Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Gaya Hidup Milenial Dorong Perkembangan Co-living

28 Januari 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Gaya Hidup Milenial Dorong Perkembangan Co-living

Gaya hidup milenial telah mendorong perkembangan pesat kebutuhan co-living di Asia (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Generasi milenial di Asia saat ini berbagi lebih dari sekedar ruang kerja dan transportasi. Mereka mulai beralih untuk berbagi akomodasi bersama dalam bentuk tempat tinggal baru dimana para penghuninya memiliki  kesamaan dalam gaya hidup.

Hal itu terungkap dari laporan bertajuk “Bridging the Housing Gap” oleh konsultan real estate. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa co-living memperoleh daya tarik di Asia, terutama di Hong Kong dan Cina, dimana harga rumah yang terjangkau menjadi masalah.

Berbagi tempat tinggal  antara pelajar dan profesional muda sudah sangat populer di banyak negara, sementara yang membedakan co-living adalah pengelolaannya dilakukan secara profesional.

Sebagian besar pengelola mengutamakan pelayanan dengan aspek komunitas seperti kelas yoga, pemutaran film, makanan dan minuman gratis, hingga acara networking dengan pembicara tamu dan workshop yang disesuaikan dengan masing-masing ketertarikan dan minat dari penghuninya.

Di Cina, konsep co-living dimulai oleh YOU+ International Youth Community, disusul oleh pengelola lain yang muncul pada tahun 2012. Pada akhir tahun 2016, terdapat hampir 90 pengelola di seluruh Cina. Vanke Port Apartment adalah salah satu pengelola terbesar Cina, yang memiliki lebih dari 60.000 unit. Sementara itu, YOU+ mengoperasikan 16 properti, Mofang juga bertambah menjadi sekitar 15.000 unit, ZiRoom mengoperasikan 7 properti dan Coming Space mengelola 10.000 unit.

“Permintaan generasi milenial untuk co-living sangat besar di Cina. Dalam lima tahun terakhir terdapat 43 juta mahasiswa yang baru lulus kuliah. Dengan tingginya harga perumahan di Cina, dibutuhkan waktu setidaknya tiga sampai lima tahun bagi mereka untuk bisa membeli rumah sendiri, dan itu berarti mereka harus menyewa atau mencari alternatif tempat tinggal jangka pendek. Karena itu, co-living jelas adalah opsi yang menarik,” kata Joe Zhou, Head of Research, JLL Cina.

Terinspirasi oleh fenomena co-working, beberapa pengelola telah membawa pekerjaan dan gaya hidup kedalam satu tempat. Misalnya di India, saat ini terdapat empat perusahaan startup yang memiliki fokus pada co-living di Gurgaon dan dua yang berbasis di Bengaluru.

Sementara itu di Singapura, Aurum Investments, anak perusahaan dari co-working space Collision8, telah berinvestasi di sebuah startup co-living baru bernama Hmlet. Ada juga startup 5Lmeet yang berbasis di Beijing yang tidak hanya bergerak dalam berbagi akomodasi. Perusahaan ini juga menawarkan penghuninya sebuah kantor terbuka, serta fasilitas lainnya seperti restoran, tempat olahraga dan ruang acara.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: co-livingco-workinggaya hidupgenerasi milenialstartup
Previous Post

Menghadirkan Dongeng dan Cerita Rakyat ke Ruang Digital

Next Post

Anak Muda Harus Sigap Di Era Industri Kreatif

Related Posts

pendanaan startup Asia Tenggara Juli 2026
Startup & Entrepreneurship

Tembus US$4,77 Miliar, Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak 180% di Juli 2026

14 Agustus 2026
0
investasi MCI
Startup & Entrepreneurship

MCI Geser Fokus Investasi, Bidik Bisnis Consumer yang Lebih Resilien

13 Agustus 2026
0
Tren Wellness Bergeser, Olahraga Kini Dipadukan dengan Kreativitas
Industry

Tren Wellness Bergeser, Olahraga Kini Dipadukan dengan Kreativitas

11 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Anak Muda Harus Sigap Di Era Industri Kreatif

Anak Muda Harus Sigap Di Era Industri Kreatif

Delegasi ASEAN Luncurkan Digital ASEAN di WEF

Delegasi ASEAN Luncurkan Digital ASEAN di WEF

UI Dominasi Pemenang IndonesiaNext 2018

UI Dominasi Pemenang IndonesiaNext 2018

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version