Paving Block Abu Gosok Temuan Mahasiswa Unimed

Tim mahasiswa Fakultas Teknik Bangunan Universitas Negeri Medan dan produk paving block dari abu gosok. (Foto: istimewa)

youngster.id - Abu gosok dikenal sebagai alat bersih untuk perkakas dapur. Namun oleh tiga mahasiswa Fakultas Teknik Bangunan Universitas Negeri Medan (Unimed) abu gosok menjadi bahan tambahan untuk membuat paving block.

Ketiga mahasiswa Unimed yang melakukan penelitian itu yakni Indra Basuki (Fakultas Teknik Sipil), Muda Ariadi Daulay (Teknik Sipil) dan Muhammad Fikri Lubis (Pendidikan Tekknik Bangunan dengan Dosen Pembimbing PKM Dr.Ir Putri Lyna A Luthan.

Ketua Tim Penelitian Mahasiswa Unimed Indra Basuki di Medan, Jumat, mengatakan produksi paving block yang ada di Kota Medan menggunakan campuran semen air dan pasir saja.

“Setelah dilakukan penelitian ternyata abu gosok mempunyai susunan kimia yang sama dengan semen, sehingga peneliti mencoba untuk melakukan pembuatan paving block dengan mencampurkan abu gosok dengan berbagai komposisi,” jelas Indra yang dilansir laman Unimed.

Menurut Indra, paving block yang mereka buat adalah jenis paving block mutu C yang digunakan untuk pejalan kaki (trotoar) dengan kuat tekan yang diizinkan minimal 12,5 MPa dengan rata-rata 15 Mpa.

Berdasarkan kuat tekan yang dilakukan di Politeknik Negeri Medan didapatkan hasil kuat tekan paving block dengan menggunakan alat UTM (Universal Testing Machine) sebesar 13 MPa dengan komposisi campuran abu gosok sebanyak 10 persen.

“Dari hasil penelitian paving block yang tercapai adalah paving block dengan mutu C yaitu untuk trotoar,” ucap dia.

Indra menjelaskan, dengan adanya temuan ini masyarakat yang memproduksi paving block dapat memanfaatkan abu gosok sebagai alternative pembuatan paving block.

“Pengusaha pembuat paving block dapat mengurangi pemakaian semen,sehingga dapat menghemat biaya produksi,” katanya.

Kegiatan ini merupakan kegiatan penelitian yang didanai oleh Belmawa Ristek Dikti dalam Skema PKM-PE.

STEVY WIDIA