Vertical Garden Solusi Taman di Lahan Sempit

Vertical Garden ala mahasiswa UNS. (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Kebanyakan tempat tinggal di perkotaan tidak memiliki tanaman dikarenakan lahan yang sempit. Namun, tim mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menghadirkan terobosan baru berupa vertical garden.

Kelompok tim program kreativitas mahasiswa (PKM) pengabdian masyarakat yang terdiri Aditya, Diana Nur Hafifah, Tinon Yudiana, Sani Kamil Baldan, Vera Febriana Umiati dengan pembina Rysca Indreswari, perkenalkan program vertical garden.

Vertical Garden sendiri adalah pembuatan taman dengan memanfaatkan bidang vertikal. Pembuatan taman vertikal tersebut memanfaatkan limbah botol plastik yang murah dan mudah dicari di bank sampah yang sudah tersedia di sekitar lokasi.

“Vertical garden menjadi solusi ketersediaan lahan pada pertanian,” jelas Rysca Indreswari Pembina Tim tersebut yang dilansir Humas UNS belum lama ini.

Dengan konsep ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan minim untuk taman. Program mahasiswa pertanian yang disosialisasikan pada masyarakat ini, merupakan program kreativitas mahasiswa (PKM) pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2018.

Baca juga :   7 Tempat Wisata Dengan Pengalaman Unik

Menurut Rysca program ini berlangsung selama 5 bulan dan bekerjasama dengan Komunitas Selo Beraksi dan Bank Sampah. Dan salah satu tujuan lainnya untuk menunjang pembangunan rintisan desa wisata di Dukuh Selo, Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo.

Dengan program yang sudah disosialisasikan pada masyarakat ini, dapat merubah perilaku masyarakat yang awalnya hanya mengumpulkan botol bekas di bank sampah dan kemudian dijual maka dengan adanya program ini botol bekas tidak hanya langsung dijual tetapi dapat ditingkatkan nilai guna dan estetisnya menjadi pot vertical garden.

“Vertical garden berdampak positif ke lingkungan karena fungsi tanaman sebagai suplai oksigen bagi lingkungan. Sedikit sentuhan kreativitas pot dari botol bekas berisi tanaman dapat juga dijual sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat,” pungkasnya.

STEVY WIDIA