Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Waresix Raih Pendanaan Tahap Awal Dari East Ventures

21 Februari 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Waresix Raih Pendanaan Tahap Awal Dari East Ventures

Andree Susanto, CEO Waresix. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Waresix, perusahaan penyedia jasa gudang on-demand yang menghubungkan pemilik usaha dengan operator gudang profesional, kembali mengumumkan pendanaan tahap awal dari East Ventures. Investasi kali ini akan digunakan untuk mempercepat misi Waresix dalam mengembangkan jaringan gudang, infrastruktur dan platform berbasis cloud mereka.

“Distribusi dan logistik selalu menjadi tantangan di Indonesia dikarenakan struktur kepulauannya. Waresix menyediakan solusi untuk strategi pergudangan dinamis yang memungkinkan pelanggannya (pengecer, distributor dan manufaktur) untuk segera menyesuaikan diri dengan permintaan variabel. Pergudangan kami yang dinamis menawarkan fleksibilitas, sehingga pelanggan hanya perlu membayar biaya per unit untuk layanan yang mereka gunakan dan dapat tidak perlu mengeluarkan modal tambahan”, ujar Andree, CEO Waresix kepada media Selasa (20/2/2018).

Andree yang juga pendiri Waresix mengungkapkan bahwa gagasan untuk membangun Waresix datang dari pengalaman mereka ketika harus mendistribusikan barang konsumen (consumer goods) ke 40 titik distribusi di seluruh Indonesia.

“Sebagai UKM, tentunya kami tidak mungkin membangun infrastruktur besar-besaran dalam waktu singkat hanya untuk menangani proyek itu saja. Selain itu, masalah tersebut juga membutuhkan kombinasi dari outsource logistic dan model in-house yang tentunya membutuhkan banyak modal”, ungkapnya.

Baca juga :   Alfacart Gelar Lomba Berburu Pokemon Berhadiah Smartphone

Tak hanya itu, sistem logistik yang buruk juga mempengaruhi operasional bisnis seperti konsolidasi persediaan barang di berbagai tempat berbeda, pengelolaan dokumentasi, serta penagihan untuk berbagai pihak. Hal ini kemudian berimbas pada melambatnya bisnis mereka dikarenakan fokus yang terpecah untuk mengatasi masalah tersebut. Itulah mengapa Waresix kemudian dibangun. Sebagai platform dengan sistem manajemen pergudangan, pengguna (UKM) dapat mengelola distribusi gudang, inventaris, pesanan pelanggan, dan siklus penagihan mereka hanya dalam satu aplikasi.

“Teknologi Waresix menggunakan algoritma yang mampu membantu pengguna menemukan gudang terbaik untuk menyimpan produk mereka. Perangkat lunak berbasis cloud tersebut menyediakan akses bagi klien untuk mengelola pemesanan mereka, akses ke visibilitas operasional seperti manajemen persediaan & pengiriman, serta pengelolaan kontrak dan tagihan berbagai gudang. ” jelas Filbert Hansel, Waresix CTO.

Baca juga :   6 Startup East Ventures Masuk Daftar Forbes Asia 100 to Watch 2024

CFO Waresix, Edwin mengungkapkan, saat ini Waresix sudah berada di kota-kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Lampung, Pekanbaru, Makassar, dan Balikpapan. “Kami hadir untuk membantu pelanggan kami yang mengalami masalah persediaan overflow, distribusi produk, penyimpanan sementara dan solusi untuk cross-docking,” ucapnya.

Industri pergudangan menyumbangkan 15% dari seluruh pasar logistik di Indonesia dengan kisaran mencapai hingga US$27 miliar. Saat ini, dengan pesatnya pertumbuhan pasar e-commerce, kebutuhan akan pergudangan fleksibel on-demand diprediksi akan tumbuh secara besar-besaran. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan para penjual dan manufaktur yang membutuhkan gudang di berbagai lokasi guna mempercepat proses pemesanan.

“Waresix menggabungkan sistem sharing economy dan saas untuk melayani industri logistik modern. Mereka membantu pebisnis untuk terhubung dengan penyedia gudang secara efisien dan membantu pemilik gudang atau properti untuk memaksimalkan penggunaan aset mereka. Solusi ini hanya akan bekerja di pasar dengan pemain yang signifikan di perdagangan digital. Kami berharap Waresix mampu menguasai pasar Indonesia dengan cepat,” kata Willson Cuaca, Managing Partner dari East Ventures.

Baca juga :   Pemerintah Siapkan Bantuan Modal Kerja UMKM Rp 28,8 T



FAHRUL ANWAR

Tags: East Venturesindustri logistikpendanaanWaresix
Previous Post

DAM Corp Kembangkan Solusi Blockchain

Next Post

Bekraf Beri Akses Pembiayaan Non Perbankan

Related Posts

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta
Startup & Entrepreneurship

Ekosistem East Ventures Makin Agresif: Dari Mahasiswa ke Pendanaan US$100 Juta

2 April 2026
0
Ini Tiga Model Ekonomi Kreatif Yang Bakal Tren di 2025
Startup & Entrepreneurship

Sinergi Hexahelix Jadi Penguat Ekosistem Creative Tech Nasional

12 Januari 2026
0
Videotto
Startup & Entrepreneurship

East Ventures Beri Pendanaan Tahap Awal ke Startup Singapura Videotto

29 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Bekraf Beri Akses Pembiayaan Non Perbankan

Bekraf Beri Akses Pembiayaan Non Perbankan

Brand Lokal SPC Mobile Siap Gebrak Pasar Smartphone di Tanah Air

Brand Lokal SPC Mobile Siap Gebrak Pasar Smartphone di Tanah Air

Go-Jek Permudah Pembayaran Dengan Go-Pay

Layanan Pembayaran Digital Semakin Dilirik Startup

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version