Selasa, 24 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Transaksi Digital Indonesia Melonjak 130% Saat Lebaran, Kesiapan Sistem TI Perusahaan Diuji

24 Maret 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Pebisnis e-Commerce Perlu Edukasi Secara Intesif

Transaksi digital melonjak jelang Idul Fitri.(Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Periode  Idul Fitri telah mendorong jutaan masyarakat Indonesia berbondong-bondong menyelesaikan transaksi di berbagai platform, mulai dari e-commerce, perbankan digital, hingga layanan perjalanan dan on-demand. Aktivitas yang biasanya tersebar dalam beberapa minggu kini terkompres dalam hitungan hari, menciptakan lonjakan trafik dan volume transaksi yang tajam serta sulit diprediksi.

Pada Februari 2026, ManageEngine mendapati bahwa transaksi digital Indonesia meningkat sebesar 133%. Hal ini mencerminkan akselerasi permintaan yang signifikan menjelang Lebaran.

“Periode menjelang Lebaran seringkali diwarnai lonjakan signifikan pada trafik dan transaksi digital. Ketika organisasi tidak memiliki visibilitas penuh terhadap lingkungan TI mereka, tim TI akan kesulitan mendeteksi anomali secara cepat dan mencegah potensi gangguan layanan,” kata Hanief Bastian Technical Manager ManageEngine dalam siaran pers, Selasa (24/3/2026).

Baca juga :   Tanda Tangan Elektronik Solusi Transaksi Digital Pada Masa Normal Baru

Menurut Hanief, angka ini menandai perubahan fundamental bahwa platform digital bukan lagi sekadar kanal pertumbuhan, melainkan telah menjadi infrastruktur inti untuk menjaga keberlangsungan bisnis.

“Bagi perusahaan, periode menjelang Lebaran bukan hanya tentang menghadapi lonjakan trafik, tetapi juga menjadi momen berisiko tinggi di mana performa sistem secara langsung berdampak pada pendapatan dan kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Tantangan ini semakin kompleks karena skala dan volatilitas permintaan yang tinggi. Pola trafik dapat berubah drastis dalam hitungan jam, dipicu oleh flash sale, pencairan gaji, perubahan jadwal perjalanan, hingga perilaku belanja last-minute.

Selain itu, banyak organisasi saat ini beroperasi dalam lingkungan TI yang semakin kompleks. Infrastruktur hybrid, yang menggabungkan sistem on-premise, multi-cloud, dan endpoint terdistribusi, telah menjadi standar baru. Di periode puncak seperti menjelang Lebaran, kesenjangan visibilitas ini menjadi salah satu risiko utama.

Baca juga :   Transaksi Digital Capai US$ 130 Miliar

“Meski memberikan fleksibilitas dan skalabilitas, arsitektur ini juga menghadirkan tantangan krusial: visibilitas yang terfragmentasi.  Tanpa pandangan menyeluruh lintas sistem, tim TI berisiko terlambat mendeteksi sinyal awal seperti latensi API, bottleneck pada database, atau lonjakan trafik yang tidak biasa, yang berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” ucapnya.

Lonjakan transaksi digital saat Lebaran mendorong perusahaan untuk mengubah pendekatan terhadap operasional TI. TI kini tidak lagi dipandang sebagai fungsi pendukung di belakang layar, tetapi sebagai enabler strategis dalam menjaga pengalaman pelanggan sekaligus melindungi pendapatan.

“Meski bersifat musiman, periode menjelang Lebaran kini menjadi semacam “stress test” nyata bagi tingkat kematangan digital perusahaan. Organisasi yang mampu menjaga uptime, responsivitas, dan kelancaran transaksi selama periode ini akan lebih siap memenuhi permintaan sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan. Sebaliknya, yang tidak siap berisiko menghadapi kerugian langsung maupun kehilangan pelanggan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Baca juga :   Gandeng Bank Sampoerna, PayJoy Garap Pasar Kredit Indonesia

Penyedia teknologi seperti ManageEngine turut berperan dalam membantu organisasi memperkuat monitoring, analitik, dan visibilitas operasional di lingkungan TI yang kompleks, sehingga bisnis dapat lebih tangguh di momen-momen kritikal.

 

STEVY WIDIA

Tags: ManageEngineperiode idul fitritransaksi digital
Previous Post

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

Related Posts

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara
Digital Business

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

15 Januari 2026
0
QRIS
Digital Business

Mobilisasi Masyarakat Tembus 119 Juta, Transaksi Digital Diproyeksi Tumbuh Hingga 50%

23 Desember 2025
0
jaga privasi
News

Tips Jaga Privasi dan Aman Bertransaksi Digital

16 Mei 2025
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Pebisnis e-Commerce Perlu Edukasi Secara Intesif

Transaksi Digital Indonesia Melonjak 130% Saat Lebaran, Kesiapan Sistem TI Perusahaan Diuji

24 Maret 2026

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
layanan pesan-antar makanan online

Grab Mulai Ekspansi Di Luar Asia Tenggara, Akuisisi Foodpanda Taiwan

24 Maret 2026
Yup x BankRaya

Bank Raya Perkuat Transformasi Digital Dan Perbaikan Kualitas Debitur Legacy

19 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pebisnis e-Commerce Perlu Edukasi Secara Intesif

Transaksi Digital Indonesia Melonjak 130% Saat Lebaran, Kesiapan Sistem TI Perusahaan Diuji

24 Maret 2026

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
layanan pesan-antar makanan online

Grab Mulai Ekspansi Di Luar Asia Tenggara, Akuisisi Foodpanda Taiwan

24 Maret 2026
Yup x BankRaya

Bank Raya Perkuat Transformasi Digital Dan Perbaikan Kualitas Debitur Legacy

19 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version