Baparekraf Gelar Festival Industri Game Secara Virtual

Baparekraf Gelar Festival Industri Game Secara Virtual 1

The Pillar, tim esport besutan Ariel Noah. (Foto: istimewa)

youngster.id - Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) akan menggelar festival industri game bertajuk Baparekraf Game Prime 2020 pada 1-5 Agustus 2020. Festival ini akan dilaksanakan online dan diikuti oleh tim game profesional termasuk tim esport bentukan Ariel Noah dan Reza Arap.

Selama lima hari, Game Prime 2020 bakal menghadirkan sejumlah acara menarik, mulai Indie Game Exhibition, Masterclass and Webinar untuk pengembang game, Werewolf dan Tebak Gambar bersama influencer, dan turnamen PUBG Mobile Tournament.

“Baparekraf Game Prime bertujuan untuk meningkatkan kualitas developer game Indonesia melalui pertukaran ilmu dengan developer dan pelaku industri game internasional,” jelas Josua Puji Mulia Simanjuntak, Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, dalam konferensi virtual pada Rabu (29/7/2020).

Josua Puji Mulia Simanjuntak berharap, ajang ini mampu meningkatkan exposure dari game-game lokal agar bisa diketahui lebih banyak oleh masyarakat luas, sehingga game buatan anak negeri bisa bersaing dengan game internasional.

Khusus kompetisi, penyelenggara mengundang 14 tim profesional di Indonesia dan 2 tim terbaik dari Road to Baparekraf Game Prime 2020. Diantaranya tim The Pillar adalah time esport yang besutan Ariel Noah dan tim Morph dibentuk Reza “Arap” Oktovian, influencer sekaligus pentolan grup musik Weird Genius. Selain itu tim yang akan bertanding adalah Louvre Esports, Bigetron ION, AURA, RRQ Ryu, Aerowolf, GEEK FAM, BOOM Esports, ONIC, NFT, BONAFIDE, Victim Esports, Alter Ego, NERO Team dan FORA Esports.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Yuana Rocma Astuti berharap industri game lokal tidak hanya maju tapi kontibusinya terhadap produk domestik bruto (GDP) Indonesia. Tidak sampai sini Yuana ingin potensi gamer di daerah bisa dikembangkan.

Ketua Umum Asosiasi Game Indonesia (AGI), Cipto Adiguno mengingatkan bahwa acara Game Prime tidak lagi menjangkau anak muda tapi juga orang tua dari anak-anak.

“AGI berharap Game Prime dapat memperkenalkan gim ke masyarakat luas, mengedukasi baik-buruknya pada orangtua dan anak, dan berbagi keseruan digital yang di saat pandemi ini menjadi jalan keluar masyarakat yang terkurung di rumah masing-masing,” tutur Cipto.

STEVY WIDIA

Exit mobile version