Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Konsumen Indonesia Lebih Memilih e-Commerce Lokal

7 September 2021
in Headline, Industry
Reading Time: 1 min read
e-commerce

Pengguna e-commerce, Tokopedia. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hasil survei digital ‘Jakpat Special Report e-Commerce 1st Semester of 2021’ menyatakan, konsumen Indonesia lebih loyal terhadap e-commerce lokal. Survei ini diambil berdasarkan parameter Net Promotor Score (NPS), salah satu tolak ukur utama bisnis ecommerce dalam metrik loyalitas pelanggan.

Angka NPS dapat memprediksi kemungkinan seorang pelanggan membeli kembali dari penjual atau merekomendasikan langsung kepada teman. Dalam siaran pers, Senin (6/9/2021), Jakpat menyebut mereka melakukan survey terhadap 1.054 responden di 25 provinsi. Hasilnya Tokopedia menduduki tempat teratas, lalu disusul Shopee, Bukalapak, Lazada, dan JD.ID.

Selama periode semester I-2021, angka NPS Tokopedia sebesar 49% dari 567 responden. Hal ini menggambarkan bahwa sekitar 49% pengguna ecommerce karya anak bangsa memberikan rekomendasi ke konsumen lainnya.

Posisi kedua ada Shopee dengan NPS 42%, sedangkan tiga e-commerce lain yaitu Bukalapak Lazada dan JD.ID mendapat angka NPS yang sama yaitu 32%.

Yang menarik, sekitar 9% dari 837 responden Shopee tidak merekomendasikan untuk menggunakan platform ecommerce ini. Dengan parameter yang sama, ada 5% responden yang tidak merekomendasikan Tokopedia.

Ada tiga kategori respons dalam NPS, yaitu promotor yang memberikan rekomendasi ke konsumen lain. Kemudian passive yang tidak bersikap dan detractors adalah tipe responden yang tidak memberikan rekomendasi.

Survei Jakpat juga menyebutkan, dari 567 responden sebanyak 91% menyatakan puas dan sangat puas saat bertransaksi di Tokopedia. Tingkat kepuasan konsumen Tokopedia berada di level 4.41 dari skala 1-5.

Sebagai perbandingan, dari 837 responden, tingkat kepuasan Shopee berada di level 4.38 dari skala 1-5. Adapun Bukalapak yang baru sukses IPO, memiliki tingkat kepuasan 4.2 dari 204 responden.

Di tengah pandemi yang membatasi interaksi ini, sejumlah perusahaan ecommerce memiliki karakteristik produk yang paling laku yang tidak beda jauh. Di Tokopedia, Bukalapak dan JD.ID, produk terlaris adalah aksesoris ponsel, peralatan rumah tangga, pakaian, hobi dan koleksi serta perawatan tubuh.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceJakpat Spesial Report e-Commerce 1st Semester of 2021Net Promotor Score (NPS)
Previous Post

AWS Dorong Literasi Cloud Ke 200 Sekolah di Daerah

Next Post

GMV Pesan-Antar Makanan Diprediksi Mencapai Rp398 Triliun pada 2025

Related Posts

LazMall
Digital Business

Konsumen Makin Selektif, Penjualan Produk Asli di LazMall Naik 5 Kali Lipat

15 Juni 2026
0
Penjualan FMCG
Digital Business

Tembus US$2,36 Miliar, Penjualan FMCG di E-Commerce Indonesia Cetak Rekor Tertinggi

10 Juni 2026
0
Permendag PMSE Baru
Digital Business

Permendag PMSE Disahkan: e-Commerce, Ride-Hailing, dan OTA Kini Diatur Resmi

8 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Pesan-Antar Makanan

GMV Pesan-Antar Makanan Diprediksi Mencapai Rp398 Triliun pada 2025

Beasiswa BCA

Universitas Terbuka Siap Jaring 1 Juta Mahasiswa Baru

Segari

Segari, Beroleh Pendanaan Seri A Sebesar Rp 227,6 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

Laba bersih Bank Tata Asia

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

22 Juni 2026
Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

22 Juni 2026
IPOT eSports

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak ‘Pro Player’ Finansial

22 Juni 2026
AI dan efisiensi energi

Saat AI Bertumbuh Pesat, Industri Mulai Mencari Cara Agar Tetap Ramah Lingkungan

22 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laba bersih Bank Tata Asia

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

22 Juni 2026
Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

22 Juni 2026
IPOT eSports

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak ‘Pro Player’ Finansial

22 Juni 2026
AI dan efisiensi energi

Saat AI Bertumbuh Pesat, Industri Mulai Mencari Cara Agar Tetap Ramah Lingkungan

22 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version