Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News ANALYZE

Vertiv Ungkap 5 Tren Inovasi Pusat Data 2026, AI Dorong Densitas Daya hingga Liquid Cooling Adaptif

13 Januari 2026
in ANALYZE
Reading Time: 2 mins read
Vertiv

Vertiv Ungkap 5 Tren Inovasi Pusat Data 2026, AI Dorong Densitas Daya hingga Liquid Cooling Adaptif (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Inovasi pusat data global terus mengalami percepatan seiring meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Hal ini terungkap dalam laporan terbaru Vertiv Frontiers yang dirilis oleh Vertiv, perusahaan penyedia infrastruktur digital kritis.

Chief Product and Technology Officer Vertiv, Scott Armul, menyatakan bahwa industri pusat data tengah mengalami transformasi besar dalam aspek desain, pembangunan, hingga operasional.

“Industri pusat data berkembang pesat sebagai respons terhadap tuntutan kepadatan daya dan kecepatan implementasi yang dibutuhkan oleh pabrik AI,” ujar Armul, dikutip Selasa (13/1/2026).

Ia menambahkan, kekuatan lintas teknologi seperti densifikasi ekstrem mendorong lahirnya arsitektur daya baru, termasuk daya DC bertegangan tinggi serta teknologi pendinginan cair canggih, guna mendukung pusat data berskala gigawatt yang krusial bagi pengembangan AI.

Laporan Vertiv Frontiers melanjutkan dan memperluas prediksi tren pusat data Vertiv tahun sebelumnya. Dokumen ini mengidentifikasi empat faktor makro utama yang mendorong inovasi pusat data global, yakni:

  • Densifikasi ekstrem akibat beban kerja AI dan high-performance computing (HPC)
  • Skala gigawatt dengan kecepatan tinggi, di mana pusat data dibangun lebih cepat dan dalam skala masif
  • Pusat data sebagai unit komputasi terpadu, bukan sekadar fasilitas fisik
  • Diversifikasi silikon, yang menuntut infrastruktur adaptif terhadap berbagai jenis chip dan arsitektur komputasi
Baca juga :   Rumah123: Generasi Muda Makin Berminat Memiliki Rumah

Faktor-faktor tersebut kemudian membentuk lima tren utama yang mempengaruhi lanskap pusat data global.

1. Peningkatan Daya untuk AI. Meningkatnya kepadatan rak akibat beban kerja AI mendorong pergeseran dari sistem distribusi daya AC/DC hibrida menuju arsitektur DC bertegangan tinggi. Pendekatan ini dinilai lebih efisien dengan mengurangi tahapan konversi daya, arus listrik, dan ukuran konduktor, serta didukung oleh pembangkitan daya di lokasi dan microgrid.

2. AI Terdistribusi. Vertiv menilai AI akan semakin krusial bagi dunia usaha, namun penerapan inferensi AI akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi. Industri dengan regulasi ketat seperti keuangan, pertahanan, dan kesehatan diperkirakan akan mengandalkan private dan hybrid AI berbasis pusat data on-premises, dengan dukungan sistem daya dan pendinginan cair yang fleksibel dan berskala tinggi.

Baca juga :   4 Alasan Pentingnya Memiliki Dana Darurat di Masa Ketidakpastian

3. Akselerasi Autonomi Energi. Tantangan ketersediaan listrik mendorong pusat data AI untuk berinvestasi pada pembangkitan energi di lokasi, termasuk turbin gas alam. Strategi seperti Bring Your Own Power and Cooling diprediksi menjadi bagian penting dari rencana autonomi energi jangka panjang.

4. Desain dan Operasi Berbasis Digital Twin. Pusat data AI yang kompleks kini semakin mengandalkan digital twin untuk memetakan, merancang, dan mengoperasikan fasilitas secara virtual. Pendekatan ini memungkinkan integrasi infrastruktur TI dan digital kritis sebagai unit komputasi modular, sekaligus memangkas time-to-token hingga 50%.

5. Adaptive Liquid Cooling yang Tangguh. Adopsi liquid cooling semakin meluas seiring meningkatnya beban kerja AI. Di sisi lain, AI juga dimanfaatkan untuk mengoptimalkan sistem pendinginan cair agar lebih adaptif dan tangguh, termasuk dalam memprediksi kegagalan serta meningkatkan reliabilitas perangkat keras bernilai tinggi.

Baca juga :   Untuk Mempertajam Komunikasi Bisnis, Perhatikan Beberapa Hal Ini

Vertiv menilai kelima tren ini akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan pusat data generasi berikutnya, sekaligus mendukung pertumbuhan AI secara berkelanjutan di berbagai sektor industri. (*AMBS)

 

Tags: densitas dayaLiquid Cooling AdaptifVertiv Frontiers
Previous Post

Agoda Luncurkan Booking Form Bot Berbasis AI untuk Permudah Proses Pemesanan

Next Post

Indofood hingga BCA Masuk Jajaran Perusahaan Paling Bahagia di Indonesia

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
perusahaan paling bahagia

Indofood hingga BCA Masuk Jajaran Perusahaan Paling Bahagia di Indonesia

CES 2026 Innovation Awards

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

CEO dan Founder InDrive Arsen Tomsky

Hadapi Persaingan Layanan Transportasi Online, inDrive Jajaki Bisnis Baru

Discussion about this post

Recent Updates

CEO dan Founder InDrive Arsen Tomsky

Hadapi Persaingan Layanan Transportasi Online, inDrive Jajaki Bisnis Baru

13 Januari 2026
CES 2026 Innovation Awards

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
perusahaan paling bahagia

Indofood hingga BCA Masuk Jajaran Perusahaan Paling Bahagia di Indonesia

13 Januari 2026
Vertiv

Vertiv Ungkap 5 Tren Inovasi Pusat Data 2026, AI Dorong Densitas Daya hingga Liquid Cooling Adaptif

13 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
CEO dan Founder InDrive Arsen Tomsky

Hadapi Persaingan Layanan Transportasi Online, inDrive Jajaki Bisnis Baru

13 Januari 2026
CES 2026 Innovation Awards

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
perusahaan paling bahagia

Indofood hingga BCA Masuk Jajaran Perusahaan Paling Bahagia di Indonesia

13 Januari 2026
Vertiv

Vertiv Ungkap 5 Tren Inovasi Pusat Data 2026, AI Dorong Densitas Daya hingga Liquid Cooling Adaptif

13 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version