Kamis, 8 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Analyze

Rencana Menuju Net Zero Telah Disusun, Namun Transisinya Harus Dipercepat

16 Oktober 2023
in Analyze
Reading Time: 2 mins read
net zero

Rencana Menuju Net Zero Telah Disusun, Namun Transisinya Harus Dipercepat. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan-perusahaan di seluruh sektor dan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, berkomitmen untuk mencapai net-zero, dan mereka telah mulai melaksanakan rencana transisi jangka pendek. Namun masih ada tantangan untuk dapat mempercepat hal ini, di mana pemerintah dan swasta sama-sama berperan penting.

Hal itu terungkap dari hasil survei Zurich Indonesia bertajuk Survei Sustainability Executives yang dilakukan di 15 negara dengan mengumpulkan tanggapan dari hampir 700 pejabat eksekutif mengenai dorongan strategi mereka saat ini dan yang telah direncanakan perusahaan terkait mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Di enam sektor industri, pada tingkat global, survei ini menemukan bahwa sebagian besar lembaga keuangan dan perusahaan energi telah memiliki rencana langkah net-zero (masing-masing 88% dan 85%). Sektor-sektor ini sangat penting untuk memfasilitasi aksi mitigasi yang lebih luas dan telah menjadi fokus kebijakan publik. Sektor industri manufaktur berat, barang konsumsi, dan pertanian juga tidak ketinggalan dengan persentase sedikit di bawah 80%. Yang paling jauh adalah sektor transportasi dimana hanya 37% yang menyatakan bahwa mereka telah menyiapkan rencana.

Baca juga :   Zurich Indonesia Cetak Kinerja Solid, Premi Tumbuh di Seluruh Lini Bisnis

Di Indonesia sendiri, ditemukan bahwa perusahaan-perusahaan menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perubahan iklim dengan 100% responden menyatakan telah memiliki rencana transisi dan 97% telah menetapkan target untuk mengurangi emisi karbon ke net-zero. Hal ini terutama didorong oleh advokasi dari investor dan dorongan untuk mendapatkan keuntungan bisnis.

Budi Darmawan, Sustainability Country Lead Zurich di Indonesia mengatakan, pihaknya melakukan riset ini untuk memberikan wawasan penting tentang bagaimana berbagai perusahaan di berbagai wilayah dan sektor melakukan pendekatan terhadap perubahan iklim, perkembanganya, tantangannya, dan bagaimana kita dapat mempercepat transisi menuju net-zero.

“Kami melihat perubahan iklim sebagai salah satu risiko paling kompleks di zaman ini karena ini merupakan risiko lintas negara, lintas generasi, serta merupakan masalah yang saling ketergantungan dengan dampak terhadap seluruh sektor industri,” kata Budi, Senin (16/10/2023).

Selain menyoroti bidang-bidang yang sudah mulai menunjukkan momentum positif, survei ini juga menyoroti sejumlah tantangan utama. Secara global, hambatan terbesar dalam mengembangkan rencana net-zero – yang disebutkan oleh 50% perusahaan secara keseluruhan – adalah biaya dan skala modal. Hal ini diikuti oleh tiga hambatan terkait, yaitu kurangnya solusi teknologi yang memadai, tantangan regulasi, dan kesulitan dalam pengukuran dan pemantau dampak.

Baca juga :   Teknologi ACX Dukung Bursa Karbon Indonesia, IDXCarbon

Sejalan dengan temuan pada tingkat global, tantangan utama dalam mengembangkan rencana di Indonesia adalah kurangnya solusi teknologi yang memadai serta biaya dan skala modal; namun kurangnya keterampilan juga disebut sebagai salah satu dari tiga tantangan utama yang dihadapi oleh para pimpinan keberlanjutan di Indonesia. Industri asuransi juga dilihat mampu mendukung perusahaan-perusahaan dalam berbagai langkah transisi menuju net-zero, di mana 77% level pimpinan di Indonesia meminta dukungan terkait kebijakan dan 67% meminta bantuan terkait manajemen risiko.

