Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Kafture, Cangkir Kopi Ramah Lingkungan

8 November 2022
in Innovation
Reading Time: 2 mins read
Universitas Pasundan

Penghargaan business plan terbaik pada program pendampingan JFLS. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Mahasiswa Universitas Pasundan membuat produk inovasi berupa cup minuman ramah lingkungan, Kafture. Tidak seperti cup plastik yang menyumbang volume sampah, Kafture bisa digunakan sebagai pupuk karena mudah terurai (biodegradable). Kafture akan menyatu dengan tanah dan bermanfaat bagi lingkungan.
Inovasi ini dicetuskan Gita Putri Madhani mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Pasundan. Gita mengatakan, proyek rancangan bisnis ini dikerjakan secara tim yang seluruhnya merupakan penerima Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS).

“Meskipun masih berbentuk rancangan, tapi sebelumnya kami sudah melakukan riset berbekal jurnal ilmiah. Eksekusi dan uji penggunaan cup-nya belum dilakukan, namun ide tersebut bisa jadi potensi bisnis karena punya unique selling point,” katanya dilansir humas Universitas Pasundan, baru-baru ini.

Menurut Gita, inovasi Kafture (Kreatif & Cup from Nature) berangkat dari isu lingkungan akibat menjamurnya kafe dan kedai kopi di Kota Bandung. Guna menangani limbah plastik dan ampas kopi, menurut Gita, kedai kopi memiliki tanggung jawab untuk mengolahnya kembali. Minimal, mengganti cup plastik dengan tumbler atau botol.

Baca juga :   Mahasiswa Indonesia Juara Rancang Satelit Internasional

Kafture terbuat dari campuran limbah ampas kopi, agar-agar, glycerol, cuka, dan pati. Dia menjelaskan, ide ini muncul dari banyaknya limbah ampas kopi dalam skala besar. “Cup ini sekali pakai dan tidak sesolid cup plastik. Kami menggunakan ampas kopi murni yang kalau dibaurkan ke tanah bisa jadi pupuk. Kami pernah mencoba menggabungkan bahan-bahannya dan memang ramah di tanah,” jelasnya.

Di beberapa kedai kopi, sistem ini sudah diterapkan. Kendati demikian, hanya sedikit kedai kopi yang mengolah limbah plastik dan ampas kopi sebagai produk bermanfaat.

“Selain pupuk, limbah ampas kopi sebetulnya dapat diolah menjadi pengharum ruangan, sampo, sabun, bahkan lilin. Produknya bisa dijual di kedai, jadi di satu sisi mereka membantu menanggulangi isu lingkungan, tapi juga menawarkan unique selling point,” tandas Gita.

Baca juga :   Ekosiculin Candle, Lilin Aroma Kemangi Yang Dapat Menolak Nyamuk

Saat ini, Kafture belum ada rencana untuk diproduksi dan dikomersialisasikan. Namun, dari hasil pitch deck, harga satu cup Kafture dipatok 5 ribu rupiah. Dibanding cup plastik, harga Kafture memang sedikit mahal, tetapi berdampak baik bagi lingkungan.

“Kami tidak mematok harga terlalu tinggi, karena kedai kopi pasti berpikir mana yang lebih worth it. Kalau mau lebih murah, kami bisa jalin in kind partner dengan kedai kopi, mereka menyediakan ampas kopi, kami yang olah. Jadi win win solution,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: cup kopiKaftureUniversitas Pasundan
Previous Post

Rapel Hadir di Bali untuk Mengelola Sampah Anorganik

Next Post

Di Tengah Tech Winter, Startup Perlu Perhatikan Sisi Keamanan Siber Mereka

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Pengembangan Startup

Di Tengah Tech Winter, Startup Perlu Perhatikan Sisi Keamanan Siber Mereka

Trinity

Permudah Akses Pelaku Musik Kedua Negara, TOP Berkolaborasi dengan Perusahaan Hiburan Korea Selatan

Markus dan Bravtyo - Pocket

Markus Kevin dan Bravtyo Takwa Pangukir : Bangun Platform Kesehatan Keuangan Keluarga Muda

Discussion about this post

Recent Updates

digital farming

FertInnovation Challenge 2025 Jaring Inovator Untuk Perkuat Ekosistem Pertanian

18 Februari 2026
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
digital farming

FertInnovation Challenge 2025 Jaring Inovator Untuk Perkuat Ekosistem Pertanian

18 Februari 2026
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version