Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bisnis Co-living Berpeluang Menyalip Tren Co-Working Pasca Pandemi

10 Mei 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Co-living

Konsep Co-living dan Co-working dalam Proptech Rukita dan Bank OCBC NISP Sediakan Rp724 Miliar Bagi Para Investor Muda Miliki Bisnis Co-living (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Dalam beberapa tahun terakhir, bekerja jarak jauh telah terakomodir dengan makin menjamurnya co-working space. Namun kini, para pekerja jarak jauh mulai mencari pilihan tempat tinggal lain yang juga dapat menghadirkan fasilitas serta nuansa komunitas.

Keyakinan tersebut didorong oleh hasil survei Buffer pada tahun 2019 yang menyatakan kalau 84% pekerja jarak jauh nyatanya masih memilih untuk melakukannya di rumah mereka. Dari situ, ‘saudara jauh’ co-working, yaitu co-living, bisa menjadi suatu tren baru di masa yang akan datang dengan menyediakan ‘kombinasi’ yang sesuai bagi populasi pekerja jarak jauh yang sedang bertumbuh pesat.
Akash Mulani, Flokq Advisior and Director Real Estate Investment Firm, di Australia mengatakan cerahnya bisnis co-living di masa depan juga sudah diprediksi sebelumnya. Tak heran melihat keadaan itu, banyak pelaku industri ini sedang menggodok konsep bisnis baru setelah melihat dampak pandemi saat ini.

Baca juga :   Gandeng Cove, PT Taspen Rambah Pasar Co-Living

“Kami sangat yakin akan masa depan co-living terkait kondisi masyarakat dan ekonoi saat ini yang terdampak COVID-19. Kegiatan isolasi mandiri yang saat ini banyak dilakukan masyarakat berarti akan mengurangi interaksi manusia dan dapat menurunkan kualitas kesehatan mental.” kata Akash melalui keterangan pers nya Sabtu (9/5/2020).

Belum lagi, dengan kemunculan co-living telah membantu banyak kaum millennial memecahkan permasalahan hunian tak fleksibel ataupun berharga sewa mahal.

Lebih dari itu, saat ini co-living juga menyediakan berbagai event serta fasilitas umum yang dapat membantu terbangunnya jalinan hubungan antar penghuninya. Di kala banyak pekerja didorong untuk bekerja di rumah, mereka yang tinggal di lingkungan co-living justru tidak perlu mengorbankan kenyamanan semasa bekerja karena tetap dimungkinkan untuk menjaga komunikasi serta kondusivitas kerja di dalam ruang komunal.

“Dengan co-living, orang-orang mendapat kesempatan untuk menjaganya tetap stabil sambil tinggal di dalam rumah. Dengan kebijakan WFH yang kian menjadi umum, masyarakat membutuhkan ruang untuk dirinya bekerja, teman yang dapat diandalkan karena memiliki persamaan minat dan latarbelakang, atau tentunya ruang dengan biaya sewa ringan per bulannya,” tambah Akash.

Baca juga :   Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

Lebih jauh, ia mengungkapkan ibandingkan dengan kost-kostan, co-living dapat menjamin semua kualitas itu.
“Karena Co-living dan Co-working dalam gedung yang sama, adalah sebuah konsep baru yang sedang kami jajaki dalam beberapa tahun ini. Kami berencana meluncurkannya dalam 12 atau 24 bulan ke depan,” pungkas Akash .

Dengan bekerja bersama operator seperti Flokq, pemilik properti juga terlepas dari tingginya pengeluaran ataupun resiko turnover. Seluruh hal tersebut akan sepenuhnya ditangani oleh operator. Seiring makin banyaknya pekerja jarak jauh yang mengidamkan perpaduan antara kenyamanan hidup serta kemampuan untuk melakukan networking layaknya ruang kerja tradisional, tentu potensi keuntungan yang mungkin diraih oleh pemilik properti dan investor juga akan semakin melangit.

Baca juga :   Rencanakan Pertumbuhan Bisnis, Capital A Rombak Kepemimpinan dalam Portofolio Digitalnya

FAHRUL ANWAR

Tags: co-livingco-working
Previous Post

Tiket.com Kembali Membuka Penggalangan Dana Berbagi Tahap Ketiga

Next Post

Apple Akan Gelar Konferensi Secara Online

Related Posts

bisnis kost
Startup & Entrepreneurship

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
0
agen properti
Industry

Survei Cove, 80% Gen Z dan Milenial Optimis Miliki Rumah

18 Oktober 2025
0
COVE x TASPRO
Startup & Entrepreneurship

Gandeng Cove, PT Taspen Rambah Pasar Co-Living

26 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
Apple Music Sing

Apple Akan Gelar Konferensi Secara Online

Grab Sediakan Armada Khusus untuk Tenaga Medis Covid-19

Grab Sediakan Armada Khusus untuk Tenaga Medis Covid-19

GudangAda

GudangAda Dapatkan Pendanaan Seri A Senilai Rp372 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

East Ventures Gelar CIIC 2026, Dorong Inovasi Teknologi Dampak Perubahan Iklim

East Ventures Gelar CIIC 2026, Dorong Inovasi Teknologi Dampak Perubahan Iklim

8 April 2026
Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
East Ventures Gelar CIIC 2026, Dorong Inovasi Teknologi Dampak Perubahan Iklim

East Ventures Gelar CIIC 2026, Dorong Inovasi Teknologi Dampak Perubahan Iklim

8 April 2026
Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version