Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Buzzer, Helm Anti-Ngantuk

8 Desember 2016
in Innovation, News
Reading Time: 2 mins read
Buzzer, Helm Anti-Ngantuk

Di tahun 2016 ini, hingga Juni saja sudah tercatat sebanyak 10.881 jiwa yang melayang akibat kecelakaan lalu lintas. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Persoalan keamanan berkendara menjadi masalah yang sangat serius. Dan mengantuk merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk itu dua mahasiswa Universitas Indonesia menciptakan alat bantu pengendara kendaraan bermotor untuk tetap waspada dan siaga, terhindar dari rasa kantuk.

Adalah Angela Shinta, Fakultas Ekonomi dan Roy Maryo dari Fakultas Ilmu Komputer yang menciptakan alat yang dinamakan Buzzer, The Ultimate Safety Helmet. Buzzer yang berbentuk helm ini dapat mendeteksi kondisi kantuk yang dialami pengendara, lalu menggetarkan pengendara agar terjaga dari kantuknya.

Roy menjelaskan, Buzzer mendeteksi gejala kantuk melalui detak jantung dan gelombang otak. Detak jantung dideteksi dengan menggunakan pulse censor, sedangkan frekuensi gelombang otak dideteksi dengan menggunakan clectroencephalogram (EEG). “Melalui kerangka EEG, data array didapat dan pulse censor mendapatkan denyut jantung,”™”™ jelas Roy melalui keterangan resmi, Selasa (6/12/2016).

Baca juga :   Siswa Indonesia Raih Juara Kompetisi Roket Air Asia-Pasifik

Prosesnya seperti ini, pola data dikirim dan diterima alat yang dinamakan Arduino Uno. Microcontroller ini menangkap sinyal berupa frekuensi gelombang otak dan detak jantung. Lalu mengubah data array menjadi hertz, serta membaca kecepatan denyut jantung. Dengan menggunakan program pola, akan diketahui apabila detak jantung kurang dari 80 bpm (beats per minute) dan frekuensi gelombang mencapai theta (4-8 herts). Hal tersebut merupakan indikasi terjadinya kantuk.

Jika hal itu terjadi, gelombang akan diubah menjadi perintah bagi motor penggetar untuk memberikan getaran. Motor penggerak menjadi aktif dengan tingkat getaran tertentu untuk membuat pengendara kembali sadar dalam berkendara. “Output-nya, alat mengirimkan peringatan berupa getaran bagi pengemudi agar kembali pada posisi sadar,”™”™ jelas Roy.

Baca juga :   Dongkrak Wisatawan, Kemenpar Gelar Festival Kuliner Nusantara

Menurut Angela, kantuk merupakan penyebab kecelakaan kendaraan bermotor yang sulit diatasi. Ini karena kantuk termasuk kondisi yang merupakan sifat alami manusia. Menjadi berbahaya ketika kantuk datang di saat tengah mengemudi.

Berdasarkan data dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menunjukkan, selama tahun 2015 tercatat sebanyak 95.079 kecelakaan lalin, yang menyebabkan 20.608 jiwa melayang. Di tahun 2016 ini, hingga Juni saja sudah tercatat sebanyak 10.881 jiwa yang melayang akibat kecelakaan lalu lintas yang jumlahnya mencapai 51.918 kejadian.

Karena itu dengan perangkat Buzzer diharapkan akan dapat membantu mereka yang berkendara sehingga terhindar dari masalah.

STEVY WIDIA

Tags: helm anti ngantukhelm buzzerUniversitas Indonesia
Previous Post

Kompetisi D’GIL, Cari Inovasi Energi Terbarukan

Next Post

Bright Box, Dukung Pembangunan Kota Pintar

Related Posts

Blibli Buka Peluang Green Jobs di Road to Langkah Membumi Festival 2024
News

Blibli Buka Peluang Green Jobs di Road to Langkah Membumi Festival 2024

28 Oktober 2024
0
Hyundai Gandeng UI dan Wahana Visi Gelar Program Jump School di Indonesia
News

Hyundai Gandeng UI dan Wahana Visi Gelar Program Jump School di Indonesia

4 September 2024
0
Antropologi UI
News

Antropologi UI Gelar Workshop Video Etnografi untuk Anak Muda Kampung Kota

13 Desember 2023
0
Load More
Next Post
Bright Box, Dukung Pembangunan Kota Pintar

Bright Box, Dukung Pembangunan Kota Pintar

Bekraf Buka Pendaftaran Startup Musik dan Film Ke Festival South By West

Bekraf Buka Pendaftaran Startup Musik dan Film Ke Festival South By West

Indra Noviansyah : Meraup Untung dari Bisnis Daur Ulang Sampah

Indra Noviansyah : Meraup Untung dari Bisnis Daur Ulang Sampah

Discussion about this post

Recent Updates

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version