Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Upaya KoinWorks dalam Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

21 Oktober 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Benedicto Haryono

CEO dan Co-Founder KoinWorks Benedicto Haryono. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43%, sementara indeks inklusi keuangan sebesar 75,02%. Meskipun ada kemajuan dalam literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, masih ada ruang untuk peningkatan, terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk keuangan digital agar mereka dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal.

Selain itu, maraknya lembaga keuangan dan pinjaman online ilegal yang membahayakan masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri.

Untuk memperluas akses layanan keuangan yang bertanggung jawab dan produktif bagi UMKM, para investor, serta masyarakat luas, neobank KoinWorks menyelenggarakan serangkaian program edukatif.

Benedicto Haryono, CEO dan Co-Founder KoinWorks mengatakan, pihaknya sangat antusias mendukung Bulan Inklusi Keuangan 2024. Sejalan dengan misi untuk memberdayakan UMKM dan masyarakat melalui akses keuangan yang inklusif, KoinWorks ingin memastikan bahwa mereka dapat memanfaatkan sumber daya dan peluang yang ada, serta mencapai tujuan keuangan mereka.

Baca juga :   Muda Maju Bersama 1.000 Startup Targetkan Kawasan Indonesia Timur

“Dengan fokus pada edukasi dan literasi keuangan yang tepat kepada UMKM dan masyarakat luas, kami dapat mengatasi hambatan keuangan dan menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif,” kata Benedicto, Senin (21/10/2024).

Menurut Benedicto, teknologi memainkan peran penting dalam memajukan inklusi keuangan di Indonesia dengan menjembatani kesenjangan antara populasi yang kurang terlayani dengan layanan keuangan yang mudah diakses.  Melalui platform digital, KoinWorks memanfaatkan Artificial Intelligence (AI), data point, dan machine learning dalam menyederhanakan dan mempercepat proses pengajuan pinjaman, serta menyediakan produk keuangan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan UMKM dan masyarakat Indonesia.

“Melalui inovasi teknologi yang kami kembangkan, KoinWorks berkomitmen untuk membantu UMKM dan masyarakat mengakses layanan keuangan yang aman dan dapat diandalkan. Di tengah tantangan maraknya lembaga keuangan ilegal, kami berupaya memberikan solusi yang tidak hanya mempermudah akses ke layanan keuangan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih produk keuangan digital. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi antara edukasi yang tepat dan pemanfaatan teknologi, inklusi keuangan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga :   Dorong Pengembangan UMKM, Pegadaian Luncurkan GadePreneur

Selain itu, KoinWorks juga secara aktif memanfaatkan komunitas dan berbagai platform digital untuk menyebarkan informasi edukasi keuangan secara konsisten, terutama selama Bulan Inklusi Keuangan ini.

Angelique Timmer, Chief of Impact KoinWorks menambahkan, KoinWorks memiliki komunitas KoinPreneur di WhatsApp sebagai platform untuk memberikan informasi terkait acara dan kegiatan UMKM, terutama program-program edukatif selama Bulan Inklusi Keuangan ini. Selain itu, aplikasi dan media sosial juga digunakan untuk menyebarkan informasi tentang acara dan program yang dapat diakses oleh masyarakat.

“KoinWorks juga menyediakan berbagai fasilitas, seperti layanan Business Health Check Up dan KoinLearn, yang dapat digunakan oleh UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka secara gratis,” ucap Angelique.

Baca juga :   PAYFAZZ Tanam Investasi Strategis Pada Xfers Sebesar US$30 Juta

KoinWorks juga mengajak agar lebih banyak UMKM dan masyarakat lebih sadar akan pentingnya memiliki instrumen investasi yang legal, menguntungkan, dan sesuai dengan profil risiko masing-masing. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan aman. Dengan memilih investasi yang sah dan sesuai dengan tingkat toleransi risiko mereka, UMKM dan masyarakat dapat memaksimalkan keuntungan tanpa menghadapi risiko yang tidak perlu atau tertipu oleh investasi ilegal yang merugikan.

“OJK menargetkan peningkatan inklusi keuangan yang tercermin dari pertumbuhan pembukaan rekening hingga 10% (yoy). Sejalan dengan target tersebut, rangkaian program edukatif yang diselenggarakan KoinWorks diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan akses layanan keuangan bagi UMKM yang masih belum terlayani dengan baik,” tutup Angelique.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bulan Inklusi Keuangan 2024inklusi keuanganKoinPreneurKoinWorksLiterasi keuangan
Previous Post

GoPay Terapkan Tiga Pilar Cegah Pemain Judi Online di Aplikasi

Next Post

Ribuan Karyawan Telkom Kantongi Google Career Certificates

Related Posts

AFTECH
Digital Business

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
0
Tren Wirausaha Pelajar Meningkat, Perlu Dukungan Edukasi dan Literasi Keuangan
Digital Business

Tren Wirausaha Pelajar Meningkat, Perlu Dukungan Edukasi dan Literasi Keuangan

18 Desember 2025
0
Easycash Mojang
Digital Business

Easycash Dorong Generasi Muda Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

11 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Google Career Certificates

Ribuan Karyawan Telkom Kantongi Google Career Certificates

Mastercard dan Indosat Hadirkan Solusi Inovatif Untuk Mobilitas Perkotaan Berbasis AI

Mastercard dan Indosat Hadirkan Solusi Inovatif Untuk Mobilitas Perkotaan Berbasis AI

Hijau x Clime Capital

Pengembang Tenaga Surya Terdistribusi Hijau Beroleh Kucuran Dana dari Clime Capital

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version