DHL Express Tingkatkan Layanan Logistik di Jawa Barat

Peresmian fasilitas terbaru DHL Express Indonesia di Bandung. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, secara resmi menandai pembukaan fasilitas terbaru di kota Bandung. Fasilitas terbaru ini akan mewakili investasi lebih dari Rp25 miliar (EUR 1.5 juta), untuk memenuhi meningkatnya permintaan di Bandung serta provinsi Jawa Barat yang lebih luas.

Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia mengatakan, perekonomian Bandung telah mengalami pertumbuhan yang stabil dengan adanya sektor kreatif dan startup yang berkembang.

“Fasilitas terbaru kami mendukung bisnis lokal di Bandung untuk menjangkau pelanggan di seluruh dunia. Fasilitas baru ini menjadikan total investasi oleh DHL Express di Indonesia yang bernilai lebih dari Rp 600 miliar (sekitar EUR 44 juta) selama tujuh tahun terakhir, menjadi bukti akan komitmen kami terhadap pasar Indonesia,“ ungkap Ahmad dalam keterangannya baru-baru ini.

Dikelola oleh spesialis internasional yang terlatih, fasilitas seluas 1.890 meter persegi ini dilengkapi dengan peralatan canggih, seperti fasilitas drive-in penuh dengan kemampuan pemuatan langsung, motorized conveyor system, a telescopic conveyor, automated weighing and dimensioning dengan sistem keamanan elektronik dengan 77 IP – kamera CCTV dan pendeteksi penyelundup untuk memastikan keamanan sepenuhnya, baik untuk pengiriman pelanggan dan untuk para karyawan.

Fasilitas terbaru di Bandung ini adalah salah satu dari beberapa investasi yang dilakukan oleh DHL Express Indonesia tahun ini, termasuk Gateway ketujuh yang baru di Semarang, service center di Pulogadung dan Jakarta Distribution Center yang berlokasi di Soewarna Business Park, Cengkareng.

Berlokasi di Jl. Soekarno Hatta, fasilitas ini secara strategis berada di kawasan industri dan komersial kota Bandung yang merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia dan menjadi pusat kota di Jawa Barat. Fasilitas terbaru ini memiliki kapasitas untuk memproses lebih dari seperempat juta pengiriman setiap tahun untuk mendukung bisnis di dalam sektor ekspor dan impor dari pasar internasional.

STEVY WIDIA