youngster.id - Konsumen Indonesia tampaknya semakin selektif dalam berbelanja online. Tidak hanya berburu harga murah, masyarakat kini juga semakin mempertimbangkan kualitas dan keaslian produk sebelum membeli. Tren tersebut terlihat selama kampanye Lazada 6.6 Super WOW Sale yang berlangsung pada 5-8 Juni 2026.
Dalam periode tersebut, kanal LazMall mencatat peningkatan penjualan hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa. Selain itu, nilai rata-rata transaksi pelanggan di platform tersebut juga meningkat 52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen untuk membeli produk yang dianggap memiliki nilai guna jangka panjang.
Commercial Director Lazada Indonesia Erika Agustine mengatakan, perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.
“Kami melihat perubahan perilaku konsumen yang semakin mengedepankan nilai dalam setiap keputusan belanja. Pertumbuhan LazMall selama kampanye 6.6 menunjukkan bahwa semakin banyak pelanggan memilih produk asli dari brand terpercaya sebagai investasi untuk kebutuhan sehari-hari maupun jangka panjang,” ucapnya dikutip Senin (15/6/2026).
Menurut Erika, konsumen kini tidak hanya mencari promo atau diskon, tetapi juga mengutamakan pengalaman berbelanja yang aman dan terpercaya.
Peningkatan permintaan terhadap produk berkualitas turut mendorong pertumbuhan sejumlah kategori selama kampanye berlangsung. Kategori elektronik menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan pertumbuhan penjualan hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa.
Tingginya minat terhadap produk elektronik dinilai berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan perangkat digital menjelang tahun ajaran baru. Produk seperti laptop, tablet, smartphone, hingga berbagai aksesorinya menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas belajar maupun bekerja.
“Momentum pertengahan tahun yang berdekatan dengan musim back-to-school menjadi salah satu pendorong pertumbuhan kategori elektronik. Kami melihat kebutuhan masyarakat kini semakin bergeser, di mana perangkat digital menjadi bagian penting untuk mendukung produktivitas,” kata Erika.
Sejumlah merek elektronik seperti Samsung, OPPO, Vivo, Infinix, dan Coocaa tercatat menjadi pilihan utama pelanggan selama kampanye berlangsung.
Sementara itu, kategori fesyen mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dengan kenaikan penjualan hingga enam kali lipat dibandingkan hari biasa. Menjelang musim liburan sekolah, banyak konsumen memanfaatkan momentum promosi untuk membeli pakaian, sepatu, hingga perlengkapan perjalanan.
Brand seperti Adidas, Nike, PUMA, Eiger, dan Hush Puppies menjadi produk yang paling banyak dicari, terutama untuk kategori sepatu, busana pria, serta tas dan perlengkapan traveling.
Kategori kecantikan juga menunjukkan tren positif. Produk dari merek lokal maupun global seperti Wardah, Glad2Glow, Skintific, La Mer, dan SK-II menjadi favorit pelanggan selama kampanye berlangsung.
Selain menawarkan berbagai promo, Lazada juga terus mengembangkan pengalaman berbelanja berbasis kecerdasan buatan (AI). Melalui fitur AI Lazzie, pengguna dapat memperoleh rekomendasi produk yang lebih personal, mencari barang dengan lebih cepat, hingga mengumpulkan voucher secara otomatis.
Menurut perusahaan, ribuan pelanggan memanfaatkan fitur tersebut setiap hari selama kampanye 6.6 berlangsung.
“Kami terus mengembangkan ekosistem belanja yang tidak hanya menghadirkan produk dan penawaran terbaik, tetapi juga pengalaman yang semakin mudah, personal, dan relevan melalui pemanfaatan AI,” tutup Erika.
Dengan semakin tingginya minat konsumen terhadap produk asli dan berkualitas, tren belanja online pada 2026 menunjukkan bahwa faktor kepercayaan dan nilai produk kini menjadi pertimbangan yang sama pentingnya dengan harga. Selain itu, teknologi berbasis AI mulai memainkan peran yang lebih besar dalam membantu konsumen menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post