youngster.id - Menjelang batas waktu pelaporan pajak badan usaha, BPC HIPMI Kota Bandung bersama HIPMI Jawa Barat berkolaborasi dengan Privy untuk memperkuat kesiapan para pengusaha muda dalam menghadapi era digitalisasi perpajakan. Sinergi ini difokuskan pada pemanfaatan tanda tangan elektronik tersertifikasi dalam sistem Coretax yang kini telah memasuki tahun kedua implementasi.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandung, Ibrahim Imaduddin, menekankan bahwa kepatuhan pajak saat ini tidak hanya soal pengisian SPT, tetapi juga kesiapan dokumentasi pendukung. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang mengabaikan aspek legalitas pada dokumen digital seperti invoice, kontrak, dan laporan keuangan.
“Dokumen tidak hanya dituntut tersedia secara digital, tetapi juga harus dapat diverifikasi melalui tanda tangan digital yang sah secara hukum. Kami menggandeng Privy untuk memastikan efisiensi pelaporan pajak ini dibarengi dengan kekuatan hukum yang jelas,” ujar Ibrahim, Kamis (16/4/2026).
Privy, sebagai mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam penyediaan sertifikat elektronik, menjelaskan risiko penggunaan dokumen digital tanpa verifikasi yang tepat.
Enterprise Business Solution (EBS) Lead Privy, Verent, menjelaskan bahwa tanda tangan elektronik tersertifikasi bukan sekadar gambar, melainkan identitas yang terenkripsi dengan jejak audit jelas.
“Melalui akun Enterprise di Privy, pelaku usaha dapat menandatangani dokumen dengan Enterprise Affiliation. Artinya, sertifikat elektronik terhubung langsung dengan profil perusahaan (on behalf of company), bukan individu, sehingga pengelolaan peran karyawan dapat diatur sesuai jabatan,” jelas Verent.
Langkah digitalisasi ini diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis dari sisi legalitas dan mengurangi risiko penipuan. Hingga saat ini, Privy telah dipercaya oleh lebih dari 71 juta pengguna individu dan 200.000 institusi dari berbagai sektor, mulai dari perbankan hingga kesehatan. Melalui edukasi berkelanjutan ini, diharapkan implementasi Coretax di Jawa Barat dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post