Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

2,7 Juta Mitra Dompet Digital Terapkan Standardisasi Kode QR

14 Maret 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
QRIS

Gen Z dan Milenial Jadi Motor Utama Adopsi QRIS. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bank Indonesia (BI) mencatat 2,7 juta mitra dompet digital seperti DANA, GoPay dan OVO di Indonesia sudah menerapkan standardisasi kode Quick Reponse atau QRIS. Jumlah tersebut meningkat dibanding awal Januari, hanya 1,6 juta toko yang mengadopsi QRIS. Sebanyak 618 ribu atau 20% di antaranya berada di DKI Jakarta.

“Target kami, (implementasi QRIS) bisa ke sebanyak-banyaknya merchant,” kata Hamid Ponco Wibowo Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta dalam keterangannya, Jumat (13/2/2020).

Menurut dia BI bakal berfokus pada edukasi mitra penjual. Salah satu yang menjadi penghambat penerapan QRIS yakni keyakinan mitra penjual terhadap keamanan teknologi tersebut. Karena itu, edukasi bakal berfokus pada keamanan penggunaan QRIS.

Baca juga :   Tanoto Foundation dan Pusat Riset Pendidikan BRIN Dukung Pengembangan Pemimpin Masa Depan

Ia menjelaskan, QRIS akan meningkatkan efisiensi. Sebab, layanan pembayaran dari beragam perusahaan teknologi finansial (fintech) pembayaran seperti GoPay, OVO, DANA hingga LinkAja akan terintegrasi. Selain itu, QRIS bisa mengurangi transaksi menggunakan uang palsu. “Lewat QRIS itu (transaksi) sudah aman,” ujar dia.

Mitra penjual memang bakal dikenakan biaya atau merchant discount rate (MDR) 0,7% dari nilai transaksi. Besaran tarif itu sempat dikeluhkan oleh asosiasi UMKM. Hamid menyampaikan bahwa BI bakal mengkaji besaran tarif itu jika ada keluhan dari para mitra penjual. “Selama ini kan korelatif ya (besaran MDR). Dengan angka segitu, mungkin akan kami lihat lagi,” ujar dia.

Berdasarkan data BI, hingga saat ini ada sekitar 27 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang sudah mendaftar dan menggarap layanan QRIS. PJSP itu berasal dari bank maupun nonbank. QRIS dikembangkan oleh BI dan Asosiasi Pembayaran Indonesia. Selain di dalam negeri, QRIS bakal diterapkan antarnegara (crossborder) tahun ini.

Baca juga :   She Builds, Serial Film Pendek Yang Menampilkan Lima Womenpreneur

STEVY WIDIA

Tags: Bank Indonesiadompet digitalQuick Response Indonesia Standar (QRIS)
Previous Post

Samsung Galaxy A51 Hadir dengan Kapasitas RAM Besar

Next Post

Tingkatkan Kompetensi Guru Abad 21, BCA Gelar Pelatihan Guru di Yogyakarta

Related Posts

DANA - WEF Davos 2026
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

DANA Perkuat Posisi Teknologi Finansial Indonesia di WEF Davos 2026

12 Februari 2026
0
Nexus Global Payments
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Bank Indonesia Resmi Bergabung dengan Nexus Global Payments, Perkuat Sistem Pembayaran Lintas Negara

3 Februari 2026
0
YouTrip
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

YouTrip Luncurkan Layanan eSIM Global untuk Akses Data di 140 Negara

2 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Tingkatkan Kompetensi Guru Abad 21, BCA Gelar Pelatihan Guru di Yogyakarta

Tingkatkan Kompetensi Guru Abad 21, BCA Gelar Pelatihan Guru di Yogyakarta

goplay

45,3% Masyarakat Indonesia Menonton Film dan Video di Internet

Logitech G dan Herman Miller Berkolaborasi Ciptakan Furnitur untuk Gamer

Logitech G dan Herman Miller Berkolaborasi Ciptakan Furnitur untuk Gamer

Discussion about this post

Recent Updates

Ericsson x Mastercard

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
MDI Ventures

MDI Ventures Perkuat Sinergi Startup dengan BUMN untuk Maksimalkan Nilai Portofolio

18 Februari 2026
Aspire x Antler

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
TechCrunch Disrupt 2022

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Ericsson x Mastercard

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
MDI Ventures

MDI Ventures Perkuat Sinergi Startup dengan BUMN untuk Maksimalkan Nilai Portofolio

18 Februari 2026
Aspire x Antler

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
TechCrunch Disrupt 2022

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version