Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Indonesia Tetap Menarik Untuk Investasi Teknologi

10 November 2022
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Greatedu

Investasi teknologi. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pada tahun 2022, Singapura dan Indonesia menjadi dua tujuan investasi teratas di Asia Tenggara. Indonesia menarik 25% dari total nilai pendanaan swasta di kawasan ini dan dalam jangka panjang tetap menarik bagi investor bersama dengan Vietnam dan Filipina.

“Ekonomi digital Indonesia akan terus menarik minat investasi karena fundamentalnya yang kuat, seperti memiliki basis pengguna yang sangat aktif dalam jumlah besar dan ekosistem startup teknologi yang dinamis,” kata Fock Wai Hoong, Deputy Head, Technology & Consumer and Southeast Asia, Temasek dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).

Namun, mengingat adanya hambatan ekonomi makro, nilai transaksi pada Semester 1 2022 turun US$2 miliar YoY akibat adanya kekhawatiran seputar profitabilitas dan valuasi.

Layanan keuangan digital (terutama yang berfokus pada pembayaran B2B dan layanan pinjaman) telah menggantikan sektor e-commerce sebagai sektor investasi teratas dengan nilai US$1,5 miliar pada Semester 1 2022.

Menurut Fock Wai Hoong, di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia, lebih dari 80% Pemodal Ventura (VC) ingin lebih berfokus pada sektor-sektor baru seperti teknologi kesehatan (health tech), SaaS, dan Web 3.0, sementara sektor teknologi pendidikan (ed tech) mengalami penurunan pasca-pandemi seiring dibukanya kembali sekolah-sekolah.

“Bekerja sama dengan sektor bisnis, pemerintah, dan masyarakat, Temasek berkomitmen untuk menggunakan modal katalis kami untuk memacu pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif dalam ekonomi digital Asia Tenggara sehingga setiap generasi dapat mencapai kesejahteraan.”

Selain itu, riset menunjukkan ekonomi digital dapat berperan positif dalam menerapkan kebiasaan yang lebih berkelanjutan dengan meningkatkan kesadaran di antara konsumen, bisnis, investor, dan pemerintah. Emisi dan sumber daya menjadi isu lingkungan terpanas saat ini.

Riset juga menunjukkan bahwa ada “kesenjangan antara ucapan dan tindakan” (say-do gap) antara niat yang dinyatakan konsumen dan perilaku pembelian yang sesungguhnya. Di antara orang Indonesia yang menjadi responden survei, 48% mengatakan bahwa mereka bersedia membelanjakan uangnya 5% lebih banyak untuk produk dan layanan yang lebih berkelanjutan, dan 40% responden mengatakan bahwa keberlanjutan adalah kriteria utama saat membeli makanan kemasan. Namun, hanya 4% yang benar-benar mewujudkan niatnya tersebut karena banyaknya hambatan di sepanjang perjalanan pembelian, termasuk kurangnya informasi, kepercayaan, dan pilihan produk yang berkelanjutan di Indonesia.

Pertumbuhan di bidang pembayaran, pendanaan, logistik, akses internet, dan kepercayaan konsumen meningkat signifikan selama enam tahun terakhir. Untuk mempertahankan momentum, perlu serangkaian faktor pendukung baru yang berfokus pada profitabilitas serta diimbangi dengan perluasan inklusi digital untuk memenuhi permintaan dari aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola serta peluang yang mereka hadirkan.

“Ekonomi digital Indonesia tetap menjadi yang terbesar dan paling beragam se-Asia Tenggara. Penyedia layanan digital harus mengimbangi permintaan konsumen yang kuat melalui keterlibatan yang bermakna dengan berbagai demografi pengguna, dan dengan demikian dapat mendorong partisipasi yang lebih dalam untuk ekonomi internet,” kata Aadarsh Baijal, Partner and Head of Digital Practice in Southeast Asia, Bain & Company.

Dia menegaskan, kunci untuk mempertahankan momentum positif ini adalah dengan mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) berakselerasi menuju pertumbuhan berikutnya, terutama dengan memperdalam adopsi digital UKM di seluruh SaaS dan alat keuangan.

 

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi digitalinvestasipendanaanriset googleTemasek
Previous Post

Ajak Generasi Muda Cintai Produk Lokal Lazada Hadirkan Kolaborasi 10 Brand dan 10 KOL

Next Post

Jaring 13 Juta Pelanggan, OYO Indonesia Siapkan Strategi Khusus di 2023

Related Posts

Valbury Asia Futures DXtrade
Digital Business

Valbury Asia Futures Gandeng Devexperts, Luncurkan Platform Trading DXtrade di Indonesia

29 September 2026
0
OJK aset kripto keuangan digital
Digital Business

OJK Catat Pengguna Kripto Tembus 22,93 Juta, Dorong Inovasi Keuangan Digital Berbasis Risiko

29 September 2026
0
Danantara x Thales
Industry

Danantara dan Thales Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Sektor AI hingga Sistem Pertahanan

28 September 2026
0
Load More
Next Post
OYO di Bali

Jaring 13 Juta Pelanggan, OYO Indonesia Siapkan Strategi Khusus di 2023

Corica Pastries x Lalamove

Maksimalkan Pengiriman di Surabaya, Corica Pastries Gandeng Lalamove

Sinergi BUMN Enterprise UKM

Sinergi BUMN, Enterprise dan UKM Dukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Telkom penurunan emisi

Telkom Targetkan Penurunan Emisi 20% pada 2030

30 September 2026
Moladin mobil listrik

Dukung Elektrifikasi Transportasi, Moladin Luncurkan Program Sewa Kepemilikan Mobil Listrik untuk Driver Online

30 September 2026
Huawei Perluas Akses ke Ekosistem Teknologi, Sudah 100 Toko Experience di Indonesia

Huawei Perluas Akses ke Ekosistem Teknologi, Sudah 100 Toko Experience di Indonesia

30 September 2026
Plaud Indonesia

Ekspansi Ke Indonesia, Plaud Luncurkan Dua Perangkat Wearable AI

30 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Telkom penurunan emisi

Telkom Targetkan Penurunan Emisi 20% pada 2030

30 September 2026
Moladin mobil listrik

Dukung Elektrifikasi Transportasi, Moladin Luncurkan Program Sewa Kepemilikan Mobil Listrik untuk Driver Online

30 September 2026
Huawei Perluas Akses ke Ekosistem Teknologi, Sudah 100 Toko Experience di Indonesia

Huawei Perluas Akses ke Ekosistem Teknologi, Sudah 100 Toko Experience di Indonesia

30 September 2026
Plaud Indonesia

Ekspansi Ke Indonesia, Plaud Luncurkan Dua Perangkat Wearable AI

30 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version