Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Waspada, Kejahatan Siber Mengincar Di Musim Liburan

23 Desember 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
belanja online

Belanja Online (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Waktu belanja meriah sudah tiba, dimulai dengan Black Friday pada bulan November, dilanjutkan dengan membeli hadiah Natal dan Tahun Baru, dan diikuti dengan diskon Januari. Namun perlu diingat pelaku kejahatan siber mengincar data perbankan konsumen dan akun belanja online di musim liburan ini.

Seperti yang ditunjukkan oleh laporan Kaspersky Lab “From festive fun to password panic: Managing money online this Christmas”, belanja online adalah salah satu kegiatan paling populer di Internet, setelah e-mail tentunya. Sementara sebagian besar orang (93%) sadar akan ancaman siber finansial, 32%nya telah mengalami ancaman data finansial jatuh ke tangan yang salah.

Kenyamanan berbelanja online memang sangat menggiurkan, tetapi beberapa orang masih khawatir tentang seberapa aman pembayaran online mereka. Sayangnya, kekhawatiran mereka sangat beralasan. Dari 32% yang memiliki risiko berbahaya akan data keuangannya, survei mengungkapkan bahwa seperempat (26%) dari mereka tidak pernah mendapatkan uang mereka kembali. Beberapa faktor yang berpotensi membahayakan keuangan orang-orang adalah kesulitan dalam mengontrol data pembayaran setelah menggunakannya di berbagai platform e-commerce dan variasi metode pembayaran yang tersedia.

Baca juga :   Sambut Hari Kemerdekaan, Alfacart Hadirkan Program Promosi

Belanja online layaknya mengunjungi mal raksasa di mana orang dapat membeli barang dari banyak platform e-commerce yang berbeda. Tidak mengherankan kalau para pembeli mengalami kesulitan dalam melindungi informasi pembayaran online mereka di bawah kendali. Lebih dari separuh orang (54%) paling khawatir tentang data finansial mereka dapat diakses oleh para pelaku kejahatan siber. Sepertiga (36%) responden bahkan lupa atau tidak mencoba mengingat situs web dan aplikasi tempat mereka membagikan rincian keuangannya.

Karena para konsumen mencoba memastikan kredensial pembayaran mereka mudah ditemukan dan diingat, satu dari lima (20%) lebih suka menyimpannya di perangkat. Upaya tersebut dapat membuat pengajuan kredensial lebih mudah ketika orang melakukan belanja online, sehingga mereka tidak perlu khawatir melupakannya. Namun, jika perangkat hilang atau dicuri, pengguna berisiko tidak hanya kehilangan data pribadi tetapi juga uang mereka, karena seseorang dapat mengakses akun bank pengguna jika menemukan data terkait di catatan dalam ponsel pintar mereka.

Baca juga :   Belanja Pakai Ponsel Meningkat di Indonesia

Banyaknya metode pembayaran digital yang tersedia memberikan kebebasan kepada para pembeli untuk memilih cara favorit mereka dalam membeli barang atau jasa. Metode yang paling disukai adalah kartu debit dan kartu kredit, transfer langsung dari rekening bank dan e-wallet, misalnya PayPal. Namun metode pembayaran lain juga semakin populer. Belanja dengan frekuensi yang cukup sering memungkinkan orang mengumpulkan poin melalui program loyalitas dan menggunakannya untuk berbelanja lebih banyak. Dengan adanya telepon dan jam pintar, konsumen bahkan tidak perlu membawa dompet, uang fisik, atau bahkan kartu plastik. Fenomena ini sekaligus membantu meningkatkan popularitas pembayaran nirsentuh, seperti PayPass dan Apple Pay, dengan sepertiga dari pembeli (31%) menggunakannya secara teratur.

Baca juga :   Berkat Program Belanja Online Akhir Tahun Pelanggan Blibli Meningkat Pesat

STEVY WIDIA

Tags: ancaman siberbelanja onlinepembayaran digital
Previous Post

Kemristekdikti Targetkan Cetak 1.000 Startup

Next Post

Game Terbaru LEGO Minifigure Kini Hadir di Seluler

Related Posts

Ericsson x Mastercard
Digital Business

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
0
ancaman siber
Technology

Ancaman Siber Meningkat, Komdigi Gelar Pelatihan Penguatan Talenta Digital Berbasis AI

3 Februari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
Industry

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Game Terbaru LEGO Minifigure Kini Hadir di Seluler

Game Terbaru LEGO Minifigure Kini Hadir di Seluler

Laporan Keuangan Telkom Kuartal III Tahun 2016  Pendapatan Data, Internet, dan IT Services Meningkat Tajam

Layanan TelkomGroup Tetap Berjalan Normal Pasca Tsunami Selat Sunda

Bukalapak Raih Technology and Digital Award 2017

Bukalapak Targetkan 8 Juta UKM Go Digital

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version