Selasa, 25 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional (Foto: Istimewa/INDODAX)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri aset kripto terus memperkuat posisinya sebagai kontributor penting bagi penerimaan negara. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP), total pajak transaksi kripto di Indonesia telah mencapai Rp1,96 triliun terhitung sejak Mei 2022 hingga Februari 2026.

Penerimaan tersebut terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar Rp1,09 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri sebesar Rp875,31 miliar. Capaian ini merupakan bagian dari total pajak ekonomi digital nasional yang menyentuh angka Rp48,11 triliun.

Dalam periode yang sama, INDODAX sebagai pemimpin pasar bursa kripto di Indonesia, mencatatkan setoran pajak sebesar Rp907,11 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa INDODAX menyumbang sekitar 46,3% dari total penerimaan pajak kripto nasional.

Rincian setoran pajak INDODAX meliputi: PPh 22 sebesar Rp520,16 miliar, dan PPN sebesar Rp386,95 miliar

CEO INDODAX, William Sutanto, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan industri kripto tidak hanya tumbuh sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai pilar ekonomi yang taat regulasi.

“Kontribusi pajak mencerminkan komitmen kami dalam menjalankan kewajiban sebagai pelaku industri yang patuh. Kepatuhan adalah fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem kripto seiring dengan meningkatnya adopsi masyarakat ke dalam sistem ekonomi nasional yang formal,” ujar William, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Sejak regulasi pajak kripto diimplementasikan pada 2022, tren penerimaan menunjukkan grafik yang progresif: Rp246,54 miliar (2022), Rp220,89 miliar (2023), Rp620,38 miliar (2024), Rp796,73 miliar (2025), dan awal 2026 (hingga Februari): Rp84,7 miliar

Meskipun saat ini sektor Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) masih mendominasi pajak ekonomi digital sebesar Rp37,40 triliun, pertumbuhan sektor kripto dinilai sangat potensial jika dibandingkan dengan sektor fintech lending (Rp4,64 triliun) dan SIPP (Rp4,11 triliun).

Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat pengawasan dan memperluas basis perpajakan melalui optimalisasi teknologi informasi. Hal ini disambut baik oleh INDODAX yang terus mendorong edukasi bagi para investor agar memahami kewajiban pajak yang melekat pada setiap transaksi.

William menekankan bahwa meningkatnya jumlah konsumen merupakan sinyal pemahaman masyarakat yang semakin matang. INDODAX berkomitmen mendukung regulator dalam menciptakan ekosistem aset digital yang transparan, aman, dan selaras dengan kerangka hukum yang berlaku demi manfaat jangka panjang bagi negara. (*AMBS)

 

Tags: aset kriptoDirektorat Jenderal Pajakekonomi digitalIndodaxinvestasipajak kriptoPajak TransaksiWilliam Sutanto
Previous Post

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

Next Post

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

Related Posts

Pembiayaan Pindar UMKM
Digital Business

Pembiayaan Pindar ke UMKM Tembus Rp35,12 Triliun per Juni 2026

24 Agustus 2026
0
INDODAX Tokenisasi Kripto
Digital Business

Pasar Kripto Masuk Fase Baru, CEO INDODAX Soroti Tokenisasi dan Regulasi di Coinfest Asia 2026

24 Agustus 2026
0
regulasi aset kripto Indonesia
Digital Business

Keseimbangan Regulasi dan Inovasi Kunci Utama Pertumbuhan Kripto Indonesia

22 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

startup

Kondisi Startup Indonesia 2025–2026: Krisis Kepercayaan, Minim Pendanaan, dan Arah yang Berubah

Discussion about this post

Recent Updates

Bisnis Restoran Jepang Bertumbuh, Gokuniku Unggulkan Cita Rasa Lokal

Bisnis Restoran Jepang Bertumbuh, Gokuniku Unggulkan Cita Rasa Lokal

25 Agustus 2026
Penjualan FMCG

Belanja Kebutuhan Sehari-hari Makin Online, Transaksi FMCG Tembus Rp88,4 Triliun

25 Agustus 2026
Agentic AI Perusahaan

Menembus Batas Vendor Lock-in: Mengapa Arsitektur Terbuka Kunci Sukses Agentic AI Perusahaan

25 Agustus 2026
Marriott International Indonesia Great Place to Work

Marriott International Jadi Tempat Kerja Terbaik di Indonesia 2026 versi Great Place to Work

25 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bisnis Restoran Jepang Bertumbuh, Gokuniku Unggulkan Cita Rasa Lokal

Bisnis Restoran Jepang Bertumbuh, Gokuniku Unggulkan Cita Rasa Lokal

25 Agustus 2026
Penjualan FMCG

Belanja Kebutuhan Sehari-hari Makin Online, Transaksi FMCG Tembus Rp88,4 Triliun

25 Agustus 2026
Agentic AI Perusahaan

Menembus Batas Vendor Lock-in: Mengapa Arsitektur Terbuka Kunci Sukses Agentic AI Perusahaan

25 Agustus 2026
Marriott International Indonesia Great Place to Work

Marriott International Jadi Tempat Kerja Terbaik di Indonesia 2026 versi Great Place to Work

25 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version