Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News AI & Cyber

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
in AI & Cyber
Reading Time: 2 mins read
Ancaman Siber Berbasis Web

Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025 (Foto : istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Secara keseluruhan, 22,4% pengguna internet di Indonesia menghadapi ancaman online selama periode Januari–Desember 2025. Perusahaan keamanan siber Kaspersky mencatat lebih dari 14,9 juta serangan siber berbasis web terdeteksi dan berhasil diblokir di Indonesia sepanjang tahun lalu. Jumlah tersebut setara dengan 40.848 upaya serangan siber online per hari.

General Manager ASEAN dan Asia Emerging Countries (AEC) Kaspersky Simon Tung mengatakan, Indonesia kini menjadi salah satu pasar sasaran utama dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Apalagi data Oxford Insights, tingkat kesiapan Indonesia dalam penggunaan AI telah mencapai 65,85%, terutama di sektor pemerintahan dan pengelolaan data.

“Namun, pertumbuhan pesat ekosistem digital dan adopsi AI tersebut tidak hanya membawa peluang, tetapi juga memicu peningkatan skema kejahatan siber yang semakin kompleks. Keamanan siber menjadi aspek krusial yang harus dipertimbangkan dalam implementasi AI. Tim TI perlu memiliki kapabilitas operasi keamanan yang memadai untuk memantau dan merespons ancaman secara proaktif,” kata Simon, dikutip Selasa (3/3/2026).

Baca juga :   Masuki Era AI-Native, NTT DATA Dirikan AIVista

Selain itu, Simon menekankan perlindungan data pribadi harus menjadi prioritas utama, baik bagi individu maupun organisasi. Ia juga menilai kebijakan dan regulasi perlindungan data yang jelas menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertahanan keamanan siber yang solid.

“Faktor-faktor ini saling memperkuat dalam membangun sistem pertahanan keamanan yang komprehensif,” katanya.

Simon menjelaskan serangan melalui browser masih menjadi metode utama dalam penyebaran malware. Pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan kerentanan pada peramban dan plugin-nya melalui teknik drive-by download, serta mengombinasikannya dengan rekayasa sosial untuk menembus sistem korban.

Simon memperkirakan tahun 2026 akan diwarnai oleh peningkatan serangan siber yang semakin canggih, dengan AI menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai risiko baru.

Baca juga :   Google Hapus Aplikasi Antivirus Kaspersky dari Play Store

Menurutnya, AI tidak hanya dimanfaatkan oleh pihak bertahan (defenders) untuk mendeteksi anomali secara lebih cepat, tetapi juga oleh pelaku kejahatan siber untuk memetakan target, menyelidiki infrastruktur, serta menghasilkan konten berbahaya yang semakin meyakinkan.

“Oleh karena itu, kami terus menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi serta pembangunan pertahanan terbaik melalui solusi keamanan yang andal, baik untuk pengguna individu maupun pelaku usaha di Indonesia,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Ancaman Siber Berbasis Webkaspersky
Previous Post

Samsung Galaxy S26 Series Tingkatkan Kemampuan AI Untuk Dukung Rutinitas dan Kreativitas

Next Post

JULO Gandeng Ringkas Dorong Literasi KPR, Edukasi Masyarakat Kelola Kredit Sehat

Related Posts

Penipuan Secara Mandiri
Analyze

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar
BizTech

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
0
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih
AI & Cyber

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
0
Load More
Next Post
JULO x Ringkas

JULO Gandeng Ringkas Dorong Literasi KPR, Edukasi Masyarakat Kelola Kredit Sehat

RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

Discussion about this post

Recent Updates

RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

3 Maret 2026
JULO x Ringkas

JULO Gandeng Ringkas Dorong Literasi KPR, Edukasi Masyarakat Kelola Kredit Sehat

3 Maret 2026
Ancaman Siber Berbasis Web

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
Samsung Galaxy S26 Series

Samsung Galaxy S26 Series Tingkatkan Kemampuan AI Untuk Dukung Rutinitas dan Kreativitas

3 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

RoboDog, Inovasi Yang Buktikan Implementasikan Jaringan 5G Berbasis AI

3 Maret 2026
JULO x Ringkas

JULO Gandeng Ringkas Dorong Literasi KPR, Edukasi Masyarakat Kelola Kredit Sehat

3 Maret 2026
Ancaman Siber Berbasis Web

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
Samsung Galaxy S26 Series

Samsung Galaxy S26 Series Tingkatkan Kemampuan AI Untuk Dukung Rutinitas dan Kreativitas

3 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version