Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Lampu Anti Boros Dari Kaleng Bekas

17 Juli 2017
in Innovation, News
Reading Time: 1 min read
Lampu Anti Boros Dari Kaleng Bekas

Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lampu Slocan alias Solar in a Can. (Foto: UGM/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Inovasi yang pedui lingkungan dilakukan oleh empat mahasiswa dari Yogyakarta. Mereka menciptakan lampu ramah lingkungan dengan memanfaatkan kaleng bekas dan cahaya matahari.

Lampu ramah lingkungan garapan para mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) itu diberi nama Slocan alias Solar in a Can. Inovasi tersebut adalah karya dari Aditya Ramdhona, Anggraini Puspitasari, Nesditira Sunu, dan Satrio Bayu Aji.

Aditya mengatakan, ide lampu ini bermula dari keprihatinan mereka atas banyaknya sampah kaleng. Di lain sisi, mereka juga melihat kondisi konsumsi listrik di Indonesia cukup boros di siang hari.

“Masih banyak terjadi pemborosan energi dengan penggunaan lampu di siang hari baik di perkantoran maupun rumah. Sementara potensi sinar matahari di luar ruangan jumlahnya tidak terbatas,” terang Aditya seperti dilansir dari laman UGM, Minggu (16/7/2017).

Baca juga :   UGM Kembangkan Aplikasi Gamatechno Smart City Solutions

Menurut Aditya, penggunaan lampu di siang hari disebabkan oleh akses cahaya matahari yang terbatas ketika masuk ke dalam ruangan.

“Ruang akan gelap bila lampu tidak dihidupkan meskipun pada siang hari. Solacan ini hadir untuk mengatasi persoalan itu,” imbuhnya.

Aditya menjelaskan, cara kerja lampu ramah lingkungan dari kaleng bekas itu cukup mudah dan sederhana. “Prinsip kerjanya dengan pemantulan cahaya,” jelas Aditya.

Selain hemat listrik, Sunu menambahkan, penggunaan kaleng bekas menjadi lampu dalam ruangan mampu mengurangi pencemaran lingkungan.

“Pemanfaatan kaleng bekas menjadi Solacan ini juga dapat meningkatkan nilai ekonomis limbah kaleng bekas,” tambahnya.

Ia berharap produk hasil kreativitas timnya ini bisa dikembangkan secara massal oleh masyarakat termasuk para pemulung sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca juga :   Ugrasena, Pesawat Tanpa Awak Yang Cocok Untuk Misi Darurat

“Kami berharap Solacan ini dapat dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: lampu dari kaleng bekaslampu hemat energilampu ramah lingkunganLampu SolocanUniversitas Gadjah Mada (UGM)
Previous Post

Go-Jek Buka Program Beasiswa Programming

Next Post

Jupiter Zhuo : Ingin Mencetak Para Developer dan Ahli IT Andal Secara Gratis

Related Posts

Tim UGM Jadi Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2025
Innovation

Tim UGM Jadi Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2025

21 Oktober 2025
0
Kuncie UGM
Startup & Entrepreneurship

Tak Harus Kuliah di UGM, Kuncie Gandeng Kampus Ini Hadirkan Konten Edukasi Bagi Masyarakat Luas

26 November 2022
0
ZTE UGM
News

ZTE Gandeng Universitas Gadjah Mada untuk Dukung Pengembangan SDM

22 September 2022
0
Load More
Next Post
Jupiter Zhuo : Ingin Mencetak Para Developer dan Ahli IT Andal Secara Gratis

Jupiter Zhuo : Ingin Mencetak Para Developer dan Ahli IT Andal Secara Gratis

Sneaker Presiden Jokowi Kini Tersedia di e-Bay Blanja

Sneaker Presiden Jokowi Kini Tersedia di e-Bay Blanja

ACC Beri Beasiswa Untuk 70 Mahasiswa Berprestasi

ACC Beri Beasiswa Untuk 70 Mahasiswa Berprestasi

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version