Berdasarkan data e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, tercatat 80% pengguna internet di Indonesia sudah menggunakan AI setiap hari, yang turut memicu lonjakan pendapatan perusahaan pengembang aplikasi AI hingga 127%.

CEO of Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menegaskan bahwa kemajuan AI yang berdampak nyata tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja.

“Kami meluncurkan mBrace sebagai wadah kolaborasi untuk mempertemukan berbagai pelaku ekosistem AI dalam mempercepat inovasi, pengembangan talenta, dan penerapan AI melalui kolaborasi lintas sektor. Mengusung tagline The Future Belongs to Those Who Embrace It, BSD City ingin menjadi rumah sekaligus titik temu bagi kemajuan teknologi ini,” ujar Irawan, dikutip Kamis (16/7/2026).

Fokus pada Empat Program Utama dan Solusi Smart City

Pada tahap awal pengembangannya, mBrace akan menggerakkan empat pilar program utama: Innovation & Research and Development (R&D), AI Technology Showcase, AI Knowledge Development, serta AI Business Matching.

Untuk mengeksekusi program tersebut, Digital Hub Sinar Mas Land menggandeng sejumlah mitra strategis lintas sektor dengan peran yang saling melengkapi. Kolaborasi ini diawali oleh kontribusi PT ASIX Indonesia Cerdas yang berperan dalam pengembangan riset AI serta AI Technology Showcase untuk diimplementasikan langsung pada robot humanoid, robot K9, dan drone sebagai bagian dari solusi smart city.

Di sisi lain, AWS Indonesia turut bergabung untuk memperkuat pilar pengembangan talenta lewat program edukasi komputasi awan (cloud computing) dan generative AI guna mendukung kesiapan industri. Langkah ini diperkuat oleh UD Impact asal Korea Selatan yang bertindak sebagai mitra strategis pengembang kurikulum kewirausahaan berbasis AI melalui berbagai program practical education dan entrepreneurship readiness.

Terakhir, untuk memperkokoh fondasi ilmiahnya, Monash University Indonesia mendukung mBrace dari aspek akademik melalui kolaborasi riset bersama, pengembangan pendidikan tinggi, serta peningkatan kredibilitas talenta digital di kawasan tersebut.

Didukung Infrastruktur Integrated Smart Digital City

Operasional mBrace di BSD City ditopang oleh kesiapan infrastruktur digital canggih, mulai dari jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), hingga sistem keamanan kawasan berbasis digital. Sebagai kota mandiri terintegrasi seluas 6.000 hektare, BSD City terus bertransformasi menjadi kawasan hunian dan bisnis masa depan.

Kawasan Digital Hub BSD City juga didukung aksesibilitas tinggi melalui tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, tol Jakarta-Serpong, serta jaringan Tol JORR 1 dan JORR 2 menuju Bandara Soekarno-Hatta. Transportasi publik seperti bus BSD Link, feeder bus, serta KRL Commuter Line via Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake turut mempermudah mobilitas para pelaku industri teknologi di kawasan ini.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version