youngster.id - Perusahaan produk dan riset AI, DeepL, mengumumkan ketersediaan umum (general availability) layanan terbarunya, DeepL Voice API, yang memungkinkan pengembang mengintegrasikan fitur transkripsi dan terjemahan suara secara real-time ke dalam aplikasi.
DeepL Voice API memungkinkan bisnis melakukan streaming audio dan menerima transkripsi dalam bahasa sumber, sekaligus terjemahan hingga ke lima bahasa tujuan. Layanan ini ditujukan untuk meningkatkan komunikasi multibahasa, khususnya bagi perusahaan yang mengandalkan komunikasi lisan seperti contact center dan penyedia business process outsourcing (BPO).
Teknologi ini membantu agen layanan pelanggan melayani pengguna dalam berbagai bahasa tanpa harus memindahkan panggilan ke agen lain atau beralih ke komunikasi tertulis. Selain itu, hasil transkripsi dan terjemahan dapat digunakan untuk keperluan evaluasi kualitas layanan dan pelatihan tim.
“Ketika pelanggan menghubungi layanan pelanggan, mereka biasanya sedang menghadapi masalah penting. Hambatan bahasa sering kali menciptakan pengalaman negatif. Dengan komunikasi real-time dalam berbagai bahasa, contact center dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi operasional,” ujar Gonçalo Gaiolas, Chief Product Officer DeepL, Selasa (3/2/2026).
DeepL juga membuka program akses awal selama enam minggu mulai pertengahan Februari untuk fitur voice-to-voice translation, yang memungkinkan agen mendengar terjemahan audio secara langsung saat berbicara dengan pelanggan dalam bahasa pilihan mereka.
Peluncuran DeepL Voice API diharapkan membantu perusahaan memperluas jangkauan bahasa layanan tanpa harus menambah staf khusus bahasa tertentu, sekaligus menekan biaya operasional dan meningkatkan pengalaman pelanggan. (*AMBS)















Discussion about this post