Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

57% UMKM Panen Pelanggan Baru Saat Pandemi

27 Juli 2020
in News
Reading Time: 1 min read
Jembatan Emas Gandeng Paxel Dukung Permodalan UMKM

Kolaborasi Paxel dan Jembatan Emas. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Mayoritas sektor usaha terpukul pandemi corona. Namun, berdasarkan riset Paxel, 57% Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berjualan online justru kebanjiran pelanggan baru. Riset itu dilakukan terhadap 650 UKM online di Indonesia selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berdasarkan riset bertajuk Paxel Buy & Send Insight 2020 itu didapati 91,2% responden bergerak di sektor makanan atau minuman, yang selama ini mengandalkan layanan pengiriman sehari sampai (sameday delivery) seperti Paxel. Sebanyak 20,9% UKM berjualan lebih dari dua tahun. Lalu, 24,2% beroperasi selama satu hingga dua tahun dan 44,9% kurang dari setahun.

“Hal itu dapat dipahami, karena 57,2% UKM mengaku terkendala ketika mendapat pesanan dadakan, namun perlu dikirim segera,” ujar COO Paxel Zaldy Ilham Masita dikutip dari siaran pers baru-baru ini.

Baca juga :   Transaksi Jet Commerce Jadi 16 Kali Lipat Saat 11.11

Tercatat, ada 15 kota yang paling sering menjadi tujuan pengiriman barang. Kota itu di antaranya Jakarta, Bandung, Bekasi, Tangerang, Surabaya, Bogor, Depok, Semarang, Malang, Yogyakarta, Denpasar, Solo, Makassar, Cimahi, dan Cibinong. Sebanyak 53,9% UKM mengaku omzetnya meningkat 10-40% karena menggunakan layanan sameday delivery. Sebab, barang yang dikirim secara cepat, dalam kondisi yang baik. Utamanya, produk kuliner.

“Tercatat 40,5% UKM lebih mengutamakan kecepatan pengiriman, bahkan mau berkompromi dengan ongkos kirim,” ujar Zaldy. Ia juga mengungkapkan, 58,1% responden memilih layanan Paxel. Salah satu alasannya, biaya pengiriman bersifat tetap (flat).

Berdasarkan riset itu, sebagian pelaku usaha menutup tokonya saat PSBB. Untuk bisa bertahan, 40% di antaranya mengurangi stok barang dan 16,1% efisiensi dari sisi karyawan. Selain itu, 52% responden mengubah strategis bisnisnya. Sebanyak 33,1% beralih menjual makanan beku dan 17,1% menjajakan beragam jenis kue. Dari sisi konsumen, 37,3% berbelanja secara normal saat pandemi Covid-19. Namun, 28,2% bertransaksi dengan nilai yang besar, tetapi jarang.
.

Baca juga :   Platform Penyedia Jasa Profesional Sejasa Raih Pendanaan Series A

STEVY WIDIA

Tags: PaxelPaxel Buy & Send Insight 2020UMKM
Previous Post

Kemenprin Dukung Akselerasi Kemampuan Digital di Apple Developer Academy

Next Post

Lead The Fest, Ajak Anak Muda Jadi Relawan Penerjemah Buku

Related Posts

Lazada
e-COMMERCE

Dorong Pemulihan Ekonomi Sumatra, Lazada Hadirkan Kanal Khusus Sumatra

7 Februari 2026
0
Indonesia Open Network (ION)
e-COMMERCE

Pemerintah Dorong UMKM Masuk Pasar Digital Lewat Indonesia Open Network (ION)

6 Februari 2026
0
Amartha
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Amartha Perkuat Layanan UMKM Akar Rumput Dan Kembangkan Dompet Digital

24 Januari 2026
0
Load More
Next Post
pemimpin masa depan

Lead The Fest, Ajak Anak Muda Jadi Relawan Penerjemah Buku

Tim Hydros UI Juara Kompetisi Kapal Hemat Energi Tingkat Dunia

Tim Hydros UI Juara Kompetisi Kapal Hemat Energi Tingkat Dunia

Sharing Career Alumni Telkom University Kali Ini Gandeng Indosat

Sharing Career Alumni Telkom University Kali Ini Gandeng Indosat

Discussion about this post

Recent Updates

Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version