Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Analyze

GrabAds: 56% Orang Indonesia Berencana Bepergian ke Luar Negeri 

15 September 2023
in Analyze
Reading Time: 2 mins read
GrabAds - travel

GrabAds: 56% Orang Indonesia Berencana Bepergian ke Luar Negeri (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Minat orang-orang untuk melakukan perjalanan masih tinggi. Hal ini terungkap dari laporan terbaru yang dirilis platform periklanan GrabAds bertajuk SEA Travel Insights 2023.

Berdasarkan hasil survei, 72% pengguna Grab di Asia Tenggara berencana untuk bepergian ke luar negeri setidaknya sekali dalam 12 bulan mendatang. Di Indonesia, 56% pengguna ingin berpergian ke luar negeri, dengan 81% di antaranya berencana untuk melakukan setidaknya dua kali perjalanan dalam setahun mendatang.

Laporan tersebut menyoroti tiga destinasi luar negeri yang paling memikat hati masyarakat Indonesia:  Arab Saudi, Jepang, dan Korea Selatan. Di samping itu, Singapura, Thailand, dan Malaysia menjadi tiga negara di Asia Tenggara yang paling diminati.

Laporan tersebut juga menyodorkan sejumlah informasi tentang preferensi perjalanan, kebiasaan, dan perilaku traveling para konsumen di seluruh wilayah Asia Tenggara, yang dapat membantu pelaku bisnis untuk lebih baik dalam melakukan kegiatan iklan dan promosi usaha.

  1. Opsi ‘bebas stres’ jadi prioritas keluarga
Baca juga :   Konsumen Indonesia Lebih Memilih e-Commerce Lokal

Di tahun 2023, orang-orang lebih memilih untuk bepergian bersama keluarga. Sekitar 86% pengguna di Asia Tenggara merencanakan setidaknya satu perjalanan bersama keluarga atau kelompok. Di Indonesia, 71% lebih suka perjalanan bersama keluarga, 42% bersama pasangan, dan 25% berencana bepergian bersama teman.

  1. Perjalanan bisnis kembali bergairah 

Pelaku perjalanan bisnis menjadi bagian penting dalam survei ini. Sekitar 40% orang Asia Tenggara yang berencana bepergian berencana melakukan rata-rata 4 perjalanan bisnis dalam 12 bulan mendatang. Bagi mereka, dekat dengan transportasi umum dan restoran (57%) serta lingkungan yang aman (46%) menjadi prioritas saat memesan kamar.

  1. Para traveleringin menghindari ketidakpastian  

Setelah dua tahun terpengaruh pandemi, para traveler cenderung merencanakan perjalanan mereka dengan matang. Laporan ini menunjukkan bahwa 64% responden di Asia Tenggara mulai merencanakan agenda perjalanan setidaknya satu bulan sebelumnya untuk perjalanan jarak jauh (6 hingga 16 jam). Sekitar 52% orang Indonesia mengatakan bahwa anggaran mereka sudah ditetapkan beberapa minggu sebelum mereka berangkat ke luar negeri.

  1. Brandsebaiknya tidak melewatkan peluang untuk membuat program loyalitas.
Baca juga :   Kerja Jarak Jauh Jadi Solusi Menarik bagi Pencari Kerja di Asia Tenggara

Dikutip dari 2023 customer intelligence report, 9 dari 10 konsumen Asia Tenggara lebih suka berbelanja jika brand menawarkan program loyalitas. Namun, 78% dari penduduk Asia Tenggara belum terdaftar dalam program loyalitas hotel mana pun. Ini adalah kesempatan besar untuk mengedukasi calon traveler tentang program loyalitas hotel dan manfaat terkait, mungkin melalui strategi gamifikasi atau kampanye reward dengan daya tarik yang luas dan mekanisme penukaran yang mudah.

Data GrabAds menunjukkan lonjakan besar hingga 84% dalam minat bepergian internasional dibandingkan tahun sebelumnya.

Melinda Savitri, Country Marketing Head Grab Indonesia mengatakan, melihat tingginya minat wisatawan, platform seperti GrabAds dapat membantu pelaku bisnis perjalanan tetap unggul dengan menghubungkan brand dengan data internal Grab yang luas.

Baca juga :   BRI dan Traveloka Luncurkan Fitur Travel di Aplikasi BRImo

Menurutnya, melalui data hyperlocal yang didapat dari dari jutaan konsumen Grab dan termasuk di dalamnya data pelancong di Asia Tenggara, brand dan pengiklan dapat membangun hubungan yang mendalam dan jangka panjang dengan konsumen, mulai dari tahap pertimbangan, perencanaan, pemesanan, hingga akhirnya melakukan perjalanan.  

“Hal ini bisa dimulai dengan pendekatan sederhana seperti menjaga komunikasi sepanjang tahun dengan konsumen atau memanfaatkan saluran online ke offline untuk mempromosikan penawaran wisata terbaru,” kata Melinda.

 

HENNI S.

Tags: GrabAdsSEA Travel Insights 2023traveltren perjalanan
Previous Post

Program Talenta AI Indonesia, Bekali 100.000 Talenta Muda dengan Keterampilan AI

Next Post

Nexticorn dan Withersworldwide Fasilitasi Koneksi Global dalam Sektor Teknologi dan Investasi

Related Posts

Kementerian Pariwisata Hadirkan Kurator Digital Berbasis AI
AI & Cyber

Kementerian Pariwisata Hadirkan Kurator Digital Berbasis AI

2 Desember 2025
0
Minat Masyarakat Indonesia Untuk Perbarui Perangkat Digital Meningkat
Analyze

Minat Masyarakat Indonesia Untuk Perbarui Perangkat Digital Meningkat

12 Juni 2025
0
Pelancong
News

Jenius Permudah Traveller Kelola Keuangan Perjalanan

16 Juli 2024
0
Load More
Next Post
Nexticorn

Nexticorn dan Withersworldwide Fasilitasi Koneksi Global dalam Sektor Teknologi dan Investasi

Feedloop AI x Telkom Indonesia

Startup Feedloop AI dan Telkom Indonesia Kerja Sama Eksplorasi Produk Berbasis AI

Produk halal

Indonesia Basis Pembeli Produk Halal Terbesar di Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

Infobip - AgentOS

Infobip Luncurkan AgentOS, Solusi AI-Native untuk Otomatisasi Komunikasi Pelanggan

2 Maret 2026
Arcfra - Platform MaaS

Arcfra Luncurkan Neutree, Platform MaaS untuk Industrialisasi Operasional AI

2 Maret 2026
Co-founders Fabelio

Fabelio: Kisah Jatuh Bangun ‘IKEA Lokal’ dan Pelajaran di Balik Kebangkrutannya

2 Maret 2026
Strategi Shopee

Strategi Shopee dan Shopee Pay Integrasi Kampanye Ramadan

2 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Infobip - AgentOS

Infobip Luncurkan AgentOS, Solusi AI-Native untuk Otomatisasi Komunikasi Pelanggan

2 Maret 2026
Arcfra - Platform MaaS

Arcfra Luncurkan Neutree, Platform MaaS untuk Industrialisasi Operasional AI

2 Maret 2026
Co-founders Fabelio

Fabelio: Kisah Jatuh Bangun ‘IKEA Lokal’ dan Pelajaran di Balik Kebangkrutannya

2 Maret 2026
Strategi Shopee

Strategi Shopee dan Shopee Pay Integrasi Kampanye Ramadan

2 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version