youngster.id - Platform pembiayaan digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Funding Societies, mengamankan fasilitas pembiayaan modal kerja multi-tahun dari Malaysia Debt Ventures Bhd (MDV). MDV merupakan anak perusahaan dari Minister of Finance (Incorporated) [MOF Inc], kementerian keuangan Malaysia.
Suntikan dana ini dirancang untuk memperluas jangkauan pembiayaan bagi UMKM berbasis teknologi serta segmen underserved (yang belum terjangkau layanan perbankan tradisional) di Malaysia. Kerjasama ini melanjutkan kemitraan strategis kedua belah pihak yang telah terjalin sejak tahun 2022.
Country Head Funding Societies Malaysia, Chai Kien Poon, menyatakan bahwa menyalurkan dana melalui platform digital memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian.
“Pembiayaan melalui platform adalah sebuah pendorong skala bisnis. Satu fasilitas dari MDV mampu menjangkau ribuan unit usaha sekaligus, alih-alih satu per satu. Ini adalah bentuk pembiayaan pembangunan yang bekerja sesuai kecepatan dan skala yang dibutuhkan oleh ekonomi UMKM,” ujar Chai, seperti dilansir Digital News Asia, dikutip Senin (3/8/2026).
Langkah ini juga sejalan dengan New Industrial Master Plan 2030 Malaysia untuk mendorong pelaku usaha naik kelas. Saat ini, sektor UMKM menyumbang 96,1% dari total entitas bisnis, menopang hampir 39% Produk Domestik Bruto (PDB), serta menyerap separuh tenaga kerja nasional di Malaysia.
Catatan Kinerja dan Dukungan Keuangan Digital
Hingga saat ini, Funding Societies telah menyalurkan pembiayaan mendekati US$1,8 miliar (sekitar RM7 miliar) kepada lebih dari 10.000 pelaku usaha di Malaysia. Di sisi lain, sejak berdiri pada 2022, MDV telah menyetujui pembiayaan lebih dari US$3,5 miliar (RM14 miliar) untuk 1.184 proyek teknologi di berbagai sektor strategis.
Chief Business Officer MDV, Sharul Sazman Samaan, menambahkan bahwa pemanfaatan data alternatif (alternative data) pada platform fintech memungkinkan proses evaluasi kredit menjadi lebih cepat dan efisien.
“Dengan mendukung platform yang memiliki jangkauan luas serta kapabilitas digital yang kuat, kami dapat menyalurkan dana pembangunan secara lebih efisien kepada bisnis yang membutuhkan akses modal cepat,” ungkap Sharul.
Operasional dan Solusi Pembiayaan di Indonesia Melalui Modalku
Di pasar Indonesia, Funding Societies hadir dan beroperasi secara resmi melalui merek Modalku. Berada di bawah naungan PT Mitrausaha Indonesia Grup, Modalku telah berizin resmi dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Modalku berfokus penuh menyalurkan pendanaan dari para pemberi dana (lender) kepada pelaku UMKM lokal di seluruh Indonesia. Meski mengusung merek Modalku untuk pasar domestik, seluruh infrastruktur teknologi, skema pendanaan lintas negara (cross-border), hingga kemitraan pendanaan institusionalnya terintegrasi penuh dengan jaringan regional Funding Societies di Asia Tenggara.
Integrasi jaringan regional ini memperkuat posisi Modalku dalam menghadirkan akses permodalan yang inklusif, cepat, dan transparan bagi pertumbuhan ekosistem UMKM nasional. (*AMBS)

















Discussion about this post