youngster.id - Kecerdasan buatan (AI) kini tidak hanya menjadi teknologi yang membantu pekerjaan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang baru bagi generasi muda untuk mengembangkan ide bisnis dan inovasi. Melihat potensi tersebut, Alibaba.com membuka pendaftaran CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia, sebuah kompetisi inovasi berbasis AI dengan total hadiah hingga Rp2 miliar.
Kompetisi ini terbuka bagi UKM, startup, hingga mahasiswa yang memiliki ide produk atau solusi bisnis dan ingin mengembangkannya dengan dukungan teknologi AI. Menariknya, pemenang nasional akan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia pada ajang global CoCreate 2026 yang akan digelar di London, Inggris.
General Manager APAC Region Alibaba.com Shawn Yang mengatakan, AI kini telah menjadi bagian penting dalam transformasi dunia bisnis. Menurutnya, teknologi tersebut mampu membantu pelaku usaha bekerja lebih cepat dan efisien di tengah dinamika perdagangan global yang terus berubah.
“Di tengah dinamisnya lingkungan perdagangan global, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan. AI telah menjadi infrastruktur inti yang secara fundamental mengubah cara bisnis beroperasi,” ucapnya dikutip Jumat (19/6/2026).
Shawn Yang menjelaskan, melalui CoCreate Pitch 2026, peserta tidak hanya berkompetisi memperebutkan hadiah, tetapi juga memperoleh kesempatan memanfaatkan berbagai perangkat AI.
“Dengan AI para peserta dapat menguji ide bisnis, menyusun strategi pemasaran, mempercepat pengembangan produk, hingga meningkatkan kesiapan usaha untuk berkembang ke pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Pendaftaran kompetisi dibuka hingga 25 Agustus 2026 tanpa dipungut biaya. Setelah proses seleksi, Alibaba.com akan memilih 10 finalis dari Indonesia yang akan mengikuti babak final nasional pada akhir September 2026.
Selain kompetisi tersebut, Alibaba.com juga memperkenalkan Accio Work, sebuah platform berbasis AI agentic yang dirancang untuk membantu UKM menjalankan operasional perdagangan global secara lebih efisien.
Berbeda dari chatbot atau asisten digital biasa, Accio Work dirancang untuk membantu berbagai aktivitas bisnis secara end-to-end. Mulai dari mencari peluang pasar, melakukan riset tren dan kompetitor, membantu pencarian pemasok, mengoptimalkan katalog produk, hingga mendukung pemasaran global.
Head of Global Seller Product & Services and APAC Buyer Growth Alibaba.com James Zhang mengatakan, Accio Work dirancang agar pelaku usaha kecil dapat memiliki kemampuan operasional yang sebelumnya lebih banyak dimiliki perusahaan besar.
“Accio Work dirancang untuk memberikan UKM sebuah tim AI yang benar-benar plug-and-play, lebih mudah diadopsi, lebih profesional dalam eksekusi, dan lebih otonom dalam operasional,” katanya.
Menurut Alibaba.com, Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas di Asia Tenggara karena memiliki ekosistem UKM yang besar serta semakin banyak pelaku usaha lokal yang ingin menjangkau pembeli internasional melalui platform digital.
Head of Indonesia Business Alibaba.com, Roger Luo, mengatakan minat pembeli global terhadap produk Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, pelaku usaha lokal membutuhkan dukungan teknologi yang dapat membantu mereka merespons peluang tersebut dengan lebih cepat.
“Kami melihat semakin banyak pembeli global yang mencari produk asal Indonesia di berbagai kategori. Tantangannya kini bukan hanya membuka akses pasar, tetapi juga memastikan bisnis lokal memiliki kemampuan operasional yang memadai untuk merespons peluang tersebut secara cepat dan konsisten,” ujarnya.
Melalui kombinasi kompetisi inovasi dan pengembangan teknologi AI, Alibaba.com berharap semakin banyak anak muda, startup, dan pelaku usaha Indonesia yang mampu mengubah ide menjadi produk yang siap bersaing di pasar global.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post