Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Utang Pinjaman Online Orang Indonesia Capai Rp75,6 Triliun

14 Januari 2025
in Headline
Reading Time: 1 min read
Pinjaman Online

IFSoc: Penetapan Batas Atas Bunga Pinjaman Daring Bukan Kartel (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan oleh peer-to-peer (P2P) lending alias pinjaman online naik 27,32% secara tahunan mencapai Rp75,6 triliun pada November 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menjelaskan, pertumbuhan penyaluran pembiayaan P2P lending pada November 2024 melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 29,23% secara tahunan.

“Tingkat risiko kredit macet pinjol tercatat naik, tetapi masih di bawah ambang batas yang ditetapkan OJK. Tingkat risiko kredit macet secara agregat dalam kondisi terjaga stabil di posisi 2,52%. Di Oktober yang lalu, tercatat 2,37%,” kata Agusman dikutip Selasa (14/1/2025).

Baca juga :   Fintech Dapat Atasi Keterbatasan Akses Kredit

Selain itu, dia menyebutkan 11 dari 91 perusahaan P2P lending belum memenuhi syarat modal minimum Rp7,5 miliar. “Dari 11 penyelenggara peer-to-peer lending tersebut 5 penyelenggara sedang dalam proses analisis permohonan peningkatan modal disetor,” ujar Agusman.

OJK mencatat, pertumbuhan pembiayaan di sektor P2P lending pada November 2024 menjadi Rp 75,6 triliun. Pencapaian per November 2024 tumbuh 27,32% year on year (YoY), sementara di Oktober 2024 tumbuh 29,23% YoY.

“Kami mendorong pemenuhan kewajiban ekuitas minimum, baik melalui injeksi modal dari pemegang saham maupun investor strategis yang kredibel, termasuk opsi pengembalian izin usaha bagi perusahaan yang tidak dapat memenuhi ketentuan ini,” kata Agusman.

Sektor P2P lending juga disebut berhasil mempertahankan stabilitas tingkat risiko kredit macet secara agregat, yang dikenal dengan istilah TWP90 atau Tingkat Pembayaran Wanprestasi 90 Hari. TWP90 pada November 2024 tercatat di angka 2,52%, turun dibandingkan November 2023 sebesar 2,81%.

Baca juga :   Femalepreneur Indonesia dan OJK Indonesia Gelar Program UMK Champion Bootcamp

Namun, TWP90 per November 2024 naik jika dibandingkan posisi Oktober 2024 yang sebesar 2,37%. Angka ini juga masih dalam batas aman yang ditetapkan oleh OJK sebesar lebih dari 5%.

 

STEVY WIDIA

Tags: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Peer-to-Peer (P2P) Lendingpinjaman online
Previous Post

Erajaya Hadirkan Nothing Ear, TWS Open Ear dengan Fitur AI

Next Post

Pendanaan Fintech di Asia Tenggara Turun 23% Pada Tahun 2024

Related Posts

Pinjaman Online
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Utang Pinjol dan Paylater Warga Indonesia Capai Rp132,3 Triliun

12 Januari 2026
0
Ternak Uang for Students
BIZTECH

OJK Siapkan Aturan Baru Untuk Financial Influencer

5 Januari 2026
0
Hackathon BI-OJK 2025 Wadah Inovasi dan Sinergi Pelaku Ekonomi Digital
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Hackathon BI-OJK 2025 Wadah Inovasi dan Sinergi Pelaku Ekonomi Digital

5 November 2025
0
Load More
Next Post
ekosistem Fintech

Pendanaan Fintech di Asia Tenggara Turun 23% Pada Tahun 2024

VIVO x Campaign

Gelar Kampanye Sosial #NoStigma, VIVO Gandeng Startup Campaign

Skor Technologies

Skor Technologies Raih US$6,2 Juta dalam Putaran Pendanaan Pre-Series A yang Dipimpin Argor Capital

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version