Laporan ini menyimpulkan bahwa diperlukan lebih banyak lagi dukungan investasi dan insentif untuk membantu perusahaan-perusahaan, baik besar maupun kecil, dalam menanggung biaya investasi teknologi untuk memenuhi ambisi ini, seperti beralih ke energi terbarukan, armada kendaraan listrik, memperbarui bangunan agar hemat energi, dan mendukung pendataan dan pengukuran.

Untuk inovasi-inovasi yang terukur dan aplikasi yang cepat, dibutuhkan kolaborasi antar pelaku industri serta pemerintah-swasta dalam penelitian dan pendanaan. Para penulis berpendapat bahwa kombinasi insentif keuangan dan mandat pemerintah merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan skala teknologi dan merekomendasikan tiga langkah prioritas, yaitu menciptakan kepastian dalam kebijakan, membuka aliran pendanaan dan inisiatif ekonomi; serta untuk melakukan mempercepat inovasi (turbo-charge).

“Perubahan iklim merupakan isu yang memerlukan tindakan segera dan kolaborasi yang kuat. Kami berkomitmen untuk memimpin langkah mengatasi perubahan iklim, Zurich akan terus berperan aktif dalam mencari solusi dan berkolaborasi dengan para pelaku bisnis juga komunitas untuk mendorong dampak yang penting,” tutup Budi.

Baca juga :   4 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Indonesia Spice Up the World

 

HENNI S.

Tags: net-zeroSustainability ExecutivesTransisi EnergiZurich Indonesia
Previous Post

Startup Proptech AMODA Peroleh Pendanaan Awal yang Dipimpin East Ventures

Next Post

Aplikasi EvolveGo, Solusi Kota Cerdas Terintegrasi Karya Mahasiswa ITS

Related Posts

Zurich Indonesia
News

Zurich Indonesia Cetak Kinerja Solid, Premi Tumbuh di Seluruh Lini Bisnis

26 November 2025
0
Global Youth Statement Serukan Perubahan Arah Kebijakan Iklim Global
Headline

Global Youth Statement Serukan Perubahan Arah Kebijakan Iklim Global

11 November 2025
0
Zurich Entrepreneurship Program Fase II Siap Jaring 16.900 Siswa Jadi Wirausaha Muda
Headline

Zurich Entrepreneurship Program Fase II Siap Jaring 16.900 Siswa Jadi Wirausaha Muda

12 September 2025
0
Load More
Next Post
Aplikasi EvolveGo

Aplikasi EvolveGo, Solusi Kota Cerdas Terintegrasi Karya Mahasiswa ITS

airasia Superapp x World Travel Tech Awards 2023

airasia Superapp Dinobatkan Sebagai Aplikasi Pemesanan Perjalanan Terbaik di Asia

IM3 Pesta Hadiah

Pertahankan Loyalitas dan Pikat Pelanggan Baru, IM3 Siapkan 2.024 Hadiah

Discussion about this post

Recent Updates

startup Xurya

Perkuat Investasi Energi Surya Indonesia, BII Komitmen Pendanaan Iklim £308 Juta di Asia Tenggara

8 Januari 2026
maucash

Maucash Resmi Tutup Operasional, OJK Setujui Pengembalian Izin Usaha

8 Januari 2026
pembayaran pajak digital

Pemerintah Perluas Kewajiban Pelaporan Pajak Ekonomi Digital, E-Wallet dan Kripto Masuk Skema DJP

8 Januari 2026
Cofounder Pintarnya

Pintarnya Kantongi Fasilitas Kredit Rp235 Miliar dari January Capital, Dorong Ekspansi Layanan Keuangan

8 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
startup Xurya

Perkuat Investasi Energi Surya Indonesia, BII Komitmen Pendanaan Iklim £308 Juta di Asia Tenggara

8 Januari 2026
maucash

Maucash Resmi Tutup Operasional, OJK Setujui Pengembalian Izin Usaha

8 Januari 2026
pembayaran pajak digital

Pemerintah Perluas Kewajiban Pelaporan Pajak Ekonomi Digital, E-Wallet dan Kripto Masuk Skema DJP

8 Januari 2026
Cofounder Pintarnya

Pintarnya Kantongi Fasilitas Kredit Rp235 Miliar dari January Capital, Dorong Ekspansi Layanan Keuangan

8 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version