Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

AEON360 dan Google Cloud Bawa Era ‘Continuous Commerce’

20 April 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
e-commerce

Belanja online di e-commerce. (Foto: Ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belanja online harusnya makin gampang, tapi realitanya kadang malah ribet. Mulai dari cari produk, pindah aplikasi, sampai harus input ulang data berkali-kali. Kondisi ini mulai coba “diputus” lewat pendekatan baru bernama continuous commerce.

Inisiatif ini menjadi fondasi utama dalam roadmap agentic commerce AEON360 bersama Google Cloud di Asia Tenggara. Kerjasama ini dirancang untuk membuat setiap interaksi pelanggan—mulai dari pencarian produk hingga pengiriman dan layanan purna jual—secara intuitif menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pengguna secara real-time.

“Ambisi kami adalah membangun sebuah ekosistem yang mampu melayani konsumen sebagai satu kesatuan yang cerdas dan terintegrasi, sehingga setiap interaksi terasa personal, di mana pun mereka berbelanja,” kata Daisuke Maeda, Chairman AEON360 dikutip Senin (20/4/2026).

Dia menjelaskan, pihaknya akan bertransformasi dari interaksi digital yang sederhana ke pemanfaatan agen AI yang mampu menghadirkan rekomendasi paling relevan sekaligus menjalankan tugas yang lebih kompleks bagi pelanggan.

Baca juga :   Open Finance Diramalkan Jadi Masa Depan Fintech

Di balik pengalaman ini, ada peran besar AI. Tapi bukan AI yang sekadar “tambahan fitur”, melainkan yang benar-benar aktif membantu. AEON360 dan Google Cloud mengembangkan konsep agentic commerce, di mana AI bisa bertindak sebagai asisten digital yang bukan cuma kasih rekomendasi, tapi juga bisa menjalankan tugas.

Misalnya, shopping agent yang bisa bantu susun keranjang belanja otomatis dari teks, suara, atau bahkan gambar. Atau customer experience agent yang siap jawab pertanyaan 24/7 tanpa harus nunggu lama. Semua ini dirancang supaya proses belanja terasa lebih praktis dan efisien.

Untuk mewujudkan itu, AEON360 membangun fondasi data terpadu yang menggabungkan berbagai interaksi pengguna dalam satu sistem. Jadi, pengalaman belanja nggak lagi terpecah-pecah, tapi terasa seperti satu perjalanan yang utuh dari awal sampai akhir.

Baca juga :   Google Cloud dan VMware Perluas Kemitraan Strategis

Menurut Hana Raja, Country Manager Malaysia Google Cloud, masalah utama belanja digital selama ini memang ada di pengalaman yang nggak terintegrasi.

“Selama ini, teknologi ritel konvensional kerap memberikan pengalaman yang tidak terintegrasi, sehingga pelanggan harus mengulang perjalanan belanja di setiap tahap,” jelasnya.

“AEON360 mengubah hal ini dengan memanfaatkan full-stack AI dari Google Cloud untuk menjadikan proses pencarian produk yang sebelumnya rumit menjadi lebih mudah dan terintegrasi.”

Menariknya, inovasi ini juga nggak berhenti di platform AEON saja. Ke depan, mereka akan mengembangkan integrasi dengan berbagai ekosistem lain, termasuk Google Search dan Google Pay. Artinya, interaksi dengan brand bisa terjadi di mana saja—bahkan langsung dari hasil pencarian—dengan pengalaman yang tetap personal dan relevan. Implementasi ini dimulai di Malaysia dan akan menjangkau beberapa negara lainnya di Asia Tenggara.

Baca juga :   Kolaborasi UmrahCash dan VIDA Hadirkan Dompet Digital Syariah

Selain teknologi, AEON360 juga menyiapkan sumber daya manusia lewat Innovation Foundry di Kuala Lumpur. Di sini, karyawan akan dibekali kemampuan AI dan sertifikasi Google untuk memastikan inovasi ini benar-benar bisa dijalankan secara maksimal.

Buat Gen Z yang sudah terbiasa dengan personalisasi—dari algoritma TikTok sampai rekomendasi Spotify—arah ini terasa seperti evolusi yang wajar. Bedanya, sekarang bukan cuma konten yang dipersonalisasi, tapi juga seluruh pengalaman belanja.

Ke depan, bukan nggak mungkin kita nggak perlu lagi “mencari” barang. Justru, sistem yang akan lebih dulu ngerti apa yang kita butuhkan.

 

STEVY WIDIA

Tags: AEON360continuous commerceGoogle Cloud
Previous Post

Pasca Lebaran 2026: Pencari Kerja di OLX Melonjak 140%, Persaingan Satu Lowongan Diperebutkan 12 Orang

Next Post

Dunia Startup Indonesia Terguncang: Kasus Fraud eFishery dan Persidangan Nadiem Makarim Jadi Sorotan

Related Posts

Minor Hotels
Industry

AI Bakal Ubah Cara Kamu Traveling, Ini Langkah Besar Minor Hotels

9 April 2026
0
Google Cloud Luncurkan Data Region Operasi Keamanan Siber di Indonesia
Technology

Gemini Enterprise, Platform AI Untuk Korporasi Kini Tersedia di Indonesia

11 Oktober 2025
0
Google Gelar Program Indonesia BerdAIa, Ciptakan Efek Penggandaan Berbasis AI
Technology

Intervensi AI Terbaru Google Drive Hentikan Penyebaran Ransomware

2 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Kasus startup di Indonesia

Dunia Startup Indonesia Terguncang: Kasus Fraud eFishery dan Persidangan Nadiem Makarim Jadi Sorotan

HUAWEI Mate 80 Pro

Bikin Konten Auto Estetik Tanpa Ribet, HUAWEI Mate 80 Pro Jadi Andalan Gen Z

Discussion about this post

Recent Updates

HUAWEI Mate 80 Pro

Bikin Konten Auto Estetik Tanpa Ribet, HUAWEI Mate 80 Pro Jadi Andalan Gen Z

20 April 2026
Kasus startup di Indonesia

Dunia Startup Indonesia Terguncang: Kasus Fraud eFishery dan Persidangan Nadiem Makarim Jadi Sorotan

20 April 2026
e-commerce

AEON360 dan Google Cloud Bawa Era ‘Continuous Commerce’

20 April 2026
job fair

Pasca Lebaran 2026: Pencari Kerja di OLX Melonjak 140%, Persaingan Satu Lowongan Diperebutkan 12 Orang

20 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
HUAWEI Mate 80 Pro

Bikin Konten Auto Estetik Tanpa Ribet, HUAWEI Mate 80 Pro Jadi Andalan Gen Z

20 April 2026
Kasus startup di Indonesia

Dunia Startup Indonesia Terguncang: Kasus Fraud eFishery dan Persidangan Nadiem Makarim Jadi Sorotan

20 April 2026
e-commerce

AEON360 dan Google Cloud Bawa Era ‘Continuous Commerce’

20 April 2026
job fair

Pasca Lebaran 2026: Pencari Kerja di OLX Melonjak 140%, Persaingan Satu Lowongan Diperebutkan 12 Orang

20 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version