Rabu, 1 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Lampu Tahan Lama Berbahan Dasar Bakteri

27 Desember 2016
in Innovation
Reading Time: 1 min read
Lampu Tahan Lama Berbahan Dasar Bakteri

Elok Fitriani Tauziat, M. Alfian Arifin dan Nurhasna Fauziyyah, tim mahasiswa Fakultas Perikananan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. (Foto: Unbraw/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bakteri Bioluminescence merupakan bakteri yang menempel di dalam tubuh cumi-cumi. Bakteri tersebut mampu mengeluarkan cahaya berwarna biru. Oleh tim mahasiswa Fakultas Perikananan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya bakteri itu diubah menjadi lampu hemat energi yang tahan lama.

Mereka adalah Elok Fitriani Tauziat, Nurhasna Fauziyyah, dan M. Alfian Arifin. Ditangan ketiga mahasiswa Brawijaya ini, bakteri Bioluminescene diolah menjadi lampu biolie yang menghasilkan cahaya 10,68 watt. Lampu ini mampu menerangi ruangan dalam radius 68 meter.

“Lampu hemat energi ini bisa mengatasi persoalan krisis energi. Hal tentang kebutuhan energi semakin bertambah dan melihat pasokan energi berbasil fosil semakin menipis atas dasar inilah kami menciptakan lampu hemat energi ini, “kata Elok.

Menurut Elok Cahaya yang dihasilkan tak menimbulkan panas. Bahkan dari hasil penelitian bersama rekannya kali ini. Elok mengatakan lampu tersebut memiliki berbagai keuntungan, yakni ramah lingkungan dan ekonomis karena dapat dipakai seumur hidup.

“Musababnya, bakteri yang mati akan menghasilkan indukan baru. Lampu mudah disandarkan di dinding atau diletakkan di atas meja, ” ujarnya.

Cara pembuatannya terbilang sederhana yakni dengan memasukkan bakteri yang telah diisolasi dari tubuh cumi-cumi kedalam sebuah alat bernama biolie. Lampu ini kemudian tinggal ditempatkan disalah sati bagian ruangan yang diterangi. Sementara untuk hal perawatan lampu ini hanya dengan memberi makanan organik seperti sayuran yang difermentasi maka lampu ini akan menyala seumur hidup.

“Agar lampu ini bisa terus bercahaya, bakteri diberi nutrisi, katanya. Uniknya, nutrisi berupa bahan organik diperoleh dari sayuran yang difermentasi. Caranya, Sayuran dicacah halus dituang kecap, gula, dan EM4 lantas dikeringkan, ” terang Elok.

Elok berharap semoga lampu hemat energi ini dapat segera diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: Bakteri BioluminescenceFakultas Perikananan dan Ilmu Kelautanlampu bioliemahasiswauniversitas brawijaya
Previous Post

Lytojek, Ojek Online Khusus Gamer

Next Post

Aplikasi Deliveree Bermitra dengan 2.500 Pengemudi

Related Posts

Kompetisi AI Alibaba
Startup & Entrepreneurship

Alibaba Gelar Kompetisi AI Bagi UKM, Startup dan Mahasiswa Berhadiah Hingga Rp2 Miliar

19 Juni 2026
0
COVE Malang
Industry

Sambut Mahasiswa Baru, Cove Ekspansi ke Malang dan Targetkan 7.000 Kamar di Akhir 2026

12 Juni 2026
0
magang Gen Z
Industry

Tren Baru Dunia Kerja: Gen Z Ingin Magang yang Memberi Pembelajaran dan Kompensasi

8 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Pengiriman Logistik Kini Bisa Lewat Aplikasi

Aplikasi Deliveree Bermitra dengan 2.500 Pengemudi

Bolt Gelar Workshop Lingkungan Cyber Yang Aman

Bolt Gelar Workshop Lingkungan Cyber Yang Aman

Bizzy Select, e-Katalog Untuk UKM dan Korporasi

Bizzy Targetkan 300 Pelanggan Korporasi Baru di 2017

Discussion about this post

Recent Updates

Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version