Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
in Industry
Reading Time: 3 mins read
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Platform perjalanan Traveloka meluncurkan Traveloka SEA Index edisi perdana untuk kuartal kedua (Q2) 2026. Laporan berkala ini menyajikan analisis mengenai tren perjalanan wisatawan berdasarkan data pemesanan dan pencarian di lima negara utama Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Temuan edisi Q2 2026 menunjukkan perubahan perilaku wisatawan di kawasan Asia Tenggara. Masyarakat kini tidak hanya sekadar bepergian lebih sering, tetapi juga memprioritaskan kualitas perjalanan (traveling better) dengan memilih destinasi yang lebih jauh, memperpanjang durasi menginap, serta mengalokasikan anggaran untuk pengalaman wisata yang lebih bernilai.

VP of Product Accommodation Traveloka, Umang Choudhary, menjelaskan bahwa indeks ini dirancang untuk memberikan gambaran berbasis data riil mengenai arah pergerakan wisatawan setiap kuartalnya.

“Indeks ini memperlihatkan wisatawan Asia Tenggara yang kian percaya diri dan penasaran. Mereka bersedia bepergian lebih jauh, menginap lebih lama, dan berinvestasi pada pengalaman yang berkesan, terutama di kawasan pesisir Asia Tenggara,” ujar Umang, Selasa (18/8/2026).

Destinasi Domestik dan Internasional Favorit

Berdasarkan indikator Demand Score (0–100) yang mengukur pertumbuhan pemesanan tahunan (year-on-year), dinamika perjalanan wisatawan di lima pasar utama Asia Tenggara menunjukkan preferensi destinasi yang beragam.

  • Indonesia: Destinasi domestik tertinggi diraih oleh Malang (Skor 90), sementara tujuan internasional utama dipimpin oleh Seoul (Skor 99).
  • Malaysia: Kuala Terengganu menjadi tujuan domestik teratas (Skor 76), sedangkan Krabi memimpin destinasi internasional (Skor 100).
  • Singapura: Layanan staycation lokal mencatatkan pemesanan domestik (Skor 20), dengan Fukuoka menjadi destinasi internasional paling diminati (Skor 100).
  •  Thailand: Destinasi domestik tertinggi diraih Nakhon Phanom (Skor 92), sementara tujuan internasional didominasi Seoul (Skor 100).
  • Vietnam: Phú Quốc memimpin destinasi domestik (Skor 100), sedangkan Tokyo menjadi tujuan internasional favorit (Skor 96).

 Tren Utama Perjalanan di Asia Tenggara

Perkembangan tren perjalanan di Asia Tenggara sepanjang kuartal kedua 2026 didorong oleh sejumlah perubahan preferensi wisatawan secara signifikan. Kawasan pantai di Asia Tenggara menjadi magnet utama pelesir, dengan kota-kota pesisir di Vietnam seperti Phú Quốc—yang mencatatkan pertumbuhan pemesanan hingga 86% YoY—serta Da Nang mengalami kenaikan drastis. Fenomena serupa juga terlihat di Krabi, Thailand, serta pulau-pulau di lepas pantai Kuala Terengganu, Malaysia, yang pemesanannya melonjak hingga beberapa kali lipat.

Di sisi lain, wisatawan kini cenderung memperlama masa tinggal mereka di lokasi tujuan untuk mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih bernilai. Hal ini tercermin dari wisatawan asal Malaysia yang memperpanjang rata-rata durasi menginap di Bali dari 2,3 menjadi 2,7 malam, serta wisatawan Vietnam di Bangkok yang durasi menginapnya meningkat dari 3,2 menjadi 3,6 malam.

Untuk tujuan internasional, kawasan Asia Timur tetap menjadi daya tarik utama dengan empat kota unggulan—Osaka, Seoul, Shanghai, dan Taipei—yang membukukan pertumbuhan pemesanan di atas rata-rata dari seluruh lima negara asal wisatawan. Sementara itu, kota-kota lapis kedua di Tiongkok seperti Chengdu, Shenzhen, Kunming, dan Chongqing turut tumbuh dua hingga empat kali lipat seiring dengan perluasan kebijakan bebas visa hingga akhir 2026.

Menariknya, laporan ini juga menemukan lonjakan tak terduga pada kota pesisir Qingdao di Tiongkok. Peningkatan pemesanan gabungan dari empat negara Asia Tenggara ke Qingdao melesat hingga sembilan kali lipat secara YoY, yang terutama dipicu oleh dibukanya rute penerbangan langsung baru dari Ho Chi Minh City dan Penang pada awal 2026.

.

STEVY WIDIA 

 

Tags: destinasi favoritMalangpariwisataSeoultravel trendsTravelokaTraveloka SEA IndexWisata Asia Tenggara
Previous Post

Ekspansi Kendaraan Listrik, VinFast dan Gowa Motor Group Bentuk Perusahaan Patungan

Related Posts

Pegipegi tutup
Features

Ditelan Pesaingnya Sendiri: Riwayat Kejatuhan Pegipegi

8 Agustus 2026
0
TransNusa Gandeng Tourism Authority of Thailand, Perkuat Rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Phuket
Industry

TransNusa Gandeng Tourism Authority of Thailand, Perkuat Rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Phuket

5 Agustus 2026
0
Event tourism Indonesia 2026
Industry

Dorong Pertumbuhan Industri, ‘Event Tourism’ Indonesia Cetak Perputaran Ekonomi Rp858 Miliar di Semester I 2026

4 Agustus 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
VinFast Gowa Motor Group joint venture

Ekspansi Kendaraan Listrik, VinFast dan Gowa Motor Group Bentuk Perusahaan Patungan

18 Agustus 2026
Kartu Kredit Indonesia

BI Meluncurkan Kartu Kredit Indonesia dan Perluas Bebas Biaya QRIS 0%

18 Agustus 2026
Tren Penggunaan Seluler Berubah, Kuota IM3 Dilengkapi Beragam Layanan Digital

Tren Penggunaan Seluler Berubah, Kuota IM3 Dilengkapi Beragam Layanan Digital

17 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
VinFast Gowa Motor Group joint venture

Ekspansi Kendaraan Listrik, VinFast dan Gowa Motor Group Bentuk Perusahaan Patungan

18 Agustus 2026
Kartu Kredit Indonesia

BI Meluncurkan Kartu Kredit Indonesia dan Perluas Bebas Biaya QRIS 0%

18 Agustus 2026
Tren Penggunaan Seluler Berubah, Kuota IM3 Dilengkapi Beragam Layanan Digital

Tren Penggunaan Seluler Berubah, Kuota IM3 Dilengkapi Beragam Layanan Digital

17 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version