Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Agar Anak Bebas dari Bahaya Internet

29 April 2018
in News
Reading Time: 2 mins read
Agar Anak Bebas dari Bahaya Internet

Cara lain untuk menjaga anak dari bahaya Internet adalah dengan melakukan edukasi dan komunikasi. (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Membatasi waktu berinternet,bagaimanapun, tidak sepenuhnya membuat anak-anak bebas dari bahayanya Internet. Cara lain untuk menjaga anak dari bahaya Internet adalah dengan melakukan edukasi dan komunikasi.

Resiko tumbuh besar di dunia online tidak hanya satu-satunya hal yang membuat pusing para orang tua. Resiko lainnya adalah kekhawatiran akan waktu yang dihabiskan anak-anak berinternet. Oleh karena itu, sepertiga dari orang tua membatasi waktu anak-anaknya melakukan aktivitas online untuk melindungi mereka dari bahayanya.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Kaspersky Lab dan B2B International, sebanyak 33% dari orang tua merasa khawatir terhadap kecanduan Internet yang dialami oleh generasi muda karena ketergantungan mereka berinteraksi lewat Internet.

Baca juga :   UMKM Perlu Tingkatkan Daya Saing Produk Untuk Raih Ekspor

Dari riset itu juga tercatat, satu dari sepuluh (12%) anak di bawah umur 18 tahun telah mengalami kecanduan Internet. Sementara ketidakmampuan anak untuk memperlebar jarak mereka dengan dunia online menjadi kekhawatiran utama orang tua. Ini terlihat dari 36% orang tua mengkhawatirkan anak-anak melihat konten yang tidak pantas atau eksplisit. Dan, sebesar 32% khawatir anak-anak berkomunikasi dengan orang tidak dikenal.

Dengan persentase 51% orang tua merasa ancaman online kepada anak-anaknya semakin meningkat, jumlah waktu anak-anak melakukan kegiatan online merupakan faktor penting yang diperhatikan oleh orang tua agar mereka tetap terlindungi. Karena kekhawatiran ini, sebanyak 33% orang tua memberlakukan pembatasan waktu berselancar di Internet kepada anak-anaknya.

Baca juga :   Kaspersky Lab Jawara di Wuzhen Summit Awards 2016

Sejatinya, ada langkah lain yang para orang tua dapat ambil untuk meminimalkan risiko dan membantu anak-anaknya mendapatkan segi positif dari dunia dunia digital. Bagaimanapun, membatasi waktu berinternet tidak sepenuhnya membuat anak-anak bebas dari bahayanya Internet.

Dalam waktu 12 bulan, 44% dari anak-anak menghadapi paling sedikit satu ancaman online, dengan satu dari sepuluh anak mengakses konten yang tidak pantas (12%) atau berhadapan dengan software berbahaya dan virus (10%).

Oleh karena itu, opsi lain bagi orang tua agar dapat menjaga keamanan anak dalam menggunakan Internet adalah melalui edukasi. Lebih dari sepertiga (37%) orang tua secara rutin berbincang mengenai bahaya online dengan anak-anaknya. Dan, 31% mengawasi anak-anaknya selagi mereka melakukan aktivitas online, sehingga orang tua dapat memperingatkan jika ada kemungkinan muncul ancaman dan melengkapi langkah edukasi.

Baca juga :   Puluhan Ide Kreatif Dihasilkan Anak Muda Yogyakarta

“Orang tua ingin anak-anaknya tetap aman, tapi hanya dengan membatasi waktu mereka mengakses Internet bukanlah cara yang terbaik. Edukasi dan komunikasi berperan besar untuk memastikan anak-anak siap berinternet secara bertanggungjawab dan aman,” kata Dmitry Aleshin, VP Product Marketing, Kaspersky Lab.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: B2B Internationalbahaya InternetKaspersky Lab
Previous Post

Ramadan, XL Axiata Gelar Kampanye #JadiLebihBaik

Next Post

Telkom Kucurkan 50% Belanja Modal untuk Bisnis Seluler

Related Posts

serangan siber
News

Kaspersky Lab Blokir 50 Juta Infeksi Online di Indonesia

22 April 2019
0
Anak Muda Lebih Sering Mengumbar Privasi di Media Sosial
News

Satu Dari Tiga Orang Tidak Tahu Melindungi Privasi Online Mereka

20 April 2019
0
News

Indonesia Peringkat ke-6 Serangan Mobile Malware di Tahun 2018

16 Maret 2019
0
Load More
Next Post
RUPST Telkom Tahun Buku 2017  Payout Ratio 75%, Telkom Bagikan Dividen Rp16,6 Triliun

Telkom Kucurkan 50% Belanja Modal untuk Bisnis Seluler

TrueMoney Sasar Masyarakat Yang Tak Punya Rekening Bank

Sosialisasi Fintech, TrueMoney Roadshow di 5 Kota

Startup Indonesia Bertemu Investor Dari Silicon Valley di GVS 2018

Startup Indonesia Bertemu Investor Dari Silicon Valley di GVS 2018

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version