Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Cemilan Aman Tak Bikin Obesitas Buatan Mahasiswa UGM

3 Juni 2017
in Innovation, News
Reading Time: 1 min read
Cemilan Aman Tak Bikin Obesitas Buatan Mahasiswa UGM

Mahasiswa UGM dari program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan Ornivia. (Foto: ugm.ac/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sekelompok mahasiswa UGM terinspirasi untuk menciptakan jajanan yang aman dikonsumsi tanpa harus takut akan mengalami obesitas. Jajanan tersebut bernama Ornivia.

Penganan atau cemilan yang dibuat oleh Ashif Hujjatul Islami (Agribisnis), Hanifatun Na’imah (Tekonologi Pangan dan Hasil Pertanian), Maria Olivia Widjaya (Tekonologi Pangan dan Hasil Pertanian), Abdurrahman Hanif (Kedokterah Hewan) dan Ilham Satria R.P. (Kimia) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan Ornivia.

Ornivia terbuat dari beras hitam organik yang kaya serat pangan dan antioksidan. Indeks glikemik yang rendah pada beras hitam juga membuat jajanan ini dapat menurunkan potensi obesitas pada konsumen.

Selain itu, Ornivia hanya menggunakan pemanis alami, gula stevia. Pemanis alami tersebut mengandung kalori yang lebih rendah dibandingkan gula alami lainnya, tetapi bisa memberikan tingkat kemanisan hingga 200-300 kali gula tebu.

Baca juga :   Pemenang Line Creative 2016, Di Dominasi Putra Daerah

“Kelebihan dari jajanan ini adalah terbuat dari bahan-bahan yang terbukti aman dikonsumsi dan tidak mengakibatkan kegemukan,” ujar Ashif, Jumat (2/6/2017).

Ornivia dikemas dalam bentuk cup yang siap konsumsi. Harga jajanan ini sangat terjangkau yakni seharga Rp2.500-Rp3.000 rupiah per cup.

Selain itu, Ornivia juga dikemas dalam produk instan yang dapat langsung dimasak dengan hanya menambahkan air masak saja. Produk instan Ornivia dikemas dengan kemasan alumunium foil yang dilengkapi tata cara penyajian sehingga konsumen dapat dengan mudah membuat Ornivia dari produk instan. Harga produk instan juga sangat terjangkau yakni seharga Rp12.000,00 yang dapat dibuat menjadi 9-10 cup. Meskipun Ornivia merupakan produk baru, bahan-bahan yang digunakan telah terbukti aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Baca juga :   Kita Bisa Menikmati Wisata Kuliner Korea dan Jepang dari Rumah

“Kemasan ornivia instan ini juga dapat menjangkau konsumen yang ada di seluruh pelosok di Indonesia” tambah Hanif.

FAHRUL ANWAR

Tags: jajanan beras hitamOrniviaUniversitas Gajah Mada (UGM)
Previous Post

Bekraf – CASA : Bangun Potensi Desain Dalam Keberagaman

Next Post

Ahmad Zaky: e-Commerce Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah

Related Posts

Alibaba Cloud
News

Program Pelatihan Alibaba Cloud Telah Jaring 62 Ribu Talenta Digital

21 Desember 2022
0
BRI Peduli – Creation Scholarship.
Headline

BRI Peduli Creation Scholarship Jaring Ide Kreatif di bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial

22 Oktober 2021
0
Electro DE Alat Pengubah Limbah Batik Jadi Air Bening
Innovation

Electro DE Alat Pengubah Limbah Batik Jadi Air Bening

10 Februari 2020
0
Load More
Next Post
100 Anggota Komunitas Bukalapak Hadir ETC Market 2017

Ahmad Zaky: e-Commerce Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah

e-commerce

E-Commerce Tak Boleh Lepas Tangan bila Ada Penipuan

ShopBack Beri Uang Kembali Rp 25 M Bagi Pengguna Indonesia

ShopBack Beri Cashback di 150 Situs Belanja Online

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version