youngster.id - Perusahaan teknologi AIoT global asal Hong Kong, Orbiva Limited (Orbiva)—anak perusahaan Home Control International Limited—menjalin kerja sama strategis dengan startup healthtech Articura (PT Articura Tech Indonesia). Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) untuk mengembangkan infrastruktur Artificial Intelligence (AI) dan solusi kesehatan digital berbasis kedaulatan data di Indonesia.
Sinergi ini menggabungkan kekuatan teknologi AIoT, edge computing, dan pemrosesan data medis berstandar global milik Orbiva dengan penguasaan jaringan pelayanan kesehatan serta sistem informasi rumah sakit tanah air yang dimiliki Articura.
Melalui kerja sama ini, Orbiva dan Articura berfokus mengembangkan mesin kecerdasan buatan (AI engine) yang disesuaikan dengan praktik klinis dan regulasi lokal. Kolaborasi ini mencakup otomatisasi sistem triase pasien, clinical decision support, pengelolaan rekam medis digital, pemantauan pasien jarak jauh (remote monitoring), hingga peningkatan efisiensi operasional rumah sakit dan fasilitas kesehatan primer.
CEO sekaligus Direktur Eksekutif Home Control, Kwok Hoong Siu, menegaskan bahwa kemitraan dengan Articura merupakan langkah penting perusahaan untuk masuk ke pasar Indonesia yang kaya potensi.
“Indonesia adalah salah satu ekonomi terbesar di ASEAN dengan pesatnya momentum digitalisasi kesehatan. Kami bangga dapat bermitra dengan Articura untuk menghadirkan solusi kecerdasan buatan yang mampu mentransformasi layanan medis lokal secara nyata,” ujar Kwok, dikutip Selasa (28/7/2026).
Sebagai realisasi konkret dari kerja sama ini, Orbiva dan Articura berencana mendirikan National AI Healthcare Lab. Laboratorium ini dirancang sebagai platform kolaboratif nasional untuk menguji, memvalidasi, serta melatih model-model AI kesehatan baru sebelum diimplementasikan secara luas di fasilitas pelayanan medis.
Global Market Development & Partnerships Home Control, Gonzague Fraval, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga membawa berbagai perangkat pintar medis terintegrasi untuk diuji coba di Indonesia.
“Bersama Articura, kami menghubungkan riset industri dan kebutuhan lapangan. Kami membawa kapabilitas AIoT dan pemrosesan data medis untuk diuji coba secara piloting hingga siap diimplementasikan secara massal,” jelas Gonzague.
Inisiatif strategis antara Orbiva dan Articura ini turut mendapat apresiasi dari perwakilan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang hadir dalam acara penandatanganan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital sektor kesehatan sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pionir penerapan AI medis di kawasan ASEAN. (*AMBS)



















Discussion about this post