RedDoorz Manfaatkan Teknologi AI Inspecto untuk Perkuat Standar Mutu Lebih dari 1.500 Hotel

RedDoorz teknologi AI Inspecto

RedDoorz Manfaatkan Teknologi AI Inspecto untuk Perkuat Standar Mutu Lebih dari 1.500 Hotel (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Platform jaringan hotel dan akomodasi multi-brand, RedDoorz, memperkuat standar kualitas dan pengalaman menginap tamu melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penggunaan sistem inspeksi digital dan pemantauan berbasis data ini diterapkan guna memastikan konsistensi standar operasional di seluruh jaringan propertinya.

Langkah ini berpusat pada sistem audit internal bernama Inspecto yang telah diperkenalkan sejak tahun lalu. Melalui Inspecto, pemeriksaan kebersihan kamar, fasilitas, hingga kepatuhan prosedur staf dilakukan secara digital dan tanpa kertas (paperless). Setiap temuan kendala otomatis dikategorikan oleh AI dan ditugaskan kepada tim terkait, serta baru dapat ditutup setelah tindakan perbaikan diverifikasi.

Sepanjang tahun 2026, tim RedDoorz telah melakukan 4.900 audit di lebih dari 1.500 properti menggunakan Inspecto. Pemantauan ini mencakup seluruh portofolio merek perusahaan, mulai dari RedDoorz, SANS, UrbanView, The Lavana, Sunerra, hingga Mitra RedDoorz.

SVP Product & Data RedDoorz, Nitin Vyas, menjelaskan bahwa penerapan AI membantu manajemen mengukur kualitas secara presisi dan memprediksi dampaknya terhadap performa bisnis.

“Kualitas harus dapat diukur, ditindaklanjuti, dan konsisten di setiap tahapan pengalaman tamu. AI dan teknologi yang lebih luas memungkinkan kami mengidentifikasi masalah serta alokasi biaya kualitas utama, memprediksi dampaknya terhadap pendapatan, dan memastikan masalah tersebut diselesaikan dengan kepemilikan serta transparansi yang jelas,” ujar Nitin, Selasa (27/10/2026).

Integrasi AI RedPilot dan Pelatihan Staf

Penerapan standar ketat ini mendukung pencapaian skor ulasan tamu rata-rata 9,2 dari 10 pada portofolio hotel yang dikelola langsung oleh perusahaan. Peningkatan ini didorong oleh renovasi properti, pembaruan fasilitas, hingga integrasi ulasan tamu ke dalam RedPilot—asisten AI (copilot) khusus untuk manajer hotel. Ulasan dan temuan audit dikonversi menjadi tiket operasional real-time agar perbaikan dapat dilakukan secara terstruktur.

Selain penguatan teknologi, RedDoorz tetap memprioritaskan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan wajib bagi mitra hotel. Sejak 2016, lebih dari 40.000 staf hotel telah mendapatkan pelatihan operasional hospitality. Sementara itu, program staff-upgrade yang diluncurkan pada akhir 2025 telah melatih lebih dari 250 staf hingga saat ini.

Jaminan Kualitas Melalui Fitur Assured Stay

Sebagai bentuk komitmen terhadap kepuasan pelanggan, RedDoorz menghadirkan fitur opsional Assured Stay. Layanan ini memberikan hak klaim pengembalian dana (refund) sebesar 50% dari harga menginap apabila fasilitas yang dijanjikan tidak tersedia atau kondisi kamar tidak sesuai dengan foto saat pemesanan. Saat ini, tingkat klaim tercatat sangat rendah, yakni kurang dari 2% dari total pemesanan Assured Stay.

Founder & CEO RedDoorz, Amit Saberwal, menegaskan bahwa kolaborasi antara kecerdasan buatan dan pengawasan manusia menjadi kunci utama peningkatan standar industri akomodasi.

“Di RedDoorz, kami percaya teknologi harus melakukan lebih dari sekadar membuat operasional hospitality lebih efisien; teknologi harus membantu kami memberikan pengalaman yang lebih handal dan konsisten bagi setiap tamu. Dengan menggabungkan AI dengan pengawasan manusia, umpan balik tamu yang dapat ditindaklanjuti, dan standar layanan yang lebih kuat, kami membangun sistem yang membantu mitra properti mengidentifikasi celah, mengatasi masalah lebih cepat, dan terus meningkatkan kualitas,” kata Amit.

Ke depan, RedDoorz berkomitmen untuk terus memperluas pemantauan kualitas berbasis AI, pelatihan staf, serta standar keselamatan guna menghadirkan pengalaman menginap yang konsisten di seluruh kawasannya.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version