Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Aplikasi Belanja Online Indonesia Teratas

18 Januari 2017
in News
Reading Time: 1 min read
aplikasi e-commerce

(Foto : Ilustrasi/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Aplikasi e-Commerce Indonesia berhasil melampaui posisi situs e-Commerce milik asing, seperti Amazon dan eBay. Tokopedia berada di urutan teratas dengan persentase 50,7 persen. Posisi selanjutnya disusul oleh aplikasi Lazada (46,7%) dan Bukalapak (39,7%). Ketiga e-Commerce tersebut sudah melampaui trafik sekaligus ranking e-commerce asing, yakni Amazon, Alibaba, dan eBay.

Hal itu berdasarkan survei Sharing Vision, kerja sama antara Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Seluruh Indonesia (APJII).

Chief Sharing Vision, Dimitri Mahayana menyebutkan total page view (PV) Bukalapak per harinya mencapai 7,76 juta, sedangkan Tokopedia berkisar 7,58 juta. Sementara OLX hanya 1,43 juta PV dan Lazada 975.000 PV per hari.

Baca juga :   Tokopedia Bertransformasi Jadi Perusahaan Teknologi

“Data kami juga mencatat jumlah merchant Bukalapak akhir tahun lalu sudah 510.000 unit dan Tokopedia 500.000 unit. Sementara Elevania hanya 160.000 dan Lazada 40.000 merchant,” kata Dimitri belum lama ini di Bandung, Jawa Barat.

Jumlah produk yang ditawarkan merchant Tokopedia mencapai 12 juta, Bukalapak (7,8 juta unit), Elevenia (4 juta unit), dan Blanja.com (3 juta unit).

Ketua Umum Mastel, Kristiono menambahkan aplikasi mobile di kategori media sosial masih didominasi produk asing seperti Instagram (82,6%), Facebook (66,5%), dan Path (49,6%). Sementara, aplikasi pesan instan paling sering digunakan adalah Line (90,5%), WhatsApp (79,3%) dan BBM (33,1%).

“Untuk kategori navigasi paling banyak digunakan adalah Google Maps (91,6%) dan Waze (41,4%). Namun di kedua kategori itu, tidak satupun aplikasi buatan dalam negeri,” katanya.

Baca juga :   Lazada Perkuat Kanal Beauty Enthusiast Dengan Ragam Jenama Parfum

Pihaknya tak menyangka sebagian besar responden (98%) berminat menggunakan ponsel dan aplikasi dalam negeri sebagai tanda masih ada keinginan kemandirian produk digital.

STEVY WIDIA

Tags: Amazonbelanja onlineBukalapake-commerceeBayLazadaTokopedia
Previous Post

GN 1000 Startup Digital di Semarang Masuk Tahap Workshop

Next Post

Faiz Sadad : Tumbuhkan Semangat Kreativitas Lewat Bokumi

Related Posts

Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026
e-COMMERCE

E-commerce Indonesia Masuk Babak Confident Commerce di 2026

17 Januari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
ANALYZE

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi
e-COMMERCE

Dorong Pertumbuhan Creator Economy, Lazada Perkuat Ekosistem Afiliasi

7 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Faiz Sadad : Tumbuhkan Semangat Kreativitas Lewat Bokumi

Faiz Sadad : Tumbuhkan Semangat Kreativitas Lewat Bokumi

Pemenang Kompetisi Bisnis Startup Makanan Dapat Investasi Rp 15 M

Pemenang Kompetisi Bisnis Startup Makanan Dapat Investasi Rp 15 M

Potensi IKM Maluku Utara Perlu Dikembangkan

Potensi IKM Maluku Utara Perlu Dikembangkan

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version