Senin, 15 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Konsumen Makin Selektif, Penjualan Produk Asli di LazMall Naik 5 Kali Lipat

15 Juni 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
LazMall

(ki-ka) Commercial Director Lazada Indonesia Erika Agustine dan Director of Online Business Samsung Indonesia Selvia Gofar pada LazTalks: In This Economy, Lazada 6.6 Jadi Solusi Upgrade Cerdas di Momentum Tengah Tahun. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Konsumen Indonesia tampaknya semakin selektif dalam berbelanja online. Tidak hanya berburu harga murah, masyarakat kini juga semakin mempertimbangkan kualitas dan keaslian produk sebelum membeli. Tren tersebut terlihat selama kampanye Lazada 6.6 Super WOW Sale yang berlangsung pada 5-8 Juni 2026.

Dalam periode tersebut, kanal LazMall mencatat peningkatan penjualan hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa. Selain itu, nilai rata-rata transaksi pelanggan di platform tersebut juga meningkat 52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen untuk membeli produk yang dianggap memiliki nilai guna jangka panjang.

Commercial Director Lazada Indonesia Erika Agustine mengatakan, perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.

“Kami melihat perubahan perilaku konsumen yang semakin mengedepankan nilai dalam setiap keputusan belanja. Pertumbuhan LazMall selama kampanye 6.6 menunjukkan bahwa semakin banyak pelanggan memilih produk asli dari brand terpercaya sebagai investasi untuk kebutuhan sehari-hari maupun jangka panjang,” ucapnya dikutip Senin (15/6/2026).

Menurut Erika, konsumen kini tidak hanya mencari promo atau diskon, tetapi juga mengutamakan pengalaman berbelanja yang aman dan terpercaya.

Peningkatan permintaan terhadap produk berkualitas turut mendorong pertumbuhan sejumlah kategori selama kampanye berlangsung. Kategori elektronik menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan pertumbuhan penjualan hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa.

Tingginya minat terhadap produk elektronik dinilai berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan perangkat digital menjelang tahun ajaran baru. Produk seperti laptop, tablet, smartphone, hingga berbagai aksesorinya menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas belajar maupun bekerja.

“Momentum pertengahan tahun yang berdekatan dengan musim back-to-school menjadi salah satu pendorong pertumbuhan kategori elektronik. Kami melihat kebutuhan masyarakat kini semakin bergeser, di mana perangkat digital menjadi bagian penting untuk mendukung produktivitas,” kata Erika.

Sejumlah merek elektronik seperti Samsung, OPPO, Vivo, Infinix, dan Coocaa tercatat menjadi pilihan utama pelanggan selama kampanye berlangsung.

Sementara itu, kategori fesyen mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dengan kenaikan penjualan hingga enam kali lipat dibandingkan hari biasa. Menjelang musim liburan sekolah, banyak konsumen memanfaatkan momentum promosi untuk membeli pakaian, sepatu, hingga perlengkapan perjalanan.

Brand seperti Adidas, Nike, PUMA, Eiger, dan Hush Puppies menjadi produk yang paling banyak dicari, terutama untuk kategori sepatu, busana pria, serta tas dan perlengkapan traveling.

Kategori kecantikan juga menunjukkan tren positif. Produk dari merek lokal maupun global seperti Wardah, Glad2Glow, Skintific, La Mer, dan SK-II menjadi favorit pelanggan selama kampanye berlangsung.

Selain menawarkan berbagai promo, Lazada juga terus mengembangkan pengalaman berbelanja berbasis kecerdasan buatan (AI). Melalui fitur AI Lazzie, pengguna dapat memperoleh rekomendasi produk yang lebih personal, mencari barang dengan lebih cepat, hingga mengumpulkan voucher secara otomatis.

Menurut perusahaan, ribuan pelanggan memanfaatkan fitur tersebut setiap hari selama kampanye 6.6 berlangsung.

“Kami terus mengembangkan ekosistem belanja yang tidak hanya menghadirkan produk dan penawaran terbaik, tetapi juga pengalaman yang semakin mudah, personal, dan relevan melalui pemanfaatan AI,” tutup Erika.

Dengan semakin tingginya minat konsumen terhadap produk asli dan berkualitas, tren belanja online pada 2026 menunjukkan bahwa faktor kepercayaan dan nilai produk kini menjadi pertimbangan yang sama pentingnya dengan harga. Selain itu, teknologi berbasis AI mulai memainkan peran yang lebih besar dalam membantu konsumen menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

STEVY WIDIA

Tags: AIbelanja onlinedigital lifestylee-commerceelektronikfesyenLazadaLazada 6.6LazMallTren Konsumen
Previous Post

Jembatani Pembiayaan Formal, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Peternak Sapi Perah Jatim

Next Post

Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Era AI Agent Mulai Ubah Cara Orang Bekerja

Related Posts

Digiher
Digital Business

DigiHer Targetkan Jangkau 2,4 Juta Perempuan Indonesia Lewat Pembelajaran Digital

12 Juni 2026
0
internet cepat
Digital Business

Dari Gaming hingga Streaming, Kebutuhan Internet Cepat Dorong Penguatan Jaringan 5G

10 Juni 2026
0
Netflix Klip
Technology

Netflix Hadirkan Fitur Klip dan Game Interaktif untuk Pengalaman Menonton Lebih Personal

10 Juni 2026
0
Load More
Next Post
jenama

Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Era AI Agent Mulai Ubah Cara Orang Bekerja

Bigetron MPL Indonesia

Bigetron Raih Gelar MPL Pertama, Siap Wakili Indonesia di Panggung Dunia

Grab investasi Atome Financial

Perkuat Sektor BNPL, Grab Dikabarkan Bakal Suntik Atome Financial Lebih dari US$100 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

Grab investasi Atome Financial

Perkuat Sektor BNPL, Grab Dikabarkan Bakal Suntik Atome Financial Lebih dari US$100 Juta

15 Juni 2026
Bigetron MPL Indonesia

Bigetron Raih Gelar MPL Pertama, Siap Wakili Indonesia di Panggung Dunia

15 Juni 2026
jenama

Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Era AI Agent Mulai Ubah Cara Orang Bekerja

15 Juni 2026
LazMall

Konsumen Makin Selektif, Penjualan Produk Asli di LazMall Naik 5 Kali Lipat

15 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Grab investasi Atome Financial

Perkuat Sektor BNPL, Grab Dikabarkan Bakal Suntik Atome Financial Lebih dari US$100 Juta

15 Juni 2026
Bigetron MPL Indonesia

Bigetron Raih Gelar MPL Pertama, Siap Wakili Indonesia di Panggung Dunia

15 Juni 2026
jenama

Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Era AI Agent Mulai Ubah Cara Orang Bekerja

15 Juni 2026
LazMall

Konsumen Makin Selektif, Penjualan Produk Asli di LazMall Naik 5 Kali Lipat

15 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version