Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ada 240 Aplikasi Langgar Kebijakan Iklan, Indonesia Peringkat Kedua Terbanyak

12 Oktober 2020
in News
Reading Time: 1 min read
Alphabet Inc

Alphabet Inc, perusahaan induk Google. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Peneliti keamanan Google, White Ops, mengungkap ada 240 aplikasi Android yang ternyata berperilaku tidak wajar, yakni menampilkan out-of-context ads. Pelanggaran atas kebijakan iklan Goolgle ini terbanyak terjadi di Brazil. Sementara Indonesia menduduki posisi kedua.
White Ops menamai grup ini RainbowMix. Mereka menyatakan telah mendeteksi tanda-tanda aktivitas pertama pada awal April lalu. Dalam situs resminya White Ops mengungkap Out-of-context ads merupakan iklan yang muncul di luar aplikasi atau saat pengguna sedang tidak membuka sebuah aplikasi. Iklan semacam ini dapat muncul sebagai pop-up bahkan memenuhi seluruh layar.

Google pun mengambil tindakan dengan menghapusnya. Ratusan aplikasi itu menampilkan iklan di luar konteks. Mereka tertangkap melanggar kebijakan. Iklan di luar konteks dikenal juga sebagai iklan di luar aplikasi. Ini adalah iklan seluler yang ditampilkan di luar aturan resmi. Mereka dapat muncul sebagai popup atau iklan layar penuh.

Iklan di luar konteks dilarang di Play Store sejak Februari lalu. Google bahkan sempat melarang lebih dari 600 aplikasi yang mengirim spam kepada pengguna dengan iklan mengganggu. Namun di tengah tindakan keras dan larangan, aplikasi lain yang menampilkan iklan di luar konteks terus ditemukan.

Sebagian besar aplikasi terkait dengan game, merupakan klon aplikasi yang sah, tetapi juga menyertakan komponen berbahaya yang disebut “com.timuz.a” kata yang bertanggung jawab menampilkan iklan di luar konteks yang menyesatkan.

White Ops mengungkapkan lebih dari 240 aplikasi mengumpulkan lebih dari 14 juta unduhan pada tahun ini saja. Seluruh operasi mencapai puncaknya pada Agustus lalu ketika menghasilkan lebih dari 15 juta tayangan iklan per hari.

Menurut telemetri White Ops, sebagian besar aplikasi diinstal oleh pengguna di seluruh Benua Amerika dan Asia. Mulai dari yang terbanyak adalah Brasil 20,8%, disusul Indonesia 19,7%, Vietnam 11,0%, Amerika Serikat 7,7%, Meksiko 6,2% dan Filipina 5,9%.

 

STEVY WIDIA

Tags: GoogleGoogle AdsRainbowMixWhite Ops
Previous Post

Kemenkop dan Shopee Bantu UMKM Fesyen Melalui ‘Adiwarna Nusantara’

Next Post

Aplikasi Belajar Online Jadi Alternatif Efektif untuk Persiapan Ujian

Related Posts

Google Kasih AI Plus Gratis 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Bisa Bantu Skripsi hingga Riset
Technology

Google Kasih AI Plus Gratis 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Bisa Bantu Skripsi hingga Riset

26 Agustus 2026
0
Google Gemini AI
Technology

Google sebut Indonesia Juara Kreatif AI di Asia Tenggara, Mampu Hasilkan 9 Juta Gambar per Hari

29 Juli 2026
0
Google hibah ION perdagangan digital
Digital Business

Dukung Perdagangan Digital Terbuka, Google Kucurkan Hibah US$1,5 Juta untuk Indonesia Open Network

27 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Seleksi Mahasiswa

Aplikasi Belajar Online Jadi Alternatif Efektif untuk Persiapan Ujian

insurtech

Transaksi Produk Asuransi di Tokopedia Tumbuh Lebih Dari 20 Kali Lipat

“Highway to A 100 Unicorns” Upaya Microsoft Dukung Startup di Asia Pasifik

“Highway to A 100 Unicorns” Upaya Microsoft Dukung Startup di Asia Pasifik

Discussion about this post

Recent Updates

strategi investasi MDI Ventures

MDI Ventures Ubah Strategi Investasi, Fokus ke AI Enterprise dan Aset Digital di Asia Tenggara

6 Oktober 2026
Pembiayaan Digital BRI Finance

Transaksi Mobile Banking Naik 47%, Penyaluran Pembiayaan Digital BRI Finance Tumbuh 65%

6 Oktober 2026
AC pintar teknologi AI

Teknologi AI Bikin AC Pintar Lebih Efisien Energi

6 Oktober 2026
Rekening Emas BRI

Rekening Emas BRI Tembus 3 Juta Rekening, Tumbuh 1.000% Lebih di BRImo

6 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
strategi investasi MDI Ventures

MDI Ventures Ubah Strategi Investasi, Fokus ke AI Enterprise dan Aset Digital di Asia Tenggara

6 Oktober 2026
Pembiayaan Digital BRI Finance

Transaksi Mobile Banking Naik 47%, Penyaluran Pembiayaan Digital BRI Finance Tumbuh 65%

6 Oktober 2026
AC pintar teknologi AI

Teknologi AI Bikin AC Pintar Lebih Efisien Energi

6 Oktober 2026
Rekening Emas BRI

Rekening Emas BRI Tembus 3 Juta Rekening, Tumbuh 1.000% Lebih di BRImo

6 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version