Jumat, 2 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Limbah Singkong dan Pisang Untuk Bahan Pesawat

22 Agustus 2016
in Innovation, News
Reading Time: 2 mins read
Limbah Singkong dan Pisang Untuk Bahan Pesawat

Raafi Jaya Sutrisna (17) dan Suprihatin (17) meraih medali emas International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) 2016 di Georgia, AS. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Limbah kulit singkong dan batang pisang ternyata bisa diolah kembali menjadi bahan alternatif industri pesawat dan kapal. Inovasi ini adalah hasil penemuan Raafi Jaya Sutrisna (17) dan Suprihatin (17) yang mendapat medali emas dalam ajang International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) 2016 di Georgia, AS.

Proyek Ilmiah dari dua siswa SMA PGRI 2 Kayen, Jawa Tengah itu berhasil menyisihkan lebih dari 100 proyek ilmiah milik 35 negara di dunia, seperti Amerika Serikat, Jerman, Slovakia, Bosnia, Denmark dan lainnya.

“Dari banyaknya limbah kulit singkong di kabupaten kami, Pati, Semarang, Jawa Tengah, mencapai 10 ton dalam setiap bulannya. Limbah itu semakin hari semakin menumpuk. Dari situ kami memulai riset kami, dari bahan yang semula limbah menjadi karbon aktif kulit singkong,” ungkap Raafi yang dilansir Antara baru-baru ini.

Baca juga :   2018, Ekonomi Indonesia Dapat Tumbuh Makin Cepat

Selain kulit singkong, batang pisang yang terbuang juga mereka manfaatkan. Batang pisang yang telah dikumpulkan kemudian diambil seratnya satu per satu.

“Kami menggunakan air untuk batang pisangnya, lalu kami ambil seratnya satu per satu. Setelah itu dipotong-potong sekitar dua millimeter. Dari situ serat aktif batang pisang dan kulit singkong kita campurkan menjadi satu menggunakan resin dan katalis. Lalu menggunakan komposit tertentu, jadilah komposit dari limbah batang pisang dan kulit pisang sebagai bahan alternatif industri otomotif kapal maupun pesawat,” jelas Rafi.

Komposit yang berasal dari bahan alami ini diklaim lebih efisien, ringan, tahan api dan kuat, sehingga sebenarnya bisa digunakan untuk industri secara luas.

Riset ini berlangsung selama satu tahun. Selama itu, Raafi mengaku mengalami tiga kali kegagalan, salah satunya saat percetakan komposit tak sempurna.

Baca juga :   Sukses di Indonesia, J&T Ekspansi Bisnis ke Asia Tenggara

“Kami mengalami tiga kali kali percobaan gagal. Ketika percetakan komposit adanya void (rongga udara atau lubang), maka diulang lagi, sehingga kami harus sempurnakan. Karena jika banyaknya void pada komposit kami, maka membuat ikatan antar serat dan matrik (kuat dan tariknya) semakin menurun,” imbuh dia.

Temuan Raafi dan Suprihatin rupanya menarik minat perusahaan penyedia layanan dan teknologi, Bosch di Indonesia.

“Para inventor muda ini telah membuat kami terkesan dengan rangkaian inovasi mereka yang diciptakan untuk mendukung sebuah perubahan dalam industri pesawat, bidang otomotif,” ujar Managing director Bosch di Indonesia, Ralf von Baer.

Sebagai bentuk apresiasi, Baer mengatakan telah memfasilitasi kedua ilmuwan muda itu untuk melakukan studi banding ke kantor pusat dan sentra riset serta pengembangan Bosch di Indonesia.

Baca juga :   Juara Nasional Philip C. Jessup Competition 2023, Mahasiswa UPH Wakili Indonesia di Washington D.C

Raafi berharap akan terus mengembangkan temuannya agar dapat segera diaplikasikan dalam industri otomotif dan industri secara luas. Tentu tetap menggunakan serat alam berbasis limbah.

“Kami ingin mengembangkan penelitian ini lebih lanjut. Jika berhasil diaplikasikan, Indonesia bisa menjadi produsen pembuatan komposit dari serat alam. Mengurangi penggunaan fiber glass dan menggantinya dengan menggunakan serat alam,” kata Raafi lagi.

 

STEVY WIDIA

Tags: International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) 2016Raafi Jaya SutrisnaSMA PGRI 2 KayenSuprihatin
Previous Post

Anak Muda Jakarta Ditantang Kembangkan Smart City

Next Post

LOOP KePo 2016 Sambangi Kota Sukabumi : Mendorong Potensi Lokal dari Digital Creator Kota Santri

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
LOOP KePo 2016 Sambangi Kota Sukabumi : Mendorong Potensi Lokal dari Digital Creator Kota Santri

LOOP KePo 2016 Sambangi Kota Sukabumi : Mendorong Potensi Lokal dari Digital Creator Kota Santri

Big Data Dorong Kebutuhan Kerja Di Masa Depan

Big Data Dorong Kebutuhan Kerja Di Masa Depan

Lahan Khusus UMKM di Kawasan Industri Piyungan

Lahan Khusus UMKM di Kawasan Industri Piyungan

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version