Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News ANALYZE

Mayoritas Masyarakat Gunakan Teknologi Untuk Mendukung Produktivitas dan Efektivitas Kerjanya

19 Juni 2023
in ANALYZE
Reading Time: 2 mins read
zoom meeting

Mayoritas Masyarakat Gunakan Teknologi Untuk Mendukung Produktivitas dan Efektivitas Kerjanya  (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini dunia pekerjaan terus mengalami perubahan, terlebih dengan pengaruh dan perkembangan dari berbagai teknologi. Termasuk kecerdasan buatan (AI) yang ada saat ini menjadikan produktivitas kerja yang lebih tinggi dan meningkatkan efisiensi.

Berdasarkan laporan Populix bertajuk “Unveiling the Tech Revolution: How Technology Reshapes the Future of Work”, diketahui mayoritas masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan teknologi untuk menopang produktivitas dan efektivitas kerjanya.

“Merujuk pada hasil riset, mayoritas masyarakat Indonesia saat ini bekerja dengan menggunakan bantuan platform yang dapat membantu karyawan untuk saling terhubung satu sama lain dan membantu produktivitas mereka. Cukup terhubung dengan internet masyarakat bisa bekerja dari mana saja dengan mudah. Kehadiran platform kecerdasan buatan juga membantu karyawan dalam meningkatkan kreativitas. Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat mengikuti berbagai pelatihan dengan mudah dan murah,” ujar Co-Founder dan CEO Populix, Timothy Astandu, Senin (19/6/2023).

Baca juga :   11 Anak Muda Raih SATU Indonesia Awards 2020

Menurut laporan itu, platform yang banyak digunakan oleh masyarakat secara pribadi untuk mendukung produktivitas mereka adalah Zoom (77%), Google Workspace (54%), Microsoft Teams (30%), dan Skype (24%). Berikutnya, platform yang banyak digunakan oleh perusahaan adalah Zoom (68%), Google Workspace (49%), Microsoft Teams (31%), dan Google Product (19%).

Selanjutnya, 45% masyarakat saat ini juga menggunakan platform berbasis AI untuk menunjang efektivitas pekerjaan, seperti ChatGPT (52%), dan Copy.ai (29%). Platform tersebut banyak digunakan oleh masyarakat karena terdapat tools untuk bekerja (75%), banyak template untuk pekerjaan lainnya (53%), dan membantu mencari ide (44%). Penggunaan platform-platform tersebut juga diwajibkan oleh kantor, institusi, dan kampus untuk digunakan (26%).

Riset tersebut juga mengungkapkan bahwa 73% masyarakat saat ini bekerja sesuai dengan passion mereka. Walaupun demikian, masyarakat terus ingin meningkatkan kemampuan mereka di berbagai bidang lainnya agar dapat bersaing dengan kondisi kerja masa depan. Sebanyak 8 dari 10 masyarakat tertarik untuk mengikuti kegiatan yang dapat mendukung pengembangan keahlian seperti public speaking (46%), entrepreneurship (45%), digital marketing (44%), data analysis (42%), dan communication skill (40%).

Baca juga :   MediaTek Fokus Kembangkan AI dan Perkuat Kemitraan Lokal

Sementara itu, Gen Z lebih tertarik untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang public speaking, sedangkan milenial dan generasi tua lebih tertarik untuk meningkatkan kemampuan di bidang entrepreneurship. Untuk mengembangkan kemampuannya masyarakat tidak ragu untuk mencari dan mengikuti pelatihan secara pribadi seperti pelatihan online (76%), pelatihan offline (54%), dan pelatihan yang dilakukan oleh komunitas (48%).

Ruangguru merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengikuti berbagai pelatihan (42%). Diikuti oleh Brainly (32%), Canva Design School (30%), dan Coursera (22%). Dengan budget yang dikeluarkan berkisar Rp50.000-100.000 untuk setiap sesinya.

Sementara itu, perusahaan juga melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kemampuan karyawannya seperti melakukan pelatihan secara internal (58%), menggunakan aplikasi (52%), dan vendor training (27%). Beberapa aplikasi pelatihan yang digunakan oleh perusahaan adalah Ruangguru (44%), Brainly (30%), dan Canva Design School (28%).

Baca juga :   Lima Tradisi Ramadan yang Bisa Dimanfaatkan untuk Menaikkan Omzet Jualan

Beberapa topik pelatihan yang banyak diminati karyawan pada pelatihan internal adalah public speaking (46%), communication skill (41%), entrepreneurship (36%), data analysis (35%), digital marketing (34%), dan leadership (32%). Melalui pelatihan karyawan berharap setelahnya dapat mempermudah pekerjaan (78%), memperluas koneksi (62%), menambah portofolio (57%), mendapatkan kenaikan gaji (47%) dan mendapatkan promosi jabatan (43%). (*AMBS)

 

Tags: kecerdasan buatan (AI)produktivitas dan efektivitas kerjateknologi
Previous Post

Industri Keuangan Perlu Punya Strategi Komunikasi Yang Tepat Untuk Tingkatkan Pengalaman Pelanggan

Next Post

Peroleh Pendanaan Awal, Startup D2C Claude Akan Perkuat Pasar

Related Posts

Batik Keris
FEATURES

Batik Keris Terapkan Strategi “Heritage Tech” Untuk Tetap Relevan

7 Februari 2026
0
Nexeed Teknologi Industri 4.0, Permudah Visualisasikan Data Manufaktur Otomotif
AI & CYBER

Kecerdasan Buatan dan Otomatisasi Diproyeksi Dominasi Sektor Industri dan Publik Pada 2026

29 Desember 2025
0
Edi Suwanto
FEATURES

Edi Suwanto, Kecerdasan Buatan, dan Gelombang Baru Inklusi Digital

10 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Christie Johana - Ttommy S Budihardjo

Peroleh Pendanaan Awal, Startup D2C Claude Akan Perkuat Pasar

Citilink x airasia Superapp

Kini, Maskapai Citilink Indonesia Tersedia di airasia Superapp

Vidio x Bangkit

Vidio Membuka 250 Lowongan Magang Bagi Para Lulusan Bangkit

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version