DANA Janji Lindungi Keamanan dan Kerahasiaan Data Penggunanya

Vincent Iswara, CEO DANA. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - DANA, dompet digital Indonesia, menegaskan komitmennya untuk turut melindungi keamanan dan kerahasiaan data penggunanya. Masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya penyalahgunaan data personal mereka karena dalam melakukan verifikasi, karena DANA tidak mengambil data dari Ditjen Dukcapil.

Vincent Iswara, CEO DANA, mengatakan, kebijakan Pemerintah untuk memberikan konektivitas pemanfaatan data kependudukan kepada dunia usaha berdampak signifikan terhadap melajunya roda bisnis yang dijalankan.

“Melalui kerja sama yang terbangun antara DANA dan Ditjen Dukcapil, verifikasi data pengguna kini dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan terjamin keamanannya, sehingga validasi layanan pun dapat berlangsung lebih cepat. Kedua belah pihak, yaitu perusahaan penyedia layanan maupun masyarakat pemilik data sebagai konsumen juga sama-sama mendapat jaminan keamanan dan dapat terhindar dari potensi penyalahgunaan data yang bisa menimbulkan kerugian materiil maupun imateriil,” ungkap Vincet dalam keterangannya baru-baru ini di Jakarta.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui dukungan dan keikutsertaannya dalam Deklarasi Menjaga Kedaulatan Data Kependudukan Indonesia yang diikrarkan bersama oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia beserta lembaga pengguna data kependudukan, baik lembaga Pemerintah, BUMN, maupun swasta. Keterlibatan DANA dalam deklarasi yang dikumandangkan di tengah acara pencanangan pemanfaatan data kependudukan tersebut juga menjadi wujud keseriusan DANA dalam menghadirkan layanan berkualitas dan tepercaya bagi penggunanya.

Baca juga :   Agate Studio Peroleh Dana Untuk Kembangkan Game

Menurut Vincent, bagi DANA yang sudah terhubung dengan sistem Ditjen Dukcapil, kerja sama pemanfaatan data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil yang prosesnya sangat mudah dan lancar, akan menghindarkan pihaknya dari berbagai upaya pemalsuan data yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab pada saat verifikasi data, yang dapat berdampak pada kinerja bisnis.

Sementara bagi masyarakat yang menjadi pengguna layanan, DANA bisa memberikan jaminan perlindungan keamanan data personal yang mereka sampaikan kepada DANA pada saat verifikasi untuk validasi layanan. Dengan menjadi pengguna DANA, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya penyalahgunaan data personal mereka karena dalam melakukan verifikasi, DANA tidak mengambil data dari Ditjen Dukcapil.

“Kerja sama dengan Ditjen Dukcapil menjadi salah satu garansi terselenggaranya verifikasi serta validasi layanan DANA yang tidak saja cepat dan akurat, tapi juga terjamin keamanannya,” tegas Vincent.

Proses verifikasi data dan validasi layanan berlangsung sangat efisien. Pelanggan cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan dan nomor Kartu Keluarga, selanjutnya DANA tinggal melakukan verifikasi dengan menggunakan sistem yang dibangun bersama dengan Ditjen Dukcapil untuk mendapatkan konfirmasi apakah data yang dicek akurat atau tidak.

Baca juga :   XL Kembangkan Jaringan di Sulawesi

“Salah satu kunci utama bagi pelaku usaha rintisan di kancah teknologi finansial agar bisnisnya terus berkembang, kokoh, dan kompetitif adalah memiliki kredibilitas dan reputasi yang tepercaya. Untuk itu, menjaga kepercayaan dari pengguna maupun regulator senantiasa menjadi prioritas utama kami, dan kerja sama pemanfaatan data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil serta keterlibatan DANA dalam mendukung Deklarasi Menjaga Kedaulatan Data Kependudukan menjadi upaya strategis yang wajib kami lakukan,” pungkasnya.

STEVY WIDIA