Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline VARIOUS

ASEAN Foundation Gelar Inisiatif Regional Anti-Scam, Targetkan 3 Juta Orang

9 September 2025
in VARIOUS
Reading Time: 2 mins read
ASEAN Foundation Gelar Inisiatif Regional Anti-Scam, Targetkan 3 Juta Orang

ASEAN Foundation meluncurkan inisiatif regional Anti-scam. (Foto: istimewa/aseanfoundation)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia menjadi negara yang paling terdampak di Asia Tenggara. Menurut data Indonesia Anti Scam Center (IASC), hingga 17 Agustus 2025 tercatat 225.281 kasus penipuan dengan total kerugian mencapai Rp 4,6 triliun. Kondisi ini menimbulkan ancaman serius terhadap kepercayaan publik pada layanan digital dan berpotensi menghambat pertumbuhan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ASEAN Foundation meluncurkan inisiatif regional anti-penipuan (Anti-scam) untuk memperkuat ketahanan komunitas terhadap tindak penipuan dengan melibatkan mitra lokal di sepuluh negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia dan Timor Leste.

Direktur Eksekutif ASEAN Foundation Dr Piti Srisangnam mengatakan, inisiatif baru ini hadir untuk menjawab kebutuhan mendesak akan pendekatan terpadu dalam memerangi penipuan lintas negara, dengan fokus pada kesadaran, edukasi, dan pemberdayaan.

Baca juga :   Google.org Kucurkan Hibah US$7 Juta Untuk Percepat Ekonomi AI dan Ketahanan Pangan di ASEAN

“Penipuan bukan hanya tentang uang yang hilang, namun juga tindakan yang dapat mengikis kepercayaan, merampas martabat, dan menutup kesempatan. Melalui program ini, kami ingin memberdayakan komunitas di seluruh ASEAN, termasuk Indonesia, dan Timor Leste dengan pengetahuan, keterampilan, dan rasa percaya diri untuk menghadapi para pelaku penipuan,” katanya dikutip Selasa (9/9/2025).

Didukung pendanaan sebesar US$ 5 juta dari Google.org, program ini menargetkan lebih dari 3 juta orang di seluruh kawasan agar memiliki akses ke berbagai sumber pencegahan penipuan. Termasuk “Be Scam Ready” sebuah permainan edukatif yang dikembangkan oleh Google untuk melatih keterampilan dalam mendeteksi tindak penipuan secara kritis melalui teori inokulasi.

“Bagi kami, inisiatif ini bukan sekadar pencegahan, melainkan upaya untuk melindungi masyarakat dan menjaga kepercayaan di era digital,” kata Srisangnam.

Baca juga :   ASEAN Foundation Gelar Workshop Regional ASEAN Youth Advisory Group

Sebagai inti dari upaya ini, akan ada pelatihan intensif bagi 550.000 individu yang difasilitasi oleh 2.000 pelatih utama. Pelatihan ini ditujukan untuk menggerakkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari generasi muda, orang tua, hingga pendidik dan lansia yang semuanya memegang peran penting sebagai garis pertahanan pertama melawan tindak penipuan daring.

Wakil Presiden, Government Affairs & Public Policy, Google Asia Pacific Wilson White mengatakan, penipuan adalah tantangan serius di seluruh Asia Tenggara, dengan kerugian finansial yang sangat besar bagi masyarakat.

“Kami percaya, cara paling efektif untuk mengatasi masalah lintas negara yang kompleks ini adalah melalui kolaborasi menyeluruh dengan masyarakat. Dengan melibatkan pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat sipil, inisiatif ini akan memberdayakan komunitas, memperkuat ketahanan digital jangka panjang, sekaligus menciptakan ruang daring yang lebih aman dan terpercaya bagi jutaan orang di kawasan ini,” ucapnya.

Baca juga :   Dukung UMKM Indonesia Tembus Pasar Global, Pendopo Gandeng INA Trading

Program ini dirancang untuk hadir dekat dengan masyarakat, mulai dari ruang kelas, balai komunitas, hingga ruang keluarga dan dunia maya. Melalui pelatihan serta perangkat yang disesuaikan dengan budaya, bahasa, dan situasi nyata di masing-masing negara, program ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan, rasa percaya diri, dan dukungan yang mereka perlukan untuk melindungi diri sendiri serta orang-orang terkasih dari ancaman penipuan daring.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: anti-penipuan (Anti-scam)ASEAN FoundationGoogle.org
Previous Post

Lazada Dukung Konsumen Indonesia Cerdas Dalam Berbelanja

Next Post

Citi: Industri Post-Trade Global Bersiap Adopsi AI

Related Posts

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara
DIGITAL FINANCE

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara

6 Desember 2025
0
ASEAN Live Creators for Change 2025, Wadah Keberagaman Kreativitas Kreator Asia Tenggara
VARIOUS

ASEAN Live Creators for Change 2025, Wadah Keberagaman Kreativitas Kreator Asia Tenggara

26 November 2025
0
Google.org Kucurkan Hibah US$7 Juta Untuk Percepat Ekonomi AI dan Ketahanan Pangan di ASEAN
ARTIFICIAL INTELLIGENCE

ASEAN Foundation Gelar Pelatihan AI Bagi 100 RIbu Pelaku UMKM di Kawasan Asia Tenggara

6 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Citi Indonesia

Citi: Industri Post-Trade Global Bersiap Adopsi AI

podcast

Populix: Kini, Konten Podcast Berbentuk Video Lebih Disukai Masyarakat

Asus Dominasi Pasar Copilot+ PC di Indonesia dengan 60% Market Share

Asus Dominasi Pasar Copilot+ PC di Indonesia dengan 60% Market Share

Discussion about this post

Recent Updates

AI Agenik

Menuju Era AI Agenik: Mengapa Infrastruktur Terbuka Menjadi Kunci Daya Saing Digital

13 Januari 2026
Bank DBS Indonesia

Bank DBS Indonesia Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan US$20 Juta ke Sucden Coffee

13 Januari 2026
Pendidikan.id

Pendidikan.id Luncurkan Pelatihan Gratis Persiapan TKA 2026 untuk Guru SD dan SMP

13 Januari 2026
Telkomsel Tuai Lonjakan Lalu Lintas Data Hingga 12,42% Pada Periode Akhir Tahun 2025

Telkomsel Tuai Lonjakan Lalu Lintas Data Hingga 12,42% Pada Periode Akhir Tahun 2025

13 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
AI Agenik

Menuju Era AI Agenik: Mengapa Infrastruktur Terbuka Menjadi Kunci Daya Saing Digital

13 Januari 2026
Bank DBS Indonesia

Bank DBS Indonesia Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan US$20 Juta ke Sucden Coffee

13 Januari 2026
Pendidikan.id

Pendidikan.id Luncurkan Pelatihan Gratis Persiapan TKA 2026 untuk Guru SD dan SMP

13 Januari 2026
Telkomsel Tuai Lonjakan Lalu Lintas Data Hingga 12,42% Pada Periode Akhir Tahun 2025

Telkomsel Tuai Lonjakan Lalu Lintas Data Hingga 12,42% Pada Periode Akhir Tahun 2025

13 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version