Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Alluciera, Ornamen Dinding Cantik dari Limbah Eceng Gondok

4 Juli 2018
in Innovation
Reading Time: 1 min read
Alluciera, Ornamen Dinding Cantik dari Limbah Eceng Gondok

Produk Aluciera pada pameran kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pada pameran kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) tampil produk Alluciera. Produk yang dibuat oleh Renita, ini berupa ornamen yang memanfaatkan limbah eceng gondok.

Eceng gondong diolah menjadi ornamen dinding, ada pula ornamen seperti alas meja. Renita mengaku, dirinya hanya menggunakan batang eceng gondok yang sudah tua sebagai bahan baku.

“Bila batang tersebut sudah mencapai panjang sekitar 50 cm, tandanya sudah tua” ujarnya dikampus ITB belum lama ini.

Batang tersebut kemudian dibelah memanjang sedikit demi sedikit, seperti dirobek, hingga menyerupai serat-serat tali. Ada dua teknik pengolahan batang eceng gondok, yaitu menggunakan metode tapestry, dan satu lagi metode tenun. Untuk pembuatan satu karya dengan teknik tapestry, Renita memerlukan waktu sekitar dua minggu.

Baca juga :   Alat Pengendali Listrik Berbasis Android

“Dan akan butuh waktu lebih lama lagi jika menggunakan teknik tenun,” ujarnya. Teknik tenun dipakai untuk mendapatkan karya yang terlihat lebih rapi dan lembut.

Sebagai pewarna, Renita menambahkan bahan-bahan pewarna alami seperti secang, kulit alpukat, ketapang, dan daun mangga. Saat ditanya mengapa memilih eceng gondok. Ia berharap dapat mengubah citra eceng gondok, yang saat ini dikenal sebagai limbah menjadi bahan baku yang bernilai tinggi.

“Saya ingin menunjukkan bahwa eceng gondok bisa sangat berharga kalau pengolahannya tepat,” ucapnya.

Setelah pameran ini, tahap berikutnya yang ingin dilakukan Renita adalah mengembangkan teknik pengolahan eceng gondok. Ia berharap dapat menemukan cara baru agar serat eceng gondok tidak patah-patah saat diolah dan mendapatkan cara menjemur yang sesuai. Salah satu kendala yang dihadapi untuk membuat produk Alluciera ini terletak pada proses penyimpanan.

Baca juga :   Dukung Riset Akademi Jaringan Telkomsel 5G Hadir di Telkom University dan ITB

“Jika serat disimpan dalam kondisi masih lembab, warnanya bisa berubah. Untuk itu, serat harus dipastikan benar-benar kering sebelum disimpan,” ungkapnya.

FAHRUL ANWAR

Tags: AllucieraFakultas Seni Rupa dan Desain ITBInstitut Teknologi Bandung (ITB)pameran kriya
Previous Post

Ditargetkan 4000 IKM Masuk e-Smart

Next Post

Indonesia Raup US$ 1,68 Juta di World Tea Expo 2018

Related Posts

AI Innovation Hub
Technology

AI Innovation Hub Upaya Dorong Akselerasi Talenta dan Inovasi Ekosistem AI Nasional

18 Desember 2025
0
Kembangkan Navigasi Aman di Area Radiasi, Tim ITB Raih Juara 2 Global HackAtom Indonesia 2025
Technology

Kembangkan Navigasi Aman di Area Radiasi, Tim ITB Raih Juara 2 Global HackAtom Indonesia 2025

2 September 2025
0
Telkomsel Pamerkan Beragam Solusi AI Terkini di KSTI Indonesia 2025
News

Telkomsel Pamerkan Beragam Solusi AI Terkini di KSTI Indonesia 2025

11 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
Indonesia Raup US$ 1,68 Juta di World Tea Expo 2018

Indonesia Raup US$ 1,68 Juta di World Tea Expo 2018

Montir.id Peroleh Pendanaan Seri A dari East Ventures

Montir.id Peroleh Pendanaan Seri A dari East Ventures

PayPro, Solusi Pembayaran Nontunai Dengan Dua Pilihan

5 Penyelenggara e-Money Baru Peroleh Izin

Discussion about this post

Recent Updates

Laba SeaBank 2025

Laba Bersih SeaBank Indonesia Meroket 79%, Tembus Rp678,4 Miliar Sepanjang 2025

2 April 2026
Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
Erajaya Group

Penjualan ERAL Tembus Rp6,49 Triliun di 2025, Kategori Lifestyle Melonjak 173%

2 April 2026
Jasuindo

Laba Bersih Jasuindo Melonjak 48% di 2025, Lampaui Target Berkat Solusi Sekuriti

2 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laba SeaBank 2025

Laba Bersih SeaBank Indonesia Meroket 79%, Tembus Rp678,4 Miliar Sepanjang 2025

2 April 2026
Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
Erajaya Group

Penjualan ERAL Tembus Rp6,49 Triliun di 2025, Kategori Lifestyle Melonjak 173%

2 April 2026
Jasuindo

Laba Bersih Jasuindo Melonjak 48% di 2025, Lampaui Target Berkat Solusi Sekuriti

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version