Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News ANALYZE

Ada 4 Tren Pergeseran Di Industri Periklanan dan Media Usai Pandemi

8 April 2023
in ANALYZE
Reading Time: 2 mins read
Konten

Menonton konten video. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Seiring berakhir Pandemi Covid-19, selera dan perilaku konsumen terutama dalam hal mengonsumsi konten, iklan, dan kampanye pemasaran mengalami perubahan. Hasil analisis DoubleVerify mendapati 66% orang Indonesia sekarang menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengonsumsi konten setiap harinya, dibandingkan dengan sebelum pandemi.

DoubleVerify adalah platform perangkat lunak untuk pengukuran, data, dan analitik media digital. Temuan ini menyoroti interaksi dinamis antara konsumen, konten digital, dan periklanan di tengah perubahan ekonomi makro yang signifikan.

Mereka menganalisis wawasan dari sekitar 16.000 konsumen global, termasuk Indonesia, untuk memberikan pandangan, data, dan wawasan yang dibutuhkan oleh para profesional industri periklanan dan pemasaran seiring dengan pesatnya perkembangan industri ini.

Ada empat tren pergeseran utama dalam industri periklanan dan media, yang terdiri dari:

  1. Selera konsumen terhadap konten terus meningkat – Sebagian besar (66%) orang Indonesia sekarang menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengonsumsi konten setiap harinya, dibandingkan dengan sebelum pandemi, dan berharap untuk mengonsumsi lebih banyak konten YouTube (54%), Instagram (32%), dan TikTok (25%) dalam 12 bulan ke depan.
  2. Perhatian (attention) menjadi mata uang media baru dan mendorong keefektifan media– hampir 70% responden menyatakan bahwa iklan yang menarik minat mereka dalam lima detik pertama akan membuat mereka lebih cenderung memperhatikan video tersebut. Selain itu, responden juga mengakui lebih memperhatikan iklan video dengan durasi yang lebih pendek.
  3. Belanja online melonjak dan menghadirkan peluang baru bagi jenama – 63% responden melaporkan bahwa mereka membeli lebih banyak barang secara daring saat ini dibandingkan sebelum pandemi.
  4. Konsumen mengkhawatirkan penyebaran ujaran yang menghasut, termasuk misinformasi dan disinformasi. Konsumen juga memperhatikan nilai-nilai jenma, yang dapat berdampak pada loyalitas konsumen – Ketika suatu iklan terlihat terafiliasi dengan atau ditayangkan di samping konten yang mengandung misinformasi dan disinformasi, 55% responden mengaku cenderung tidak ingin membeli atau menggunakan kembali produk dari jenama tersebut.
Baca juga :   Indonesia Pengguna e-Commerce Terbesar di Asia Tenggara

Pergeseran mendasar dalam tren periklanan dan media ini mendorong munculnya peluang pertumbuhan baru selama momentum Ramadan dan Idul Fitri 2023.

Untuk memanfaatkan peluang-peluang di pasar tersebut, para pelaku industri juga dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Mengoptimalkan selera konsumen terhadap konten dengan menempatkan iklan dan kampanye di mana basis pengguna mereka berada.
  • Memanfaatkan konten yang menarik perhatian konsumen dalam waktu singkat
  • Masyarakat Indonesia gemar berbelanja, dan bulan Ramadan memberikan waktu tambahan bagi mereka untuk melakukannya
  • Pengiklan harus berhati-hati dalam meninjau di mana iklan mereka ditampilkan. Hindari situs web atau platform yang menyebarkan konten dengan sifat menghasut, serta misinformasi dan disinformasi, terutama sepanjang periode bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Baca juga :   Populix: Pertumbuhan Kendaraan Listrik di Indonesia Terhambat Infrastruktur Pengisian Baterai

 

STEVY WIDIA

Tags: DoubleVerifyiklankampanye pemasarankonsumsi konten
Previous Post

Platform 10×1000 Beri Sertifikat Fintech Bagi Pembelajar 5 Negara Termasuk Indonesia

Next Post

Siapkan Panduan untuk Kencan Online, Tinder Luncurkan School of Swipe

Related Posts

DoubleVerify - spcial commerce
e-COMMERCE

DoubleVerify: 52% Konsumen Indonesia Belanja via Social Commerce

12 Desember 2025
0
Media Quality
ANALYZE

Strategi Marketer untuk Memperkuat Media Quality

22 Desember 2023
0
twitter
News

Pendapatan Twitter Turun Dampak Perseteruan dengan Elon Musk

24 Juli 2022
0
Load More
Next Post
aplikasi kencan Tinder

Siapkan Panduan untuk Kencan Online, Tinder Luncurkan School of Swipe

Kinovation

Kinovation, Program Akselerator Untuk Startup D2C

Komang - Raim Laode

Pecahkan Rekor Spotify, Lagu “Komang” dari Raim Laode “Paling Banyak Diputar dalam Sehari”

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version