Festival Produk Inovasi Makers

Hasil cetakan 3D produk inovasi. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Perusahaan rintisan (Startup) Makernesia yang juga menjadi wadah bagi para makers atau pembuat produk inovasi bakal menggelar “3D Printing Festival”. Festival ini akan menampilkan karya-karya inovatif dari para pembuat mesin cetak tiga dimensi dan para kreator yang memanfaatkan 3D Printer dalam proses kreasi mereka.

CEO Makernesia, Adiatmo Rahardi menyampaikan, festival ini digelar salah satunya untuk semakin mempopulerkan penggunaan 3D Printer di Indonesia. Pasalnya dibandingkan negara tetangga, pemanfaatan 3D Printer di Indonesia masih sangat minim.

“Di festival ini, kami akan menampilkan beberapa 3D Printer yang dirakit oleh anak bangsa. Di acara talkshow, festival ini juga akan menghadirkan pakar-pakar 3D Printing,” kata Adiatmono Rahardi, dalam siaran pers Rabu (15/2/2016) di Jakarta. Festival ini akan berlangsung pada Sabtu (18/2/2017) di @america Pacific Place Mall Jakarta.

Menurut Adi pada tahun ini Makernesia juga akan lebih aktif mensosialisasikan teknologi 3D Printer ke kalangan pelajar dan mahasiswa. Karena ia melihat banyak yang belum tahu adanya teknologi mesin cetak tiga dimensi, apalagi memanfaatkannya.

Baca juga :   Geopore, Paving Blok Berpori Permudah Air Terserap Tanah

“Banyak yang belum pernah lihat bentuk 3D Printing dan tidak tahu pemanfaatannya untuk apa saja. Lewat festival ini, kami ingin semakin mempopulerkan 3D Printer,” tuturnya.

Bila printer kertas menggunakan media kertas dan tinta, pada 3D Printer material yang dipakai adalah plastik, bisa jenis acrylonitrile butadiene styrene (ABS) maupun polylactic acid (PLA) yang terbuat dari biji jagung dan lebih mudah terurai. Plastik inilah yang nantinya akan mengubah sebuah desain menjadi produk yang nyata. Misalnya prototipe produk, elemen robot atau mainan (toys).

STEVY WIDIA