Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

BEKUP Kembali Jaring 40 Startup Untuk Jadi Unicorn

8 Juli 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
BEKUP Kembali Jaring 40 Startup Untuk Jadi Unicorn

Konferensi pers Baparekraf for Startup (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah menargetkan Indonesia memiliki tiga unicorn baru hingga 2024. Untuk mencapai target itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar Baparekraf for Startup (BEKUP ), program akselerasi bagi 40 startup.

Dari program ini diharapkan, akan lahir startup unicorn yang memiliki valuasi lebih dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun.

“Pemerintah ingin menumbuhkan startup replikasi unicorn dan decacorn itu. Jangan hanya menjadi pasar,” kata Josua Simanjuntak Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf saat konferensi pers virtual, Selasa (7/7/2020).

Saat ini Indonesia memiliki empat unicorn yakni Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO. Indonesia juga memiliki satu decacorn yakni Gojek. Decacorn memiliki valuasi melebihi US$ 10 miliar atau setara Rp 140 triliun.

Baca juga :   Cegah Pebisnis Pemula Gulung Tikar

Menurut Josua menilai, Indonesia mempunyai potensi besar untuk menciptakan unicorn dan decacorn baru. Sebab, pengguna internet mencapai 171,2 juta atau 64,8% dari total penduduk.

Selain itu, pandemi Covid-19 mendorong masyarakat beralih ke layanan digital. Ia menilai kondisi ini menjadi momentum untuk meningkatkan valuasi startup, karena transaksi terus meningkat.

Lewat BEKUP, Kementerian akan menyaring 40 perusahaan rintisan melalui program akselerasi.
Program ini sudah digelar sejak 2016. Selama empat tahun terakhir, kementerian mengakselerasi 390 pre-startup di 15 kota di seluruh Indonesia.

“Digitalisasi sudah mulai bergerak, orang didorong dan dipaksa masuk ke ekosistem digital. Hal ini juga membuat kami merasa penting untuk meneruskan program akselerasi startup. Kami ingin anak muda brilian menawarkan solusi, khususnya di industri kreatif dan pariwisata,” kata Josua.

Baca juga :   500 Startup Hadiri Roadshow SWC di Makassar

Tahun ini, BEKUP akan digelar di lima kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar. Sebanyak 40 startup terpilih akan dibimbing intensif oleh lebih dari 110 mentor selama sebulan.

Pendaftaran BEKUP dibuka di Jakarta pada 20 Juli, lalu dilakukan di kota lain. Lebih dari 500 startup ditargetkan berpartisipasi dalam program BEKUP 2020.

STEVY WIDIA

Tags: Baparekraf for Startup (BEKUP)Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)startupunicorn
Previous Post

5 Tren Hobi dan Kebiasaan Baru di era “New Normal”

Next Post

Shure Hadirkan Series Headphone Nirkabel AONIC 50

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Shure Hadirkan Series Headphone Nirkabel AONIC 50

Shure Hadirkan Series Headphone Nirkabel AONIC 50

Bukuwarung

BukuWarung Galang Pendanaan Praseri A

Para Konten Kreator Berbagi Cara Menarik Milenial Belajar di Media Digital

Ruangguru Luncurkan Fasilitas Interaksi Siswa dan Guru

Discussion about this post

Recent Updates

Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version