Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

ITB Bangun Ruangan Tanpa Gema Pertama di Indonesia

27 April 2016
in Innovation
Reading Time: 2 mins read
ITB Bangun Ruangan Tanpa Gema Pertama di Indonesia

ITB Bangun Ruangan Tanpa Gema Pertama di Indonesia (Foto: Dok. ITB.ac.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - ITB berhasil membangun anechoic chamber atau ruangan tanpa gema pertama di Indonesia. Ruangan berukuran 120 meter persegi ini terletak diGedung Center for Advanced Sciences (CAS) ITB.

Anechoic chamber merupakan suatu ruangan yang didesain untuk menyerap gelombang suara serta gelombang elektromagnetik secara menyeluruh. Struktur ruangan ini seperti ruangan biasa, namun yang membedakannya adalah seluruh dinding ruangan tersebut dilapisi dengan material berdaya serap tinggi. Lapisan yang disebut wedges pada ruangan tersebut berbentuk seperti kumpulan piramida dengan puncak yang mengarah pada inti ruangan.

Dengan perpaduan material dan struktur lapisan ini, anechoic chamber dapat mencegah pantulan gelombang dari suara yang berasal dari ruangan tersebut serta menghindari gangguan suara yang berasal dari luar. Interval frekuensi gelombang yang ingin diisolasi bergantung dari volume ruangan dan ukuran wedges. Hal ini menyebabkan tiap ruangan memiliki karakteristik desain yang unik.

Baca juga :   Ampas Tebu Bisa Kurangi Merkuri Pada Penambangan Emas

Ruangan yang merupakan bagian dari Laboratorium Akustik CAS ini dibangun untuk menggantikan ruangan serupa yang terletak di Laboratorium Fisika Bangunan “Adhiwiyogo” yang saat ini telah dibongkar.

Anechoic chamber ini sejatinya ditujukan untuk penelitian karakteristik akustik dari suatu material. Salah satu contohnya adalah penelitian yang dilakukah oleh Rizkia (Fisika Teknik 2012). Ia menggunakan anechoic chamber untuk meneliti desain bangunan yang sesuai untuk memaksimalkan kualitas akustika Gelora Bung Karno. Selain penelitian internal, ruangan ini rencananya akan dibuka untuk pihak luar ITB, terutama bagi pelaku industri.

“Yang biasanya dilakukan di sana adalah penelitian kualitas akustik suatu material. Misal suatu perusahaan otomotif ingin mengetahui berapa persen tingkat absorbsi suatu material terhadap suara. Secara prinsip ruang itu dibuat sedemikian rupa sehingga kita bernapas saja tuh kedengaran,” jelas Agustinus Adib Abadi, dosen Arsitektur ITB yang menjadi koordinator perencanaan ruang tanpa gema di Gedung CAS ITB, seperti dilansir laman ITB.

Baca juga :   Berkat Kulit Manggis, Yovita Jadi Wisudawan Terbaik Unair

Pengerjaan ruangan ini diserahkan kepada IAC Acoustics Australia, salah satu perusahaan terbesar di dunia yang beroperasi di bidang akustik. Proses pengerjaannya pun rumit, mulai dari perencanaan ruangan, pembangunan ruangan, dan pengiriman desain ruangan ke desainer wedges.

Wedges kemudian dibuat di Tiongkok dan dikirimkan ke ITB untuk selanjutnya dilakukan pemasangan yang memakan waktu kurang lebih 3,5 bulan. Tidak heran beberapa universitas yang sempat memulai proyek serupa gagal di tengah jalan karena persiapan yang sangat kompleks. Selain itu, calon pengguna anechoic chamber juga perlu menjalani pelatihan yang akan diberikan oleh teknisi dari IAC Acoustics Australia terlebih dahulu untuk memastikan calon pengguna telah siap menggunakan ruangan tersebut.

Baca juga :   Huawei Indonesia Gandeng 73 Universitas Untuk Siapkan Talenta Digital

Dengan tersedianya fasilitas penelitian tersebut (semi-anechoic dan anechoic chamber), diharapkan teknologi akustika Indonesia dapat berkembang dan meningkat.

 

ANGGIE ADJIE SAPUTRA

Editor : Stevy Widia

Tags: anechoic chamberGedung Center for Advanced Sciences (CAS) ITBITBruangan tanpa gema
Previous Post

Roadmap E-Commerce Jadi Kekuatan Digital Ekonomi

Next Post

Destinasi Wisata Baru Gaet 11 juta Wisman

Related Posts

Huawei ICT Competition 2025 Dorong Universitas Jadi Pusat Solusi dan Pengembangan Talenta Digital
Technology

Huawei ICT Competition 2025 Dorong Universitas Jadi Pusat Solusi dan Pengembangan Talenta Digital

2 Januari 2026
0
Telkomsel x ITB
News

Telkomsel Bersama ITB Hadirkan Laboratorium Riset 5G Hive

14 Desember 2023
0
ITDRI Innovation Center
News

Telkom Melalui ITDRI Berkolaborasi dengan ITB dan UNPAD Kembangkan Talenta Digital Unggulan Masa Depan

12 April 2023
0
Load More
Next Post
Destinasi Wisata Baru Gaet 11 juta Wisman

Destinasi Wisata Baru Gaet 11 juta Wisman

Mahasiswa UI Kembangkan Drone Bawah Laut

Mahasiswa UI Kembangkan Drone Bawah Laut

EY-Standard Chartered Gelar Penghargaan Wirausaha 2016

EY-Standard Chartered Gelar Penghargaan Wirausaha 2016

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version