Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Alibaba Membuka Akses Bebas Teknologi Perlindungan Privasi

13 Mei 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
Alibaba Cloud

Alibaba Cloud Head Office. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Dengan kemunculan machine learning pada era digital saat ini, pengumpulan data pelatihan untuk merancang dan memodernisasi model AI semakin menjadi perhatian karena dalam prosesnya memiliki potensi pelanggaran ranah privasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, federated learning – cara komputasi untuk melindungi privasi – telah berkembang.

Hal ini mendorong Alibaba DAMO Academy, inisiatif penelitian global dari Alibaba Group, mengumumkan telah membuka akses source code platform Federated Learning mereka, FederatedScope. Ini adalah platform komprehensif yang memiliki paket yang mudah digunakan, untuk komunitas open-source.

“Dengan berbagi  teknologi Federated Learning yang kami kembangkan sendiri ini kepada komunitas open-source, kami berharap dapat mempromosikan penelitian dan penyebaran industri komputasi privacy-preserving di berbagai sektor, seperti perawatan kesehatan dan smart mobility yang biasanya melibatkan data pengguna yang bersifat sensitif dan memerlukan praktik perlindungan privasi yang ketat,” kata Bolin Ding, Research Scientist di Alibaba DAMO Academy dalam keterangan pers, Jumat (13/5/2022).

Baca juga :   33 Pengusaha Indonesia Lulus dari Pelatihan Alibaba Netpreneur Training 2022

Dia menjelaskan, Federated Learning akan mengoordinasikan tugas-mikro ke berbagai perangkat akhir, dan hasil pelatihan intermediate– bukan data mentah pengguna – disalurkan kembali ke server cloud untuk mengurangi masalah privasi. Namun, hal tersebut masih memungkinkan penganalisaan data dan machine learning tetap berjalan di berbagai perangkat.

Selain itu, dengan  pengimplementasian kerangka kerja event-driven terbaru, FederatedScope menghadirkan dukungan yang fleksibel dan serangkaian perangkat yang komprehensif, termasuk kumpulan dataset benchmark yang banyak, model architectures yang terkenal, algoritma federated learning paling mutakhir, fungsi penyetelan otomatis yang mudah digunakan, dan sistem antarmuka yang sederhana.

Ini memungkinkan peneliti dan developer dapat dengan cepat mendesain dan mengkustomisasi aplikasi federated learning berdasarkan fungsi khusus di berbagai bidang termasuk computer vision, natural language processing, speech recognition, graph learning, dan berbagai rekomendasi lainnya.

Baca juga :   Alibaba Group Ekspansi Pasar Australia dan Selandia Baru

Khususnya untuk perlindungan privasi, platform ini juga menawarkan teknologi mutakhir termasuk  differential privacy dan  multi-party computation untuk memenuhi persyaratan perlindungan privasi yang berbeda.

“Kami percaya komputasi perlindungan privasi merupakan tren yang penting dan esensial,” tambah Ding. “Melatih model AI tanpa mengorbankan privasi menjadi sangat krusial, dan itulah alasan kami telah mendedikasikan banyak sumber daya untuk mendorong penelitian akan federated learning. Kami berharap dengan membagikan source codes dan platform teknologi milik kami, kami dapat mendukung komunitas developer global dan mendorong lebih banyak inovasi di bidang yang terus berkembang ini,” paparnya.

Berdasarkan laporan Gartner, 60% organisasi skala besar diperkirakan setidaknya menggunakan satu atau lebih metode komputasi yang fokus pada penguatan privasi di tahun 2025.

Baca juga :   Pelaku Fintech Harus Memiliki Strategi Jitu Agar Tetap Bisa Bersaing

Awal tahun ini, Alibaba DAMO Academy juga mengungkapkan prediksi tentang tren berkembang saat ini yang akan berperan dalam membentuk industri teknologi di tahun-tahun mendatang, dan komputasi perlindungan privasi adalah salah satu dari 10 tren teratas. Menurut prediksi, dalam 3 tahun ke depan, kita berharap dapat menyaksikan peningkatan signifikan dalam kinerja dan interpretasi komputasi perlindungan privasi.

 

STEVY WIDIA

Tags: Alibaba DAMO AcademyAlibaba Groupmelindungi privasiplatform Federated Learning
Previous Post

Instagram Hadirkan Fitur NFT, Lahan Penghasilan Baru Kreator Konten

Next Post

Startup Finku Kantongi Pendanaan Awal Sebesar US$2,8 Juta

Related Posts

Wukong Alibaba AI
Technology

Wukong: Platform AI-Native Alibaba untuk Revolusi Produktivitas Perusahaan

27 Maret 2026
0
Alibaba Cloud Perbarui Ekosistem Kemitraan Global untuk Dorong Pertumbuhan Berbasis AI
News

Alibaba Cloud Perbarui Ekosistem Kemitraan Global untuk Dorong Pertumbuhan Berbasis AI

4 Desember 2024
0
Cianiao Jakarta
News

Cainiao Membuka Gudang Pertamanya di Jakarta Sebagai Bagian Perluasan cHub Regional

28 Juli 2023
0
Load More
Next Post
Co-founders Finku

Startup Finku Kantongi Pendanaan Awal Sebesar US$2,8 Juta

Pelita Air x tiketdotcom

Pelita Air Tunjuk tiket.com Sebagai Mitra OTA Penyedia Tiket

Acer Smart School Awards 2022

Dorong Penerapan Teknologi Pendidikan, Acer Smart School Awards 2022 Kembali Digelar Berhadiah Lebih dari Rp500 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version